Presiden Jokowi Minta Perbankan Nasional Tingkatkan Kontribusi bagi Pengembangan UMKM

Wednesday, 6 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Presiden Joko Widodo meminta perbankan nasional untuk memberikan perhatian khusus bagi peningkatan pelayanan dan inklusi keuangan masyarakat. Salah satunya dengan menyentuh masyarakat hingga ke pelosok sekaligus memberikan akses yang lebih luas terhadap pembiayaan kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Demikian disampaikan Presiden saat memberikan sambutan dalam pembukaan Indonesia Banking Expo 2019 yang digelar oleh Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) di Hotel Fairmont, Jakarta, pada Rabu, 6 November 2019.

“Saya mengajak kita semuanya memberikan perhatian untuk mendukung inklusi dan literasi keuangan dalam meningkatkan akses masyarakat dalam mendapatkan kredit usaha kecil maupun usaha mikro dan di saat yang bersamaan juga meningkatkan tingkat likuiditas di dalam negeri,” jelas Presiden.

Presiden mengatakan, di tengah perlambatan perekonomian global, sektor usaha mikro, kecil, dan menengah diupayakan untuk menjadi ujung tombak dalam mendorong perekonomian di daerah dan nasional sekaligus mengurangi kesenjangan ekonomi antarlapisan masyarakat.

Untuk itu, dirinya mengajak perbankan nasional untuk turut berkontribusi bagi upaya peningkatan kelas para pelaku UMKM. Presiden mengharapkan agar para pelaku usaha mikro dapat segera naik kelas menjadi usaha kecil untuk kemudian beralih kepada menengah dan seterusnya.

“Untuk itu saya mengajak bapak, ibu, dan saudara-saudara semuanya jangan hanya membiayai yang besar-besar saja. Memang enak membiayai yang besar-besar itu. Saya tahu,” kata Presiden.

Lebih jauh, Presiden juga meminta para pimpinan bank, baik itu bank BUMN maupun swasta, untuk sesekali blusukan ke daerah seperti dirinya. Menurutnya, dengan cara itu, perbankan akan mengetahui bahwa banyak hal yang dapat mereka lakukan untuk membuat perekonomian daerah dan masyarakatnya menjadi jauh lebih baik.

“Pak Dirut, Pak Direksi, tolong datangi (daerah-daerah). Bapak akan merasakan, oh ini toh Indonesia. Oh ternyata Indonesia tidak hanya Sudirman-Thamrin, tapi ada Nduga, Wamena, Yahukimo yang memerlukan sentuhan-sentuhan semuanya dari bapak dan ibu sekalian,” imbuh Kepala Negara.

Menurut data yang dimiliki Presiden, saat ini terdapat 60 juta pelaku UMKM di Indonesia. Ke depannya, Kepala Negara berharap akan lebih banyak lagi bank-bank nasional yang memberikan pelayanan bagi puluhan juta pelaku usaha tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga mengingatkan perbankan nasional untuk mempersiapkan diri menghadapi persaingan global, utamanya di era digitalisasi sekarang ini. Ia berpandangan bahwa saat ini bank-bank nasional harus mau berkolaborasi dengan dengan sesama maupun dengan pihak lainnya.

“Penguatan payment system, digital system, harus terus kita bangun. Bank dan nonbank juga harus berkolaborasi, jangan kerja sendiri-sendiri,” tandas Presiden Jokowi, seperti dilansir dari siaran pers Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Erlin Suastini

See also  Inilah 5 Nahkoda Baru dan Dewan Pengawas

(Humas Kemensetneg)

Berita Terkait

Menteri Dody Siapkan 5 Strategi Infrastruktur Tahun 2028, Dukung Asta Cita Presiden Prabowo
PLN EPI dan FLEXIH Inc. Jajaki Pengembangan Hidrogen Rendah Karbon Berbasis Biomassa
Mendes Yandri Sebut Asta Cita Keenam Jadikan Desa Sebagai Subjek Utama Pembangunan
Pelajari Pertanian Berbasis AI di Chongqing, Iftitah Dorong Investasi Tiongkok ke Papua dan Sulawesi
Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan
SPBU Bakal Hadir di Tidung, Karya, dan Kelapa
Sidak SPPG Cadek, Sudaryono Tekankan Kepatuhan SOP dan Akurasi Data
Bertemu Mahasiswa Indonesia di Beijing, Iftitah: Ilmu Pengetahuan Harus Jadi Solusi Nyata bagi Rakyat

Berita Terkait

Wednesday, 21 October 2026 - 00:03 WIB

Menteri Dody Siapkan 5 Strategi Infrastruktur Tahun 2028, Dukung Asta Cita Presiden Prabowo

Wednesday, 21 October 2026 - 00:01 WIB

PLN EPI dan FLEXIH Inc. Jajaki Pengembangan Hidrogen Rendah Karbon Berbasis Biomassa

Tuesday, 20 October 2026 - 13:20 WIB

Mendes Yandri Sebut Asta Cita Keenam Jadikan Desa Sebagai Subjek Utama Pembangunan

Sunday, 18 October 2026 - 17:29 WIB

Pelajari Pertanian Berbasis AI di Chongqing, Iftitah Dorong Investasi Tiongkok ke Papua dan Sulawesi

Saturday, 17 October 2026 - 18:22 WIB

Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan

Berita Terbaru