Pertamina dan GAPULIMGI Bangun Ekosistem Nasional Minyak Jelantah Berkelanjutan

Sunday, 15 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Pertamina bersama GAPULIMGI (Gabungan Pengusaha Limbah Minyak Goreng Indonesia) memperkuat kolaborasi strategis untuk membangun ekosistem nasional pengelolaan minyak jelantah atau Used Cooking Oil (UCO) yang berkelanjutan. Kerja sama ini menempatkan masyarakat sebagai aktor kunci dalam rantai pasok bahan baku energi hijau, khususnya untuk mendukung pengembangan Sustainable Aviation Fuel (SAF).

Ketua Asosiasi GAPULIMGI Tommy Lim menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Pertamina merupakan langkah strategis dalam mempercepat terbentuknya ekosistem UCO yang terstruktur dan berstandar nasional.

“Kolaborasi dengan Pertamina ini tidak hanya memperkuat rantai pasok, tetapi juga memberikan kepastian pasar bagi pelaku pengumpulan, UMKM, dan masyarakat,” ujar Tommy Lim.

Menurut Tommy, keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun rantai pasok UCO nasional. Lebih dari 60 persen konsumsi minyak goreng nasional berasal dari sektor rumah tangga dan UMKM, sehingga volume terbesar minyak jelantah justru berada di tingkat masyarakat.

“Tanpa partisipasi aktif masyarakat, rantai pasok UCO nasional tidak akan optimal. Keterlibatan masyarakat memastikan pasokan stabil sekaligus menekan praktik ilegal seperti daur ulang minyak jelantah menjadi minyak konsumsi, serta mendukung pencapaian target energi berkelanjutan,” jelas Tommy.

Ia menambahkan, dalam mendorong partisipasi masyarakat, GAPULIMGI berperan sebagai pusat edukasi dan advokasi. Upaya tersebut dilakukan melalui penyusunan materi edukasi sederhana, pelatihan, kampanye publik, hingga kolaborasi dengan sekolah, komunitas, pemerintah daerah, dan pelaku usaha.

“GAPULIMGI juga mendorong skema pengumpulan minyak jelantah yang berlapis dan fleksibel. Rumah tangga diarahkan untuk menyimpan minyak jelantah dalam botol dan menyalurkannya melalui bank sampah, drop point, atau pengepul resmi,” ujarnya.

Sementara itu, UMKM dan pelaku usaha kuliner difasilitasi melalui kerja sama dengan aggregator atau pengumpul terdaftar untuk pengambilan berkala, disertai skema insentif dan standar mutu yang jelas.

See also  UMKM Binaan Pertamina Raih Transaksi Rp1,5 Miliar, Di Hari Pertama CSE Asia 2024

Sejalan dengan hal tersebut, Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menegaskan bahwa kolaborasi pengelolaan minyak jelantah ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam mendorong transisi energi yang inklusif dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Melalui kolaborasi dengan GAPULIMGI, kami mendorong keterlibatan aktif masyarakat dan UMKM dalam rantai pasok energi hijau, sehingga transisi energi dapat berjalan seiring dengan penciptaan nilai sosial bagi masyarakat,” terang Baron.

Baron menambahkan, keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari komunitas hingga pelaku usaha, menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem UCO yang berkelanjutan dan transparan.

“Inisiatif ini mencerminkan komitmen Pertamina untuk menghadirkan solusi energi yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Partisipasi publik menjadi kunci agar pengelolaan minyak jelantah dapat berkembang sebagai kebiasaan baru yang positif di Indonesia,” tambah Baron.

Ekosistem minyak jelantah juga sebagai upaya Pertamina mewujudkan visi Asta Cita pemerintah terutama untuk swasembada energi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melalui Subholding Downstream, Pertamina menjalin kerja sama dengan GAPULIMGI dalam pengembangan ekosistem rantai pasok Used Cooking Oil (UCO). Kerja sama ini mencakup penjajakan penguatan rantai pasok UCO, peningkatan kapasitas pelaku usaha, penyusunan kerangka komersial, serta advokasi kebijakan bersama pemerintah untuk mendukung pertumbuhan industri biofuel nasional.

Berita Terkait

ALI 2026: Apresiasi Kinerja Layanan Investasi, Dorong Kemudahan Berusaha
Chandra Asri Group dan Bank Mandiri Perkuat Kerja Sama Strategis untuk Dukung Ekosistem Industri Petrokimia Nasional
Harga Cabai Rawit Merah Meroket, Pemprov DKI Ungkap Biang Keroknya
OJK Canangkan Bulan Dana Pensiun 2026, Ajak Warga Siapkan Hari Tua
Transaksi dan Ekosistem Terus Tumbuh, Kinerja Bank Mandiri Tetap Solid
Wamen Todotua Ungkap Tiga Strategi Jemput Investasi dan Perkuat Hilirisasi
Epson Indonesia Perkuat Komitmen terhadap Pelanggan melalui Customer Day 2026 di 50 Lokasi Authorized Service Partner
Hari Pelanggan Nasional, Hutama Karya Kasih Diskon Tol 10%

Berita Terkait

Thursday, 17 September 2026 - 00:01 WIB

ALI 2026: Apresiasi Kinerja Layanan Investasi, Dorong Kemudahan Berusaha

Tuesday, 15 September 2026 - 17:40 WIB

Chandra Asri Group dan Bank Mandiri Perkuat Kerja Sama Strategis untuk Dukung Ekosistem Industri Petrokimia Nasional

Wednesday, 9 September 2026 - 09:10 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Meroket, Pemprov DKI Ungkap Biang Keroknya

Monday, 7 September 2026 - 16:22 WIB

OJK Canangkan Bulan Dana Pensiun 2026, Ajak Warga Siapkan Hari Tua

Monday, 7 September 2026 - 11:13 WIB

Transaksi dan Ekosistem Terus Tumbuh, Kinerja Bank Mandiri Tetap Solid

Berita Terbaru

foto ist

Energy

BPH Migas Ajak Mahasiswa Kawal Subsidi BBM Tepat Sasaran

Thursday, 17 Sep 2026 - 15:20 WIB

foto ist

Megapolitan

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai

Thursday, 17 Sep 2026 - 14:39 WIB