Koperasi Strategis di Daerah Kepulauan

Wednesday, 16 October 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Koperasi dan UKM menggelar pelatihan kewirausahaan dan penguatan kelembagaan koperasi di Kepulauan Aru, Provinsi Maluku. Penguatan kelembagaan koperasi sangat penting di daerah perbatasan dan kepulauan terutama untuk membantu pelaku usaha mikro dan kecil. 

Luhur Pradjarto, Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM mengatakannya dalam arahan kepada peserta pelatihan kewirausahaan dan penguatan kelembagaan koperasi di Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Senin (14/10/2019).

“Mengingat wilayah Kepulauan Aru terdiri pulau-pulau dan sebagai kabupaten terluar yang berbatasan langsung dengan lautan lepas, maka keberadaan koperasi sangat strategis apabila dapat mewadahi sekaligus memasarkan produk-produk UMKM,” kata Luhur. 

Para UMKM yang merupakan anggota koperasi, lebih konsentrasi pada kualitas produk, sedangkan pemenuhan bahan baku, kebutuhan permodalan, maupun packaging yang memenuhi standar dapat dilakukan oleh koperasi. Dengan potensi sumberdaya alam yang dimiliki Kepulauan Aru, antara lain perikanan, kayu hutan maupun mutiara, diharapkan koperasi dapat mengelola dengan baik. 

Luhur mengharapkan peserta pelatihan yang  belum menjadi anggota koperasi dapat membentuk koperasi atau bergabung dengan koperasi yang sudah ada. 

Luhur mengapresiasi kepedulian Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru yang tinggi terhadap koperasi dan UMKM, yang merupakan kekuatan untuk mengembangkan koperasi dan UMKM. Ia mendorong Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Kepulauan Aru, menata kembali koperasi yang berjumlah 160 unit.

Pada kesempatan yang sama Johan Gonga, Bupati Kabupaten Kepulauan Aru, menegaskan bahwa potensi alam di Kepulauan Aru sangat banyak. Oleh karena itu, UMKM dan koperasi agar mengolah dan memaksimalkan potensi yang ada.

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kepulauan Aru pada tahun 2018 mencapai 6,25%. Melalui dukungan program yang dibiayai dari APBD, antara lain adanya bantuan stimulan kepada usaha mikro kecil dan koperasi, diharapkan pertumbuhan ekonomi tahun 2019 bisa mencapai lebih tinggi. Untuk memasarkan produk UMKM, Pemerintah Daerah juga sedang mempersiapkan lokasi untuk PKL di lokasi-lokasi strategis.

See also  Mendagri/ Kepala BNPP dan Pejabat BNPP Bahas Pengembangan Kawasan Pendukung Tiga PLBN

Pada kesempatan ini, Luhur mengunjungi KSU Cendrawasih Lestari yang mengelola usaha pengolahan kayu hutan, rumput laut dan jasa transfer dana. 

Wempi,  Ketua KSU Cendrawasih Lestari menjelaskan, bahwa untuk pengelolaan kayu, mereka telah  mendapatkan kuasa dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup dan telah memiliki Sertifikasi Legalitas Kayu untuk mengolah 2.500 M3 kayu hutan per tahun. Selain itu juga mengolah limbah kayu hutan. Jenis kayu yang diolah adalah kayu merbaung dan kayu besi.

Kayu gergajian yang dihasilkan antara lain berupa papan balok untuk jembatan, balok berbagai ukuran, kaso, dan usuk yang dipergunakan untuk bahan bangunan rumah. Pemasaran kayu gergajian selain di Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku Tengah, Kota Ambon, juga diekspor ke China dan New Zailand melalui eksportir sebanyak 200-300 M3 per tahun.

KSU yang telah berdiri sejak tahun 2009, memiliki anggota sebanyak 185 orang dengan jumlah karyawan 25 orang. Tahun buku 2018, telah memperoleh SHU sebesar Rp 90 juta. (DAE)

Berita Terkait

Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan
Kementerian PU Salurkan 136 Ribu Liter Air untuk Warga dan Penanganan Karhutla di Sorong
DPR Setujui RUU Satu Data Indonesia Jadi Undang-Undang
Kementerian PU Suplesi Air untuk Jaga 8.845 Hektare Sawah di Nganjuk
Kementerian PU Perkuat Jembatan Kr Tingkeum untuk Mudahkan Konektivitas dan Lindungi Dari Daya Rusak Sungai
Kementerian PU Kerahkan Pompa hingga Sumur Bor untuk Jaga Ketersediaan Air bagi 3.330 Hektare Sawah di Jatim
Kapal Kayu Lapuk, Ekspedisi Patriot Ajari Warga Segun Bikin Kapal Fiberglas
Kementerian PU Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi, Hadirkan 871 Kios dan Los untuk Dukung Aktivitas Ekonomi

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 18:48 WIB

Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan

Wednesday, 7 October 2026 - 18:45 WIB

Kementerian PU Salurkan 136 Ribu Liter Air untuk Warga dan Penanganan Karhutla di Sorong

Wednesday, 7 October 2026 - 09:59 WIB

DPR Setujui RUU Satu Data Indonesia Jadi Undang-Undang

Wednesday, 7 October 2026 - 08:19 WIB

Kementerian PU Suplesi Air untuk Jaga 8.845 Hektare Sawah di Nganjuk

Tuesday, 6 October 2026 - 22:23 WIB

Kementerian PU Perkuat Jembatan Kr Tingkeum untuk Mudahkan Konektivitas dan Lindungi Dari Daya Rusak Sungai

Berita Terbaru

Nasional

Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan

Wednesday, 7 Oct 2026 - 18:48 WIB

Energy

Fasilitasi OTA Wolbachia di Kampus, ITPLN Aktif Berantas DBD

Wednesday, 7 Oct 2026 - 16:39 WIB