Sulaeman Hamzah Komitmen Selesaikan Konflik Pertanahan Papua

Wednesday, 6 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPR RI Sulaeman L. Hamzah menerima kunjungan audiensi DPRD Papua di ruang rapat / Istimewa

Anggota Komisi IV DPR RI Sulaeman L. Hamzah menerima kunjungan audiensi DPRD Papua di ruang rapat / Istimewa

DAELPOS.com – Anggota Komisi IV DPR RI Sulaeman L. Hamzah mengakui, permasalahan yang kerap dihadapi masyarakat Papua seperti banyaknya konflik kepemilikan tanah antara masyarakat sekitar dengan perusahaan luar, serta maraknya pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Untuk itu, ia bersama DPR RI melalui Komisi IV DPR RI akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu menyelesaikan konflik pertanahan di Papua.

“Papua itu merupakan daerah otonomi khusus. Rata-rata tanah di sana merupakan tanah milik masyarakat adat, dan tidak ada yang milik pemerintah. Kita paham permasalahan yang sering terjadi seperti juga pelanggaran HAM. Untuk itu kita akan membantu,” papar Sulaeman saat menerima kunjungan audiensi DPRD Papua di ruang rapat BURT, Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta (6/11/2019).

Namun politisi Partai NasDem itu mengatakan permasalahan yang diadukan oleh DPRD Papua ke DPR RI harus dilengkapi dengan dokumen-dokumen yang jelas dan lengkap, sehingga nantinya jika dibawa dalam forum yang lebih besar, bukti-buktinya sudah cukup. “Kalau dokumennya tidak lengkap, bagaimana kami bisa bantu. Untuk itu harus diusahakan,” imbuh Sulaeman.

Legislator dapil Papua ini menilai untuk mendapatkan kepastian dan kejelasan permasalahan tersebut, Komisi IV DPR RI akan melakukan kunjungan langsung ke Papua untuk melihat langsung dan berdialog dengan Gubernur setempat. “Nanti kita akan ke sana untuk mengecek secara langsung permasalahannya dan juga berdialog langsung dengan Gubernur,” imbuhnya. (RED)

See also  Terus Berbenah untuk Persiapan Pembangunan IKN

Berita Terkait

DPR Setujui RUU Satu Data Indonesia Jadi Undang-Undang
Kementerian PU Suplesi Air untuk Jaga 8.845 Hektare Sawah di Nganjuk
Kementerian PU Perkuat Jembatan Kr Tingkeum untuk Mudahkan Konektivitas dan Lindungi Dari Daya Rusak Sungai
Kementerian PU Kerahkan Pompa hingga Sumur Bor untuk Jaga Ketersediaan Air bagi 3.330 Hektare Sawah di Jatim
Kapal Kayu Lapuk, Ekspedisi Patriot Ajari Warga Segun Bikin Kapal Fiberglas
Kementerian PU Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi, Hadirkan 871 Kios dan Los untuk Dukung Aktivitas Ekonomi
Gotong Royong Perbaiki Jembatan, Patriot Transmigrasi dan Warga Mamasa Buka Akses Pengeringan Kopi
Kementerian PU Alirkan Air Dengan Pompa Untuk 15 Hektar Sawah di Pinrang

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 09:59 WIB

DPR Setujui RUU Satu Data Indonesia Jadi Undang-Undang

Wednesday, 7 October 2026 - 08:19 WIB

Kementerian PU Suplesi Air untuk Jaga 8.845 Hektare Sawah di Nganjuk

Tuesday, 6 October 2026 - 22:23 WIB

Kementerian PU Perkuat Jembatan Kr Tingkeum untuk Mudahkan Konektivitas dan Lindungi Dari Daya Rusak Sungai

Monday, 5 October 2026 - 22:31 WIB

Kementerian PU Kerahkan Pompa hingga Sumur Bor untuk Jaga Ketersediaan Air bagi 3.330 Hektare Sawah di Jatim

Monday, 5 October 2026 - 15:08 WIB

Kapal Kayu Lapuk, Ekspedisi Patriot Ajari Warga Segun Bikin Kapal Fiberglas

Berita Terbaru

Energy

Fasilitasi OTA Wolbachia di Kampus, ITPLN Aktif Berantas DBD

Wednesday, 7 Oct 2026 - 16:39 WIB

Ekonomi - Bisnis

Epson Hadirkan SureColor V4000, Printer UV Flatbed Ringkas untuk Bisnis

Wednesday, 7 Oct 2026 - 15:48 WIB

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara, serta penyerahan hasil penguasaan kembali kawasan hutan tahap kedelapan, yang digelar di Kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, pada Selasa, 6 Oktober 2026. Foto Istimewa

Berita Terbaru

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan

Wednesday, 7 Oct 2026 - 12:50 WIB