Transformasi Kesehatan, Pj. Gubernur Heru Tinjau Cath Lab Baru di RSUD Pasar Minggu

Thursday, 25 January 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pemprov DKI Jakarta terus melakukan transformasi di bidang kesehatan dengan mengembangkan layanan unggulan dan prioritas. Salah satunya dengan menyediakan fasilitas Layanan Katerisasi Jantung atau Cath Lab. Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meninjau Cath Lab yang baru dibangun di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Kamis (25/1).

Pj. Gubernur Heru menyebut, fasilitas Cath Lab penting disiagakan di setiap wilayah sebab pasien dengan penyakit jantung membutuhkan penanganan yang cepat. Sehingga layanan Cath Lab dibangun di semua RSUD besar milik DKI Jakarta di lima wilayah.

”Golden time-nya harus ada waktu, sehingga penanganannya, kalau maaf, misalnya terjadi serangan jantung, di lima wilayah sudah siap dan aksesnya gampang. Sudah ada di rumah sakit yang besar, di setiap wilayah kita usahakan ada,” jelas Pj. Gubernur Heru.

Selain di RSUD Pasar Minggu, fasilitas Cath Lab tersedia di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat; RSUD Pasar Rebo, Jakarta Timur; RSUD Cengkareng, Jakarta Barat; RSUD Koja, Jakarta Utara; dan RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Kemudian Pj. Gubernur Heru juga menitipkan pesan kepada masyarakat Jakarta agar menjaga kesehatan jantung dengan menerapkan pola hidup sehat dan memeriksakan jantung secara rutin. “Jaga kesehatan, jaga kolesterol, olahraga secara rutin, lakukan pola hidup sehat, dan rajin cek kesehatan,” terang Pj. Gubernur Heru.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan, layanan Cath Lab dibangun secara jejaring dengan melibatkan masyarakat. ”Masyarakat awam kita latih, sehingga apabila sekitarnya menemukan kejadian kegawatdaruratan, termasuk jantung, mereka bisa memberikan pertolongan pertama. Kemudian mengirimkan kepada fasilitas kesehatan (faskes) yang mampu melayani jantung,” papar Ani.

See also  UNS, ITB, Unair, ITS dan UPN Jogja lolos TOP 3 Pertamuda Seed and Scale 2023

Ani menambahkan, masyarakat yang ingin memeriksakan segala macam penyakit dalam keadaan normal (bukan kegawatdaruratan) dapat mengunjungi Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Sebab puskesmas sudah dilengkapi layanan dasar penanganan jantung. “Tetapi kalau dalam keadaan darurat, seperti ada serangan jantung, bisa langsung mengakses unit gawat darurat RSUD,” ungkap Ani.

Berita Terkait

Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat
Belajar dari BAIC, Iftitah: Kemajuan Industri Dibangun dari Investasi pada Manusia dan Teknologi
Senator Mirah: MotoGP Mandalika Harus Berkelanjutan, Dampak Ekonomi dan Peningkatan SDM Lokal Jadi Prioritas
BNI Dukung 24 UMKM Lokal Tampil di MotoGP Mandalika 2026
Aksi Cepat TJSL Hutama Karya Group Hadirkan Alat Berat dan Logistik bagi Warga Terdampak Banjir di Padang
Mendes Yandri Minta Pembuatan Konsep Terintegrasi Pembangunan Daerah Tertinggal
Di Peking University, Mentrans Iftitah Ajak Akademisi Cari Solusi Nyata Pengembangan Kawasan Transmigrasi
Erick Thohir: MotoGP Mandalika Bukan Sekadar Ajang Balap

Berita Terkait

Wednesday, 14 October 2026 - 13:21 WIB

Belajar dari BAIC, Iftitah: Kemajuan Industri Dibangun dari Investasi pada Manusia dan Teknologi

Wednesday, 14 October 2026 - 10:55 WIB

Senator Mirah: MotoGP Mandalika Harus Berkelanjutan, Dampak Ekonomi dan Peningkatan SDM Lokal Jadi Prioritas

Tuesday, 13 October 2026 - 18:36 WIB

BNI Dukung 24 UMKM Lokal Tampil di MotoGP Mandalika 2026

Tuesday, 13 October 2026 - 15:45 WIB

Aksi Cepat TJSL Hutama Karya Group Hadirkan Alat Berat dan Logistik bagi Warga Terdampak Banjir di Padang

Tuesday, 13 October 2026 - 13:06 WIB

Mendes Yandri Minta Pembuatan Konsep Terintegrasi Pembangunan Daerah Tertinggal

Berita Terbaru

Suroso Isnandar / foto ist

Energy

Tongkat Estafet Dirut PLN Beralih ke Suroso Isnandar

Wednesday, 14 Oct 2026 - 21:51 WIB

Olahraga

FIVB Gelar Kursus Pelatih Level I dan II di Sentul

Wednesday, 14 Oct 2026 - 17:15 WIB