Kemenkop dan UKM Bersama Perumda Pasar Jaya Bersinergi Jadikan UMKM Sebagai Trendsetter

Thursday, 31 October 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki Menerima Audiensi dark Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin dan Ketua Pusat Koperasi Pasar (Puskopas) DKI Jakarta H. Gusnal di Ruang Kerja Menteri Koperasi dan UKM. Jakarta,Kamis(31/10/2019)./daelpos.com

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki Menerima Audiensi dark Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin dan Ketua Pusat Koperasi Pasar (Puskopas) DKI Jakarta H. Gusnal di Ruang Kerja Menteri Koperasi dan UKM. Jakarta,Kamis(31/10/2019)./daelpos.com

DAELPOS.com – Kementerian Koperasi dan UKM bersama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya melakukan sinergi dalam upaya mendorong UMKM di lingkungan Pasar Jaya untuk naik kelas sekaligus bisa menjadi trendsetter kebutuhan barang dan jasa di masyarakat.

“Nantinya akan banyak yang kita kerjasamakan, seperti peningkatan capasitas building UMKM di lingkungan Pasar Jaya, bagaimana pembiayaannya sampai langkah-langkah yag diperlukan menjadikan UMKM di lingkungan Pasar Jaya bisa menjadi trendsetter,” kata Dirut Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin, usai bertemu dengan Menkop dan UKM Teten Masduki di Jakarta, Kamis (31/10/2019).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Staf ahli Menkop dan UKM Bidang Produktifitas dan Daya Saing Herustiati, dan Ketua Puskoppas (Pusat Koperasi Pasar) Jaya H Gusnal.

Arief mengakui selama ini UMKM termasuk di lingkungan Perumda Pasar Jaya umumnya hanya sebagai follower saja. Sementara perkembangan market place demikian pesat dan menjadi trendsetter untuk berbagai macam kebutuhan masyarakat.

Untuk bisa menjadi trendsetter dan tidak hanya sebagai follower, Menkop dan UKM meminta Perumda Pasar Jaya membuat big data dan market intelligence yang selama ini banyak dilakukan oleh marketplace. Dengan demikian nantinya berdasarkan big data itu, UMKM tidak hanya menjadi flollower saja namun juga bisa mengkreasi market sendiri.

Menkop dan UKM juga minta dari luar Jakarta sudah dalam keadaan bersih ketika sampai di Jakarta. ” Misalkan untuk ayam potong dari daerah, kalau masuk ke pasar Jaya sudah harus bersih dan siap diolah konsumen,” katanya.

“Kami siap melakukan langkah-langkah yang diminta Menkop dan UKM, selanjutnya juga melakukan kerjasama untuk meningkatkan kontribusi dan menaikkelaskan UMKM khususnya di lingkungan PD Pasar Jaya yang mengelola 153 pasar dan 105 ribu UMKM,” ungkapnya.

Market intelligence

Staf ahli Menkop dan UKM Herustiati menambahkan, dalam hal inovasi, selama ini UMKM selalu ketinggalan dibanding marketplace atau barang impor khususnya dari Cina.

“Kita perlu lakukan market intelligence agar kita bisa menjadi trendsetter, memiliki pasar sendiri dan menjadi pioner, katanya.

Menurut Heru, Perumda Jaya yang membawahi 153 pasar dan 100 ribu lebih UMKM, akan menjadi kekuatan ekonomi yang cukup besar bila mampu melakukan inovasi dan kreasi pasar.

“Ini yang lagi kita bahas dan sinergikan detail pelaksanaannya, karena kita sadar, perkembangan pasar begitu cepat demikian juga dengan habit atau selera mayarakat,” tambahnya. (PRY)

See also  KLHK Raih Predikat Badan Publik Informatif 5 Kali Berturut-turut

Berita Terkait

Evaluasi Mudik 2026: Kecelakaan Turun, Infrastruktur Makin Efektif
Antisipasi Kemarau Panjang 2026, Kementerian PU Siapkan Strategi Mitigasi Terpadu
Hutama Karya Tancap Gas, Pemerintah Kawal Proyek Tol Trans Sumatera
Kementerian Transmigrasi Dukung Satgas PKH Bentukan Prabowo Subianto, Selamatkan Rp11,4 Triliun dan Jutaan Hektare Hutan
Tingkatkan Layanan Air Minum, Kementerian PU Siapkan Pengembangan SPAM di Nganjuk
HKI Perkuat Pengelolaan Sampah Lewat Program CLEAN di Jaktim
Dari Penebang Kayu Jadi Pemandu Wisata, Nyarai Bangkit Lewat Ekowisata
402 Relawan Turun ke Lokasi Bencana, Menteri Dody Apresiasi Semangat Generasi Muda PU di Sumatera

Berita Terkait

Tuesday, 14 April 2026 - 06:48 WIB

Evaluasi Mudik 2026: Kecelakaan Turun, Infrastruktur Makin Efektif

Monday, 13 April 2026 - 18:23 WIB

Antisipasi Kemarau Panjang 2026, Kementerian PU Siapkan Strategi Mitigasi Terpadu

Sunday, 12 April 2026 - 11:22 WIB

Hutama Karya Tancap Gas, Pemerintah Kawal Proyek Tol Trans Sumatera

Saturday, 11 April 2026 - 21:20 WIB

Kementerian Transmigrasi Dukung Satgas PKH Bentukan Prabowo Subianto, Selamatkan Rp11,4 Triliun dan Jutaan Hektare Hutan

Saturday, 11 April 2026 - 21:17 WIB

Tingkatkan Layanan Air Minum, Kementerian PU Siapkan Pengembangan SPAM di Nganjuk

Berita Terbaru

Proyek Lapangan Gas Abadi di Blok Masela di Laut Arafura, lepas pantai Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya, Maluku. (Foto: Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi)

Energy

Masela Dikebut, Energi Nasional Diperkuat

Monday, 13 Apr 2026 - 23:03 WIB

Menteri PANRB Rini Widyantini / foto ist

Berita Utama

WFH ASN Pekan Pertama Dinilai Menggembirakan, Kinerja Tetap Terjaga

Monday, 13 Apr 2026 - 23:00 WIB