Menteri Basuki Mendorong Para Peneliti di Tanah Air untuk Terus Melakukan Riset dan Inovasi

Wednesday, 13 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendorong para profesor dan peneliti di Tanah Air untuk terus melakukan riset dan inovasi sampai karya atau teknologi yang dihasilkan bermanfaat bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Menteri Basuki saat menghadiri acara Pengukuhan Profesor Universitas Brawijaya Malang. (13/11/2019).

“Profesor harus bisa lebih lagi, sebelum hasil penelitiannya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Saya sering menyampaikan profesor tidak hanya smart tetapi juga wisdom dan akhlakul karimah,” kata Menteri Basuki.

Gelar Profesor Universitas Brawijaya diberikan kepada Pitojo Tri Juwono atas penelitiannya tentang perspektif manajemen dan Rekayasa Sumber Daya Air dalam Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur dan Amin Setyo Leksono atas penelitianya tentang Peningkatan Peran Komunitas Arthropoda khususnya di Agroekosistem untuk Pengendalian Hama.

Menteri Basuki mengatakan profesor harus menjadi motor penggerak pengembangan sumber daya manusia di setiap institusi yang menaunginya, terlebih saat ini Pemerintah tengah fokus dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia dalam program lima tahun ke depan.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Basuki mengapresiasi penelitian yang dilakukan Prof. Pitojo tentang pentingnya ketersediaan air, khususnya dalam pembangunan sebuah kota baru. “Paper-nya Prof. Pitojo tentang ketersediaan sumber air baku di calon Ibu Kota Negara di Kaltim adalah one step ahead, antisipasif, karena yang pasti dibutuhkan pertama kali adalah air dan energi,” tutur Menteri Basuki.

Menurut Menteri Basuki, Kementerian PUPR telah mempersiapkan pembangunan 3 bendungan dan 1 Intake Sistem Penyediaan Air Minum dari Sungai Mahakam untuk mendukung ketersediaan air baku di IKN. Ketiga bendungan dan 1 Intake tersebut akan memenuhi kebutuhan air baku untuk 1,5 – 2 juta pupulasi dengan asumsi konsumsi air 300 liter/hari/orang.

See also  Sekjen KLHK Pimpin Tanam Mangrove di Bali

“Bendungan yang kecil bisa untuk amenitis, sebagai komponen Kota Cerdas, Forest City maupun smart Metropolis. Sementara bendungan satu yang besar untuk ketersediaan air baku konsep perencanaan menggabungkan ruang biru dengan ruang hijau.,” ujar Menteri Basuki.

Pada program kerja 2020-2024, Menteri Basuki juga menyampaikan, penyediaan sumber daya air tetap akan menjadi salah satu prioritas Kementerian PUPR, dimana akan terus dilakukan pembangunan bendungan, jaringan irigasi, embung, dan penyediaan air baku.

“Untuk program 2020 – 2024, kita masih akan membangun bendungan. Dari 61 bendungan, 16 diantaranya sudah selesai pada kurun waktu 2015 – 2019. Sedangkan 45 bendungan lainnya saat ini dalam tahap konstruksi dan akan kita lanjutkan. Lima tahun kedepan (2020 – 2024) kita akan tambah lagi 15 bendungan sehingga tahun 2024 diharapkan semuanya dapat selesai,” tutur Menteri Basuki.

Hadir mendampingi Menteri Basuki Direktur Jenderal (Dirjen) Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid dan Dirjen Sumber Daya Air Hari Suprayogi. (PRY)

Berita Terkait

Kementerian PU Bangun 2 Puskesmas Darurat di Aceh, Jaga Layanan Kesehatan Pascabencana
Menteri Dody Pantau Penanganan Sungai Kuranji di Sumbar
Menteri Dody Tinjau Tanggap Darurat Sungai Air Dingin di Padang
Menteri PU Tinjau Proyek Penanganan Akses Lembah Anai dan Malalak
Darurat Pencemaran Gili Iyang: Lindungi Paru-Paru Dunia dari Tumpahan Minyak
Menteri Dody Tinjau Pembangunan Flyover Sitinjau Lauik di Padang, Dorong Percepatan Pembebasan Lahan
Kementerian PU Kerahkan Jembatan Bailey, Percepat Pemulihan Akses Pascabanjir Bandang di Pemalang–Purbalingga
Pemerintah Dukung Hutama Karya Tuntaskan Tol Betung–Tempino–Jambi

Berita Terkait

Saturday, 31 January 2026 - 00:09 WIB

Kementerian PU Bangun 2 Puskesmas Darurat di Aceh, Jaga Layanan Kesehatan Pascabencana

Friday, 30 January 2026 - 20:13 WIB

Menteri Dody Pantau Penanganan Sungai Kuranji di Sumbar

Friday, 30 January 2026 - 20:01 WIB

Menteri Dody Tinjau Tanggap Darurat Sungai Air Dingin di Padang

Friday, 30 January 2026 - 18:57 WIB

Menteri PU Tinjau Proyek Penanganan Akses Lembah Anai dan Malalak

Friday, 30 January 2026 - 09:43 WIB

Darurat Pencemaran Gili Iyang: Lindungi Paru-Paru Dunia dari Tumpahan Minyak

Berita Terbaru