Kementan Dorong Pemanfaatan Teknologi Bangun Sektor Peternakan

Saturday, 9 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pertanian, khususnya sub sektor peternakan di Indonesia masih menyimpan banyak potensi untuk dikembangkan, sehingga diperlukan berbagai macam inovasi dari para pelaku peternakan yang mampu membaca dan memanfaatkan peluang-peluang di dalam usaha peternakan. Kontribusi peternakan dalam mendongkrak perekonomian Indonesia ini perlu terus diperkuat agar perekonomian Indonesia bisa tumbuh cepat. Menurut Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH), Kementerian Pertanian, I Ketut Diarmita, pemanfaatan teknologi dalam proses pembangunan nasional tidak bisa diabaikan, apalagi di era digitalisasi seperti saat ini yang hampir semua sektor mengusung revolusi industri 4.0.

“Salah satu faktor yang perlu diperhitungkan dalam proses pembangunan, termasuk di sub sektor peternakan adalah perkembangan teknologi,” ujarnya saat Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Denpasar dan Pelaksanaan Sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS ) di Denpasar, 9 November 2019.

Lanjut Ketut menjelaskan bahwa melalui ilmu dan teknologi, produktivitas peternakan akan semakin meningkat. Selain itu, melalui teknologi akan mendorong terciptanya inovasi-inovasi yang bisa digunakan untuk saat ini maupun masa yang akan datang. Dengan teknologi, tenaga kerja di sektor peternakan akan semakin meningkat kapasitas dan kemampuannya, sehingga produktivitas angkatan kerja disektor peternakan juga bisa meningkat.

Sebagaimana komitmen Kementan untuk terus memperbaiki tata kelola pemerintahan, mengembangkan budaya inovasi, dan meningkatkan pelayanan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan peternak, Ketut menuturkan dengan adanya pemanfaatan teknologi yang maksimal dalam pembangunan di sektor peternakan, maka sektor peternakan akan memiliki daya saing yang tinggi di tingkat global, serta ekspor Indonesia akan meningkat dan berlari kencang.

“Kita harus perkuat moto dan komitmen untuk menciptakan Pertanian Modern, Mandiri dan Maju”’ ucap Ketut bersemangat.

See also  MenkopUKM Tekankan Tiga Hal Dorong UMKM Go Digital

Sertijab dan Sumpah PNS Janji Emban Amanah

Terkait Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Pelaksanaan Sumpah PNS, Ketut menyampaikan bahwa event ini merupakan pengingat bagi PNS untuk penguatan kelembagaan pemerintah dalam menjalankan kebijakan peternakan di Indonesia. Serah Terima Jabatan (Sertijab) merupakan salah satu media pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas-tugas yang telah laksanakan dan juga sebagai media informasi bagi pemangku jabatan yang baru, dengan harapan pejabat baru dapat segera menyesuaikan diri dan peralihan pelaksanaan tugas dapat dilakukan dengan cepat dan tepat sehingga harapannya Kepala Balai dapat segera memetakan langkah-langkah guna penyelesaian tugas kedepannya.

“Pergantian pimpinan merupakan hal yang biasa dilakukan untuk penyegaran organisasi serta peran dalam mengawal pembangunan peternakan dan kesehatan hewan” terang Ketut.

Sementara itu, pelaksanaan Sumpah PNS sebagai aparatur negara, menurut Ketut memiliki arti yang sangat strategis dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. PNS yang diambil sumpahnya merupakan kader dalam birokrasi yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan nantinya, serta memiliki peranan yang besar dalam mewujudkan good governance.

Ditambahkannya dalam melaksanakan tugas, semua PNS harus mengedepankan etika moral, kejujuran, keikhlasan dan memiliki rasa tanggung jawab serta terus berupaya meningkatkan kemampuan dan kualitas diri dalam arti meningkatkan pengetahuan serta keterampilan guna mendukung tugas pokok dan fungsi dari satuan dan unit kerja masing-masing.

Khusus terkait isu pangan yang dirasakannya sangat penting dalam mengatasi kemiskinan, kelaparan, kerawanan pangan dan kekurangan gizi khususnya protein hewani, Ketut menyampaikan ‘’Untuk mengatasi masalah ini, pembangunan pertanian, khususnya sub sektor peternakan telah memprioritaskan penjaminan ketersediaan pangan asal hewan yang berkualitas bagi masyarakat melalui program peningkatan produksi dan program terobosan”. (PRY)

Berita Terkait

Tangis Megawati Iringi Pemakaman Guruh
Kementerian PU Salurkan 127 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Babel
Banjir Kembali Terjang Jembatan Kuning Aceh Tenggara, Flyover Jadi Solusi Permanen
Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta
Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang
Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat
Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat
KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa

Berita Terkait

Saturday, 26 September 2026 - 18:30 WIB

Tangis Megawati Iringi Pemakaman Guruh

Saturday, 26 September 2026 - 07:30 WIB

Kementerian PU Salurkan 127 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Babel

Friday, 25 September 2026 - 20:37 WIB

Banjir Kembali Terjang Jembatan Kuning Aceh Tenggara, Flyover Jadi Solusi Permanen

Friday, 25 September 2026 - 17:38 WIB

Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta

Thursday, 24 September 2026 - 14:22 WIB

Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang

Berita Terbaru

Berita Utama

OJK Perkuat Ekosistem Keuangan Digital

Saturday, 26 Sep 2026 - 23:12 WIB

Berita Utama

Biji Pala Werianggi-Werabur Diolah Jadi Pembersih Tangan Organik

Saturday, 26 Sep 2026 - 20:59 WIB

foto ist

Nasional

Tangis Megawati Iringi Pemakaman Guruh

Saturday, 26 Sep 2026 - 18:30 WIB