Menteri Dody Prioritaskan Gedung Edukasi dan Training Center Baru di IPTC

Tuesday, 16 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, melakukan penyesuaian rencana pembangunan fasilitas di Indonesia Paralympic Training Center (IPTC). Rencana awal untuk membangun asrama baru resmi ditunda, dan anggaran akan dialihkan untuk pembangunan Gedung Edukasi serta Gelanggang Olahraga (GOR) tahap kedua.

Keputusan ini disampaikan langsung oleh Menteri Dody usai melakukan peninjauan lapangan pada Senin siang (15/5). Menurutnya, penundaan fasilitas asrama dilakukan demi menjawab kebutuhan yang lebih mendesak dari National Paralympic Committee (NPC).

“Asrama yang sekarang pun masih agak lowong. Daripada kita bangun sesuatu yang mubazir, kebetulan pada saat yang sama NPC meminta kita untuk membuat Gedung Edukasi. Jadi, status asrama kita tunda, kita alihkan menjadi Gedung Edukasi. Nanti kalau asrama sudah mulai penuh, baru kita bangunkan,” jelas Menteri Dody kepada awak media.

Selain Gedung Edukasi berkapasitas sekitar 400 orang, Kementerian PU juga menargetkan sejumlah infrastruktur krusial lainnya yang akan langsung dieksekusi pada tahun ini. Menteri Dody merinci beberapa fasilitas utama yang masuk dalam daftar prioritas prioritas, antara lain training center tahap Kedua. “Training Center baru ini akan dikhususkan untuk cabang olahraga beregu, seperti sepak takraw dan futsal,” paparnya.

Menurut Menteri Dody kebutuhan lain yang mendesak adalah skybridge yang akan dibangun untuk menghubungkan antar-gedung. Sehingga, memudahkan mobilitas atlet dan staf di dalam kawasan pelatnas. “Pasti kita bangun skybridge. Jadi nanti supaya teman-teman tidak kesulitan untuk moving (berpindah) ke tempat lainnya. Terkait genset hybrid, kemarin sebetulnya harusnya sudah ada, namun karena ada penambahan kuota daya, sempat ditunda. Sekarang ini menjadi prioritas,” tambahnya.

Genset ini merespons keluhan terkait seringnya pemadaman listrik di kawasan tersebut juga akan disiapkan genset. “Kalau listrik padam, evakuasi atlit dilakukan manual. Diangkat petugas karena lift tidak bisa digunakan,” urainya.

See also  Kongres Nasdem: Penanganan Sampah Plastik, Salah Satu Rekomendasi Politik

Terkait waktu pelaksanaan, Menteri Dody menargetkan pembangunan fasilitas-fasilitas tersebut dapat dimulai pada tahun ini. Pihaknya tidak perlu melakukan tender ulang, melainkan melakukan perpanjangan kontrak (adendum) dengan pelaksana proyek sebelumnya.

“Bismillah, tahun ini. Kita kan tinggal perpanjang kontrak kerja yang lama. Secara anggaran, dari penetapan yang sekarang masih cukup. Targetnya, untuk mengupas dan menyelesaikan semuanya kita butuh waktu sekitar satu tahun,” tegas Menteri Dody.

Diketahui, IPTC dibangun dengan anggaran sebesar Rp421,9 miliar di atas lahan lebih dari 80 ribu m2 dengan total luas bangunan 34.346 m2, fasilitas ini terdiri dari gedung Gor 1 seluas 17.482 m2 dan gedung asrama seluas 16.864 m2. Gedung asrama terdiri 2 tower rumah susun setinggi 4 lantai dengan kapasitas 188 kamar yang dapat menampung 392 atlet.

Pusat pelatihan paralimpiade ini juga dilengkapi berbagai fasilitas olahraga berstandar internasional, mulai dari kolam renang utama, kolam pemanasan, kolam recovery, arena boccia, arena menembak, arena tenis meja dan wheel chair tenis meja, arena badminton, arena angkat besi, arena blind judo, ruang multifungsi, lapangan sepak bola, lintasan atletik 400 meter, lintasan lompat jauh, lintasan lompat tinggi, dan lintasan tolak peluru.

Pembangunan fasilitas ini menjadi Kawah Candradimuka bagi atlet difabel Indonesia untuk mengembangkan kemampuan mereka melalui latihan yang lebih profesional. Sebab, selama ini, keterbatasan sarana sering menjadi tantangan dalam pembinaan atlet paralimpiade. Dengan fasilitas yang lengkap dan terintegrasi, para atlet dapat berlatih secara optimal dan sesuai standar kompetisi internasional. (#PU608)

 

Berita Terkait

BGN Perketat Tata Kelola Penerimaan Program MBG.
Tim Ekspedisi Patriot Dongkrak Pendapatan Mama OAP Tiga Kali Lipat, Buka Akses Belajar hingga Air Bersih di Papua
Kemendes dan Bank Dunia Sepakat Percepat Realisasi Program SEHATI
3.000 Buku Calistung dan STEM Buka Jalan Belajar bagi Siswa di Kawasan Transmigrasi Manokwari Selatan
Dukung Program Pengelolaan Sampah Terdesentralisasi, PLN EPI Dorong Sampah Jadi Sumber Energi
Selaraskan Risiko Bisnis dan Keberlanjutan, Hutama Karya Petakan Perencanaan TJSL Lintas Anak Perusahaan
Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Gantikan Purbaya
Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth untuk Market B2B ICT di Indonesia

Berita Terkait

Friday, 18 September 2026 - 15:44 WIB

BGN Perketat Tata Kelola Penerimaan Program MBG.

Friday, 18 September 2026 - 14:37 WIB

Kemendes dan Bank Dunia Sepakat Percepat Realisasi Program SEHATI

Thursday, 17 September 2026 - 19:22 WIB

3.000 Buku Calistung dan STEM Buka Jalan Belajar bagi Siswa di Kawasan Transmigrasi Manokwari Selatan

Wednesday, 16 September 2026 - 18:23 WIB

Dukung Program Pengelolaan Sampah Terdesentralisasi, PLN EPI Dorong Sampah Jadi Sumber Energi

Tuesday, 15 September 2026 - 15:01 WIB

Selaraskan Risiko Bisnis dan Keberlanjutan, Hutama Karya Petakan Perencanaan TJSL Lintas Anak Perusahaan

Berita Terbaru

Foto Dok Astra

Berita Terbaru

Astra Raih Dua Penghargaan Fortune Indonesia 100 2026

Friday, 18 Sep 2026 - 17:01 WIB

foto istimewa

Berita Utama

BGN Perketat Tata Kelola Penerimaan Program MBG.

Friday, 18 Sep 2026 - 15:44 WIB