DAELPOS.com – Plt. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Bahtiar resmi menutup Kegiatan Pengembangan Kapasitas Kemampuan Intelijen bagi Aparat Pusat dan Daerah Tahun 2019. Kegiatan dilaksakanakan di Pusdiklat Intelijen TNI-AD, Ciomas, Bogor, Jawa Barat, Jumat (08/11/2019).
Dalam sambutannya, Bahtiar mengucapkan terimakasih dan selamat atas pengembangan kapasitas yang telah diikuti oleh para peserta. Hal ini merupakan salah satu bukti komitmen terhadap kesatuan bangsa dan politik dalam negeri.
“Saya menyampaikan selamat dan terimakasih kepada para peserta yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, sebagai bukti komitmen kita pada kesatuan bangsa dan politik dalam negeri khususnya kewaspadaan dini dalam memelihara keamanan dan ketertiban umum,” kata Bahtiar.
Ia juga berharap, pengembangan kapasitas tersebut mampu memaksimalkan fungsi deteksi dini agar kewaspadaan dini dapat berjalan efektif dan optimal.

“Semoga dari pelaksanaan kegiatan ini, fungsi deteksi dini dan cegah dini serta koordinasi dengan unsur intelijen negara lainnya yang diperlukan sebagai prasyarat terlaksananya kewaspadaan dini dapat berjalan efektif dan optimal,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bahtiar juga meminta para peserta untuk setia pada NKRI dan ideologi Pancasila. Menurutnya, bangsa Indonesia tidak boleh kalah oleh kelompok-kelompok anti Pancasila.
“Mari kita memperjuangkan ideologi negara, karena ada kelompok-kelompok yang mencoba melemahkan dan mengadu domba aparatur negara, dan ini kita harus tegas bahwa negara kita tidak boleh kalah dengan kelompok-keompok yang anti terhadap ideologi Pancasila” pungkasnya. (PRY)






![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)

