Pastikan Pasokan Listrik Sambut Pemilu 2024 Aman, PLN Juga Dirikan Posko Siaga Kelistrikan di Seluruh Indonesia

Wednesday, 7 February 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas PLN melakukan inspeksi dan pemeliharaan pada komponen pembangkit.

Petugas PLN melakukan inspeksi dan pemeliharaan pada komponen pembangkit.

DAELPOS.com – Menjelang perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan nasional dalam kondisi aman. PLN juga menetapkan masa siaga Pemilu dari tanggal 11-18 Februari 2024 dengan membentuk 1.853 posko siaga dan mengerahkan 81.591 personil siaga di seluruh daerah di tanah air.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan, PLN bersama pemerintah berkomitmen untuk menyukseskan pesta demokrasi Pemilu 2024. Dalam hal ini, PLN telah memastikan dengan saksama pasokan listrik di seluruh sistem kelistrikan selama masa siaga Pemilu.

PLN memproyeksikan sistem kelistrikan dalam kondisi aman pada hari H Pemilu tanggal 14 Februari 2024 dengan Beban Puncak mencapai 36.643 megawatt (MW) dan Daya Mampu Pasok sebesar 57.543 MW.

“PLN akan fokus mengamankan pasokan listrik untuk kelancaran Pemilu 2024. Kami ingin pastikan seluruh masyarakat bisa memilih dengan tenang di TPS masing-masing,” ujar Darmawan.

Dalam rangka siaga Pemilu 2024, PLN telah mendata lokasi-lokasi strategis Pemilu dan pasokannya. Selanjutnya, PLN melakukan inspeksi dan pemeliharaan untuk memastikan instalasinya dalam kondisi normal untuk menjaga keandalan pasokan.

“Selama masa siaga, PLN tidak akan melakukan pemadaman terencana, kecuali emergency. PLN juga telah membuat prosedur pengamanan pasokan dan berkoordinasi dengan pihak pengamanan,” tambahnya.

Untuk menjaga keandalan pasokan, PLN akan menyiagakan 130 tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) dengan total 1.040 personil. Peralatan pendukung juga akan disiagakan, yakni berupa 1.731 unit genset, 1.091 Unit Gardu Bergerak (UGB), 116 Unit Kabel Bergerak (UKB), 735 unit Uninteruptible Power Supply (UPS), 395 unit Crane.

Sebagai pendukung operasional, PLN juga menyiapkan 3.756 unit mobil dan 3.318 unit motor. Khusus untuk kendaraan listrik, 624 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) juga bersiaga di seluruh Indonesia.

See also  PLN Listriki Tiga Desa Terpencil di Sulsel, 165 Keluarga Kini Nikmati Listrik 24 Jam

“Seluruh peralatan kami akan siaga penuh untuk memastikan percepatan pemulihan listrik jika terjadi gangguan. Dalam hal terjadi gangguan, akan dilakukan manuver jaringan sehingga yang terdampak dapat terisolir untuk selanjutnya dapat dilakukan perbaikan,” tutup Darmawan.

Berita Terkait

BRI Life Kembali Menorehkan Pencapaian Strategis dengan Meraih Indonesia Best Digital Innovation Award 2025
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Optimistis Ekonomi Nasional
Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Lewat Kopra by Mandiri
Diplomasi Investasi RI dan Capaian di WEF Davos 2026
UMKM Mau Naik Kelas? Ini Program Pendampingan Pertamina
Dari Davos, Indonesia Bidik Peluang Investasi Digital Global
BKPM dan Pemprov Bali Resmikan Desk Investasi untuk Perkuat Pengawasan PMA
Indonesia Pavilion Gelar Diskusi Strategis di WEF Davos 2026

Berita Terkait

Friday, 30 January 2026 - 12:57 WIB

BRI Life Kembali Menorehkan Pencapaian Strategis dengan Meraih Indonesia Best Digital Innovation Award 2025

Wednesday, 28 January 2026 - 18:48 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Optimistis Ekonomi Nasional

Tuesday, 27 January 2026 - 22:21 WIB

Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Lewat Kopra by Mandiri

Monday, 26 January 2026 - 23:00 WIB

Diplomasi Investasi RI dan Capaian di WEF Davos 2026

Friday, 23 January 2026 - 20:24 WIB

UMKM Mau Naik Kelas? Ini Program Pendampingan Pertamina

Berita Terbaru