Mentan Syahrul Fokus Tingkatkan Sektor Hortikultura

Wednesday, 6 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Peningkatan nilai tambah dan daya saing merupakan aspek terpenting dari grand design pengembangan komoditas hortikultura. Produk-produk hortikultura ke depan harus lebih mampu bersaing di pasar internasional. 

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan sektor hortikultura sangat menjanjikan untuk peningkatan devisa, sekaligus kesejahteraan rakyat. Menurut SYL perlu keseriusan dan kerjasama semua pihak.

Selain itu, kemandirian petani perlu ditingkatkan. Perlu dihitung dari budidaya sampai dengan industri dan pasar. 

“Kedepan harus ada daerah sentra-sentra komoditas, dengan ditanganinya hulu sampai hillir. Dengan cashflow dan perencanaan yg baik semuanya akan berjalan dengan baik dan menguntungkan bagi petani,” jelas SYL. 

Ditempat lain, Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Prihasto Setyanto, pihaknya telah mempersiapkan langkah strategis sesuai arahan Menteri SYL. Menurutnya peningkatan nilai tambah dan daya saing akses ekspor hortikultura menjadi sebuah keniscayaan. Produk hortikultura yang berdaya saing, sehingga bisa berjaya di dunia internasional,” kata Prihasto. 

Dia menjelaskan, Kementerian Pertanian telah merumuskan arah pengembangan hortikultura dalam lima tahun ke depan, khususnya daya saing komoditas hortikultura. 

“Kita harap nantinya bisa menstimulus terhadap ekspor, produk berdaya saing, serta memacu peningkatan ekonomi,” beber Prihasto saat memberikan kuliah umum bertajuk ‘Kebijakan Strategi Kementerian Pertanian Dalam Pembangunan Hortikultura 2020-2024’ di Aula Pascasarjana Universitas Haluoleo, Minggu (4/11).

Dia menambahkan, mulai 2020 mendatang pengembangan kawasan hortikultura akan dilakukan secara masif. Artinya ketika di satu daerah ada komoditas hortikultura yang potensial, maka bantuannya akan dimasifkan.

“Misalnya satu daerah punya 50 hektar kawasan buah. Kemudian hasil panennya bagus. Nanti kita akan perluas skalanya sampai 200 hektar. Kami berikan juga bibit unggul,” cetus Prihasto. 

Kementan, kata dia, siap memberikan bantuan bibit, pupuk, hingga pengendalian OPT selama 5 tahun ke depan.

See also  Gus Halim Ajak Lulusan Perguruan Tinggi Jadi Kepala Desa

“Muaranya nanti adalah bagaimana tercipta basis-basis komoditas hortikultura yang besar dan terintegrasi. One Village One Variety. Ketika ada pasar ekspor, mempermudah memasarkan,” ujarnya.(PRY)

Berita Terkait

Kementerian PU Percepat Pembersihan Longsor Tapan–Batas Jambi agar Aktivitas Warga Kembali Normal
Karhutla Kalimantan Kian Kritis, Hasan Basri Desak Presiden Tetapkan Bencana Nasional dan Evaluasi Total Penanganan
Respons Karhutla di Sekitar JTTS, Hutama Karya Perkuat Kesiapan Penanganan dan Imbau Pengguna Tol Waspada
Hutama Karya Bangun Kembali Stadion H. Agus Salim, Hadirkan Fasilitas Modern Bernuansa Minangkabau
Dari Kacang Hijau hingga Rumput Laut, Kementrans Jajaki Hilirisasi dengan Empat Perusahaan Tiongkok
Kementerian PU Percepat Penanganan Bencana di Sumatera Barat, Rampungkan Tanggul Darurat di Padang dan Pulihkan Akses Jalan Tapan- Batas Jambi
TEP ITB Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Papua
Jaga Konektivitas Trans Kalimantan, Kementerian PU Preservasi 2 Jembatan Panjang Sungai Kapuas di Kalteng

Berita Terkait

Wednesday, 14 October 2026 - 17:27 WIB

Kementerian PU Percepat Pembersihan Longsor Tapan–Batas Jambi agar Aktivitas Warga Kembali Normal

Wednesday, 14 October 2026 - 15:55 WIB

Karhutla Kalimantan Kian Kritis, Hasan Basri Desak Presiden Tetapkan Bencana Nasional dan Evaluasi Total Penanganan

Wednesday, 14 October 2026 - 11:12 WIB

Respons Karhutla di Sekitar JTTS, Hutama Karya Perkuat Kesiapan Penanganan dan Imbau Pengguna Tol Waspada

Tuesday, 13 October 2026 - 21:14 WIB

Hutama Karya Bangun Kembali Stadion H. Agus Salim, Hadirkan Fasilitas Modern Bernuansa Minangkabau

Tuesday, 13 October 2026 - 14:31 WIB

Dari Kacang Hijau hingga Rumput Laut, Kementrans Jajaki Hilirisasi dengan Empat Perusahaan Tiongkok

Berita Terbaru

Olahraga

FIVB Gelar Kursus Pelatih Level I dan II di Sentul

Wednesday, 14 Oct 2026 - 17:15 WIB

Berita Utama

Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat

Wednesday, 14 Oct 2026 - 15:44 WIB