Gus Halim: Desa Adat Untuk Pelestarian Warisan Budaya Desa

Thursday, 17 August 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Teringgal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar didampingi Istri Lilik Umi Nashriyah beserta rombongan mengunjungi  Desa Musi, Kec. Lirung Kab. Kep. Talaud. Dalam kesempatan ini Menteri Desa PDTT Meresmikan Desa Adat, Desa Musi serta diberikan Tongkat oleh Dewan Adat sebagai Simbol Juru Damai dan dilanjutkan Penandatanganan Prasasti Desa Adat Musi
Kamis (16/08/23)

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Teringgal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar didampingi Istri Lilik Umi Nashriyah beserta rombongan mengunjungi Desa Musi, Kec. Lirung Kab. Kep. Talaud. Dalam kesempatan ini Menteri Desa PDTT Meresmikan Desa Adat, Desa Musi serta diberikan Tongkat oleh Dewan Adat sebagai Simbol Juru Damai dan dilanjutkan Penandatanganan Prasasti Desa Adat Musi Kamis (16/08/23)

DAELPOS.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menegaskan desa adat adalah bagian dari warisan budaya dan identitas lokal yang sangat penting bagi sejarah dan budaya bangsa Indonesia.

Pelestarian desa adat adalah untuk menjaga keberlanjutan tradisi, budaya lokal hingga nilai-nilai tradisional nan luhur agar dapat diwariskan dari generasi ke generasi.

“Selalu saya yakini dan saya nyatakan bahwa, tidak ada nilai luhur yang tidak bagus. Semua nilai luhur pasti bagus,” ungkap Pria yang akrab disapa Gus Halim ini saat meresmikan Desa adat di Desa Musi, Pulau Salibabu, Kecamatan Lirung, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Rabu (16/8/2023).

Gus Halim menegaskan bahwa apa pun yang ditinggalkan oleh para nenek moyang leluhur di masa lalu, akan berdampak positif bagi masa depan dari sisi kemanusiaan, lingkungan, dan bahkan alam semesta secara keseluruhan.

Sebab dalam warisan para leluhur itu telah melalui proses refleksi yang panjang, sehingga hasilnya dapat berguna bagi para anak cucunya kelak sebagai penerusnya.

“Dan semua nilai luhur pasti memberikan posisi yang proporsional antara kita sebagai manusia, dan alam tempat kita membesarkan diri,” ujar Mantan Ketua DPRD Jawa Timur.

Menurut Gus Halim, masyarakat Adat Musi memiliki warisan budaya yang kaya akan tradisi-tradisi khas yang telah ada sejak lama. Di desa tersebut sangat menghormati warisan nenek moyang. Sehingga banyak ditemukan tempat bersejarah dan barang peninggalan lain yang tetap terawat hingga saat ini.

Di samping itu, ia juga mengapresiasi karakter masyarakat Adat Musi yang tetap santun terhadap berbagai makhluk, golongan, lingkungan, dan ciptaan tuhan yang lain. Itu juga mencerminkan bangsa besar seperti yang diidamkan para founding fathers, dengan tetap menjaga dan melestarikan sejarah.

See also  Kerjasama Dengan Pemprov, Pertamina Laporkan Setoran PBBKB 1,9 T di Sumbagut

“Saya melihat desa adat ini sangat luar biasa, dalam mensejajarkan manusia dan alam,” beber Doktor Honoris Causa UNY itu.

“Kalau di dalam agama islam itu namanya rohmatan lil ‘alamin. Memberi rahmat bagi seluruh alam, bukan hanya kepada sesama manusia,” imbuhnya.

Gus Halim kemudian mengajak agar seluruh elemen masyarakat terus mempertahankan tradisi adat istiadat daerah dengan harmonis.

Gus Halim juga berharap agar masyarakat desa tak kecil hati untuk mempromosikan produk wisata dan kampungnya yang unik dan unggul. Sehingga identitas leluhur dan kekayaan bangsa sendiri tetap eksis di tengah gempuran trend budaya asing.

“Ayo semuanya kita lestarikan, terus kita pertahankan, bahkan kita kembangkan, supaya anak cucu kita juga terus mengembangkan nilai luhur yang kita perjuangkan,” tandasnya.

Gus Halim optimistis, warisan budaya leluhur bangsa yang dikelola dengan baik akan menjadi sarana untuk perbaikan kesejahteraan masyarakat desa.

Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi di desa diharapkan terus bertumbuh seiring dengan dukungan program-program pemerintah pusat pada pembangunan desa.

“Saya yakin Bapak Ibu sekalian, kalau kita semua menjadikan diri kita, lingkungan kita, penerus kita, senantiasa membawa dan mengembangkan nilai-nilai para leluhur kita, maka saya yakin hidup kita tidak akan pernah sengsara,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu pula, Dewan Adat setempat memberikan Gus Halim sebuah Tongkat sebagai simbol Juru Damai, dan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti Desa Adat yang disaksikan oleh rombongan pejabat tinggi madya dan pratama Kemendes PDTT, dan tokoh adat, serta masyarakat setempat.

Berita Terkait

Dasco Bantah Isu Cawapres, Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Sorotan
Hutama Karya Raih Founders’ Honors Bentley 2026 lewat Inovasi Konstruksi Digital pada Proyek Kompleks Parlemen Nusantara
Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung
Berdayakan Ekonomi Desa, Peternak Ayam Di Parigi Moutong, Sulteng, Dilatih Untuk Lebih Produktif
Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian Listyo Sigit dari KSP
Kementerian PU Kebut Pemulihan Sanitasi Permanen Pascabencana Tapanuli dan Sibolga
Di Tengah Keterbatasan Guru, TEP Unhas Nyalakan Semangat Belajar Anak Parudongka
Mendes Yandri Siap Dukung Poliran Lewat Program Desa Tematik dan Desa Ekspor

Berita Terkait

Thursday, 5 November 2026 - 19:00 WIB

Dasco Bantah Isu Cawapres, Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Sorotan

Thursday, 5 November 2026 - 17:50 WIB

Hutama Karya Raih Founders’ Honors Bentley 2026 lewat Inovasi Konstruksi Digital pada Proyek Kompleks Parlemen Nusantara

Wednesday, 4 November 2026 - 21:35 WIB

Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung

Wednesday, 4 November 2026 - 21:32 WIB

Berdayakan Ekonomi Desa, Peternak Ayam Di Parigi Moutong, Sulteng, Dilatih Untuk Lebih Produktif

Wednesday, 4 November 2026 - 13:38 WIB

Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian Listyo Sigit dari KSP

Berita Terbaru

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad / foto ist

Nasional

Dasco Bantah Isu Cawapres, Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Sorotan

Thursday, 5 Nov 2026 - 19:00 WIB

ilustrasi / foto ist

News

Ekonomi Jakarta Catat Pertumbuhan 5,87 Persen

Thursday, 5 Nov 2026 - 18:22 WIB