Kementerian PUPR Bangun 3 Program Padat Karya

Wednesday, 16 October 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus memberikan dukungan terhadap program pencegahan stunting atau gangguan pertumbuhan pada anak balita melalui penyediaan sarana prasarana air bersih dan sanitasi. Dukungan ini diberikan melalui program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Perdesaan Padat Karya dan Sanitasi Perdesaan Padat Karya di 600 desa di 60 kabupaten/kota.

Pencegahan stunting dengan penyediaan fasilitas air bersih dan sanitasi merupakan Program Prioritas Nasional yang dikerjakan oleh Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya tahun 2019 di bidang kesehatan. Terpenuhinya sanitasi dan air bersih memiliki pengaruh besar terhadap angka penurunan stunting di Indonesia. Terutama terkait asupan gizi yang diterima tubuh pada anak.

“Apabila anak-anak Indonesia tidak mendapatkan air bersih dan sanitasi yang baik,akan berisiko stunting, ini harus dihindari. Oleh karenanya Pemerintah gencar untuk melaksanakan program penyediaan air bersih dan sanitasi,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu.

Penanganan pencegahan stunting dalam bidang air minum dibagi menjadi dua program yaitu Pamsimas dan SPAM Perdesaan Padat Karya. Program Pamsimas berkontribusi pada pencegahan stunting melalui intervensi sensitif atau pengaruh tidak langsung, yakni dengan penyediaan sarana air minum dan sanitasi layak serta perubahan perilaku hidup bersih dan sehat. Intervensi sensitif ini memberikan pengaruh sebesar 70 persen terhadap pencegahan stunting.
Pamsimas dilaksanakan dengan menyediakan akses air minum aman melalui uji kualitas air, penyediaan sanitasi untuk stop buang air besar sembarangan (BABS), dan perubahan perilaku dengan mengadopsi gaya hidup bersih sehat seperti gerakan cuci tangan pakai sabun.

Pada Tahun Anggaran 2019 Pamsimas dilaksanakan di 77 desa dari 33 kabupaten/kota. Lokasi Pamsimas di Sumatera sebanyak 14 desa di 5 kabupaten, Jawa 1 desa di 1 kabupaten, Bali dan Nusa Tenggara 12 desa di 6 Kabupaten, Kalimantan 13 desa di 5 kabupaten, Sulawesi 13 desa di 5 kabupaten, Maluku dan Papua 24 desa di 11 kabupaten.

See also  Menuju Indonesia's FoLU Net Sink 2030 Melalui Pengelolaan Hutan Lestari

Kedua, SPAM Perdesaan Padat Karya yaitu program pembangunan prasarana dan sarana air minum yang dalam pelaksanaannya menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan dalam program ini adalah pembangunan SPAM baru, perluasan SPAM eksisting dengan modul sambungan rumah, dan optimalisasi SPAM eksisting.

Program ini dilaksanakan di desa tercatat angka stunting tinggi yang berada di luar kabupaten lokasi Pamsimas yakni tersebar di 103 desa di 13 kabupaten/kota. Rinciannya adalah Sumatera sebanyak 1 desa di 1 kota, Jawa 10 desa di 1 kabupaten, Nusa Tenggara 10 desa di 1 kota, Kalimantan 6 desa di 1 kabupaten, dan Papua 76 desa di 1 kota dan 8 kabupaten.

Sanitasi Perdesaan Padat Karya adalah kegiatan pemberdayaan masyarakat marginal atau miskin yang bersifat produktif berdasarkan pemanfaatan sumber daya alam, tenaga kerja, dan teknologi lokal dalam rangka mengurangi kemiskinan, meningkatkan pendapatan dan menurunkan angka stunting. Adapun infrastruktur yang dibangun berupa jamban dan tangki septik individual maupun komunal.

Pembangunan infrastruktur Sanitasi Perdesaan Padat Karya 2019 tersebar di Sumatera sebanyak 13 kabupaten, Jawa 11 Kabupaten, Bali dan Nusa Tenggara 7 kabupaten, Kalimantan 10 kabupaten, Sulawesi 9 Kabupaten, Maluku dan Papua 10 kabupaten.

Tahun 2019 alokasi anggaran untuk Pamsimas sebesar Rp 18,7 miliar, SPAM Perdesaan Padat Karya sebesar Rp 44,95 miliar dan Sanitasi Perdesaan Padat Karya sebesar Rp 212,8 miliar. (DAE)

Berita Terkait

Tangis Megawati Iringi Pemakaman Guruh
Kementerian PU Salurkan 127 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Babel
Banjir Kembali Terjang Jembatan Kuning Aceh Tenggara, Flyover Jadi Solusi Permanen
Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta
Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang
Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat
Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat
KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa

Berita Terkait

Saturday, 26 September 2026 - 18:30 WIB

Tangis Megawati Iringi Pemakaman Guruh

Saturday, 26 September 2026 - 07:30 WIB

Kementerian PU Salurkan 127 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Babel

Friday, 25 September 2026 - 20:37 WIB

Banjir Kembali Terjang Jembatan Kuning Aceh Tenggara, Flyover Jadi Solusi Permanen

Friday, 25 September 2026 - 17:38 WIB

Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta

Thursday, 24 September 2026 - 14:22 WIB

Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang

Berita Terbaru

Berita Utama

Biji Pala Werianggi-Werabur Diolah Jadi Pembersih Tangan Organik

Saturday, 26 Sep 2026 - 20:59 WIB

foto ist

Nasional

Tangis Megawati Iringi Pemakaman Guruh

Saturday, 26 Sep 2026 - 18:30 WIB

Berita Terbaru

Tamsil Linrung Pimpin Delegasi DPD Pantau Langsung Pemilu Rusia

Saturday, 26 Sep 2026 - 18:23 WIB

Energy

Pakai CNG PGN, Hotel Platinum Yogyakarta Hemat Biaya hingga 30%

Saturday, 26 Sep 2026 - 07:44 WIB