DAELPOS.com – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan di halaman Kantor Kemendes PDTT, upacara yang digelar sekitar pukul 07.30 WIB tersebut, dipimpin langsung oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar.
Dalam upacara tersebut, Abdul Halim Iskandar mengajak seluruh pegawai untuk mengoptimalisasi kinerja serta bertanggungjawab dalam mengemban amanah pekerjaan. Menurutnya, hal tersebut adalah bentuk aktualisasi agar menjadi bagian dari pahlawan masa kini. (11/11/2019)
“Semua yang hadir (peserta upacara) hari ini adalah tonggak yang bertanggungjawab untuk terus mempertahankan dan mengembangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sebagai wujud rasa terimakasih kita kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa, raga, harta, dan nyawa,” ujarnya.
Menurutnya, upaya mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah bentuk rasa terimakasih atas jeri payah pahlawan terdahulu. Negara Kesatuan Republik Indonesia, lanjutnya, senantiasa terus ada hingga akhir zaman.
“Atas jasa beliau (para pahlawan) maka pada hari ini kita bisa menikmati kemerdekaan Indonesia, kita bisa menjadi bagian dari bangsa sejahtera. Oleh karena itu wajib bagi kita untuk terus menerus berterimakasih kepada para pahlawan yang telah mendahului kita,” ujarnya.
Ia mengakui, mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia bukanlah hal mudah dan memiliki banyak tantangan. Tidak jarang masyarakat saling diadu domba sehingga terjadi perpecahan. Sehingga menurutnya, menjadi tugas bagi seluruh masyarakat untuk saling menjaga dan menyadarkan.
“Bung Karno menyampaikan dengan tegas, kerjaanku mengusir penjajah, tapi tugasmu jauh lebih berat. Karena kamu akan berhadapan dengan bangsa sendiri,” ungkapnya.
Upacara tersebut diikuti oleh seluruh pejabat dan pegawai Kemendes PDTT baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN). (RED)






![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)

