ASEAN Dorong Konsolidasi Peningkatan Perdagangan Intra-ASEAN dan Perkuat Komitmen Kerja Sama Perdagangan dengan Negara Mitra

Monday, 4 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


DAELPOS.com – Menteri Perdagangan RI, Agus Suparmanto mendampingi Presiden RI, Joko Widodo pada rangkaian Pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-35 di Bangkok, Thailand, Minggu (3 Nov). KTT diawali dengan sejumlah pertemuan pada 2–3 November 2019, yaitu KTT ASEAN ke-35, KTT ASEAN-RRT ke-22, KTT ASEAN-India ke-16, KTT ASEAN-PBB ke-10, dan pertemuan bilateral Presiden RI dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi.

Perdana Menteri Thailand, selaku Ketua KTT ASEAN ke-35, mengajak negara anggota ASEAN untuk meningkatkan kualitas dan soliditas ASEAN yang lebih baik melalui kesiapan dalam menghadapi revolusi industri 4.0, implementasi ASEAN Single Window, dan promosi perdagangan digital. Hal ini sejalan dengan tema yang diusung, yaitu Advancing Partnership for Sustainability.

“Para Pemimpin ASEAN menyampaikan komitmennya untuk penghapusan hambatan tarif dan non-tarif, penguatan perdagangan ekonomi digital, revolusi industri 4.0, peningkatan perdagangan intra-ASEAN, dan finalisasi perundingan RCEP, serta sentralitas dan persatuan ASEAN,” imbuh Mendag Agus.

Sementara, pada Pertemuan KTT ASEAN-RRT ke-22, para Kepala Negara ASEAN dan RRT membahas sejumlah agenda utama di bidang ekonomi. Isu utamanya terkait komitmen peningkatan perdagangan dan efektivitas implementasi ASEAN-China Free Trade Agreement (ACFTA), khususnya ACFTA Upgrading Protocol. Fokus dari kerja sama ASEAN-RRT pada tahun 2020 adalah dalam ekonomi digital dan teknologi serta komitmen mendorong penyelesaian perundingan RCEP.

“Pertemuan KTT ASEAN-RRT berlangsung produktif dengan agenda utama kerja sama di bidang perdagangan, yaitu memperkuat implementasi ASEAN-China FTA”, tegas Mendag Agus.

KTT ASEAN-India ke-16. Dalam pertemuan tersebut, ASEAN dan India menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kerja sama ekonomi mencapai target USD 200 miliar pada tahun 2020. Selain itu juga mendorong pemanfaatan yang efektif dari ASEAN-India Free Trade Agreement (AIFTA)

See also  Sistem Informasi Geospasial KLHK Raih Penghargaan Bhumandala Kanaka Tahun 2023

Berita Terkait

Jamuan Rakyat Hilangkan Sekat Pemerintah dan Masyarakat
Gempa NTT, Kementerian PU Turunkan Tim Periksa Rumah Sakit hingga Fasilitas Publik
Kementerian PU Percepat Pemenuhan Air Bersih bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue
Semarak HUT ke-81 RI, Kementerian PU Inisasi Gerakan Irigasi Bersih
Purbaya Pastikan Anggaran Penanganan Gempa NTT Disiapkan
Pascagempa Flores, PLN Salurkan Bantuan Tanggap Darurat dan Pasang Penerangan di Posko Pengungsian
Kementerian PU Pantau Infrastruktur Sumber Daya Air di NTT, Tangani Irigasi Terdampak Gempa
Menteri PU Kerahkan Alat Berat Tangani Longsoran Pasca Gempa NTT

Berita Terkait

Wednesday, 19 August 2026 - 09:31 WIB

Jamuan Rakyat Hilangkan Sekat Pemerintah dan Masyarakat

Tuesday, 18 August 2026 - 22:57 WIB

Gempa NTT, Kementerian PU Turunkan Tim Periksa Rumah Sakit hingga Fasilitas Publik

Tuesday, 18 August 2026 - 18:49 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Kementerian PU Inisasi Gerakan Irigasi Bersih

Tuesday, 18 August 2026 - 09:55 WIB

Purbaya Pastikan Anggaran Penanganan Gempa NTT Disiapkan

Sunday, 16 August 2026 - 19:37 WIB

Pascagempa Flores, PLN Salurkan Bantuan Tanggap Darurat dan Pasang Penerangan di Posko Pengungsian

Berita Terbaru

Nasional

Jamuan Rakyat Hilangkan Sekat Pemerintah dan Masyarakat

Wednesday, 19 Aug 2026 - 09:31 WIB