KLHK Ajak Generasi Muda Cinta Lingkungan

Wednesday, 13 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS,com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Selasa, 12 November 2019. Pentingnya peran generasi muda dalam mendukung pelestarian lingkungan dan kehutanan, menjadikan generasi muda sebagai aset yang potensial sebagai agen lingkungan.

KLHK terus mendorong perubahan paradigma di kalangan masyarakat untuk mencintai lingkungan dengan turut menjaga kebersihan. Salah satunya dengan menumbuhkan kesadaran dan kepedulian generasi muda (milenial) untuk menanam pohon, mengurangi sampah plastik, memilah sampah dari sumbernya, serta menjaga kelestarian lingkungan.

“Kewajiban kita semua, bersama-sama, bekerja sama dan berkolaborasi dalam menciptakan lingkungan hidup kita yang lebih baik lagi,” ujar Wakil Menteri LHK Alue Dohong, saat membuka Festival Generasi Muda Cinta Lingkungan, di Jakarta, Selasa (12 November 2019).

Festival akan dilaksanakan pada Selasa – Jumat, 12 – 15 November 2019 di Plaza Ir. Soedjono Soerjo dan Arboretum Ir. Lukito Daryadi, M.Sc, Kompleks Manggala Wanabakti, Jakarta.

Peserta Festival ini adalah pelajar SMA se-Jabodetabek, dan menghadirkan narasumber pakar yang berkompeten serta influencers/penggiat isu lingkungan hidup dan kehutanan.

“Sebagai generasi muda, dengan perkembangan teknologi dan media sosial yang pesat, adik-adik bisa jadi agent of change, pelopor generasi muda cinta lingkungan hidup,” ujar Wamen Alue Dohong di hadapan para siswa yang hadir dari SMA 8 Jakarta, SMA 70 Jakarta, SMA 37 Jakarta, dan SMA 3 Jakarta.

Tema rangkaian Festival Generasi Muda Cinta Lingkungan hari pertama yaitu Ayo Menanam Pohon. Wamen Alue Dohong menuturkan bahwa pohon itu mempunyai roh atau jiwa.

“Kalau adik-adik menanam atau menjaga pohon, anggaplah pohon itu sebagai pasangan hidup. Perlakukan dia dengan ramah, dijaga, dirawat setiap hari,” tuturnya.
Lebih lanjut, Wamen Alue Dohong menyampaikan masing-masing peserta akan mendapat oleh-oleh bibit pohon untuk ditanam di sekolah atau di rumah.

“Tanamlah dengan penuh perasaan. Pohonnya kasih nama kalian, foto pohonnya, kasih titik koordinatnya, tampilkan di media sosial, berikan keterangan bahwa inilah pohon kesayanganku yang akan aku pelihara nanti sampai dia tumbuh. Nanti setelah kalian lulus, bahkan bekerja, kunjungi pohonnya setahun sekali misalnya. Tanamkan dalam diri dan jiwa untuk bangga menanam pohon,” pesan Wamen Alue Dohong.

Wamen Alue Dohong menegaskan aspek penyadaran yang harus kita bangun bersama kembali.

“Kita masing-masing secara individu berkontribusi di dalam menjaga dan memelihara lingkungan hidup, terutama para siswa ini. Kalian bisa menjadi duta menanam pohon, duta sampah, duta mengurangi emisi, dan seterusnya,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Pusat Perencanaan dan Pengembangan SDM KLHK, Ade Palguna, sekaligus Ketua Pelaksana, menyampaikan tujuan digelarnya festival ini. Yang pertama yaitu meningkatkan wawasan, pengetahuan, dan kesadaran generasi muda Indonesia dalam kegiatan lingkungan hidup dan kehutanan. Kedua, melibatkan secara aktif generasi muda dalam isu-isu lingkungan hidup dan kehutanan. Ketiga mensosialisasikan kebijakan dan program KLHK, antara lain Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL), konservasi alam, cinta flora dan fauna, serta penanggulangan sampah (terutama sampah plastik). Keempat, mendapatkan feedback masyarakat dalam rangka penguatan program KLHK.

Turut hadir pada kegiatan ini yaitu Plt. Direktur Jenderal Pengendalian DAS dan Hutan Lindung (PDASHL), Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM KLHK, dan Tenaga Ahli Menteri LHK Bidang Analisis Strategis, Akuntabilitas Politik, dan Publikasi. (SAL)

See also  Bandara Soedirman Purbalingga Bersiap Layani Penerbangan Feeder Umrah

Berita Terkait

Mentrans: Jika Kita Tidak Hadir, Orang Lain yang Akan Mengelola Kekayaan Indonesia
Prabowo: Biodiesel B50 Meluncur Juli 2026, RI Menuju Swasembada Energi
Kementerian PU Mulai P3-TGAI Tahun 2026 di Bali, Perkuat Irigasi dan Dukung Keberlanjutan Subak di 78 Lokasi
Potongan Ojol Turun Jadi 8 Persen, Berlaku Mulai 1 Juli
Hutama Karya Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Catatkan Pertumbuhan Berkualitas
Jalan Daerah Era Presiden Prabowo Diperlebar Menjadi Sekitar 8 meter Dari Semula Sekitar 3 Meter
Mentrans: Masa Depan Indonesia Tidak Ditentukan oleh Jawa
Kelola 14 Ruas Tol Di Indonesia, Hutama Karya Catatkan Kinerja Positif Pengelolaan Jalan Tol

Berita Terkait

Thursday, 25 June 2026 - 16:32 WIB

Mentrans: Jika Kita Tidak Hadir, Orang Lain yang Akan Mengelola Kekayaan Indonesia

Thursday, 25 June 2026 - 13:28 WIB

Prabowo: Biodiesel B50 Meluncur Juli 2026, RI Menuju Swasembada Energi

Wednesday, 24 June 2026 - 23:03 WIB

Kementerian PU Mulai P3-TGAI Tahun 2026 di Bali, Perkuat Irigasi dan Dukung Keberlanjutan Subak di 78 Lokasi

Wednesday, 24 June 2026 - 17:20 WIB

Potongan Ojol Turun Jadi 8 Persen, Berlaku Mulai 1 Juli

Wednesday, 24 June 2026 - 12:39 WIB

Hutama Karya Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Catatkan Pertumbuhan Berkualitas

Berita Terbaru

foto ESDM

Energy

ESDM: RKAB Nikel 2026 Belum Diputuskan, Masih Tahap Evaluasi

Thursday, 25 Jun 2026 - 16:28 WIB