Wamen KLHK Alue Dohong Terima Kunjungan Himpunan Gambut Indonesia

Friday, 15 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri (Wamen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Alue Dohong menerima Himpunan Gambut Indonesia (HGI) di Manggala Wanabakti, Istimewa

Wakil Menteri (Wamen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Alue Dohong menerima Himpunan Gambut Indonesia (HGI) di Manggala Wanabakti, Istimewa

Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kamis, 14 November 2019. Wakil Menteri (Wamen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Alue Dohong menerima Himpunan Gambut Indonesia (HGI) di Manggala Wanabakti,

Ketua Umum HGI dan jajarannya, datang bertemu pimpinan di KLHK membicarakan tentang rencana penyelenggaraan Kongres dan Seminar Internasional tentang gambut. Rencananya kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada Oktober 2020, dengan pendekatan tema mengenai gambut, pangan, dan lingkungan.

Wamen Alue Dohong menyambut baik rencana kegiatan tersebut. “Sebagai pemilik gambut terluas, Indonesia harus menyuarakan lebih keras lagi di tingkat internasional, terutama mengenai peran gambut terhadap mitigasi dan pengendalian perubahan iklim, termasuk dalam upaya pencapaian NDC Indonesia,” ujar Wamen Alue Dohong.

Lebih lanjut, Wamen Alue Dohong menyampaikan bahwa gambut ini merupakan kekayaan alam sekaligus aset ekonomi, sehingga harus bijak dalam pengelolaan dan pemanfaatannya.

“Kita mengharapkan akan ada masukan yang bagus dari penyelenggaraan seminar internasional gambut dan kongres HGI ini. Kegiatan seminar internasional seperti ini juga bagian dari upaya memperkuat bargaining position HGI di fora global khususnya representasi ahli dan praktisi gambut yang duduk di Dewan Eksekutif dan ke anggota an kelompok ahli di International Peatland Society,” ujar Wamen Alue Dohong.

Kedepan, Wamen Alue Dohong mendorong HGI dapat menjadi lembaga think tank yang dapat membantu pemerintah, dan dapat berperan juga dalam Pusat Gambut Tropis Internasional (ITPC) untuk mendukung pengelolaan gambut yang bijaksana dan berkelanjutan.

Selain menyampaikan rencana kegiatannya, Ketua Umum HGI, Profesor Supiandi Sabiham juga mengucapkan selamat kepada Wamen Alue atas dipercaya menjadi Wakil Menteri di KLHK.

Pada pertemuan ini, Wamen Alue Dohong didampingi oleh Kepala Badan Litbang dan Inovasi KLHK, dan Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan. (RED)

See also  Pupuk Indonesia Siapkan Pupuk Subsidi 18.482 Ton di Sumsel

Berita Terkait

Jangan Sampai Anak Lokal Jadi Penonton di Tanah Sendiri
Mitigasi Risiko, Menteri Dody Pantau Huntara Tegal
Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Disiapkan Menjadi Kawasan Pendidikan Terpadu
KOWANI Tegaskan KLB Tak Punya Dasar Konstitusional
BULD DPD RI Temui Disharmonisasi Regulasi dan Kewenangan Pusat-Daerah dalam Penyelenggaraan Pendidikan
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara
Hutama Karya Catat Lebih dari 900 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS Selama Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila
Kementerian PU Percepat Pelaksanaan Program Prioritas Presiden, Pastikan Berjalan Tepat Sasaran dan Tepat Waktu

Berita Terkait

Monday, 8 June 2026 - 09:20 WIB

Jangan Sampai Anak Lokal Jadi Penonton di Tanah Sendiri

Sunday, 7 June 2026 - 18:16 WIB

Mitigasi Risiko, Menteri Dody Pantau Huntara Tegal

Saturday, 6 June 2026 - 20:46 WIB

Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Disiapkan Menjadi Kawasan Pendidikan Terpadu

Friday, 5 June 2026 - 01:49 WIB

KOWANI Tegaskan KLB Tak Punya Dasar Konstitusional

Thursday, 4 June 2026 - 16:01 WIB

BULD DPD RI Temui Disharmonisasi Regulasi dan Kewenangan Pusat-Daerah dalam Penyelenggaraan Pendidikan

Berita Terbaru

foto ist

News

Shin Tae-yong Resmi Latih Persija

Monday, 8 Jun 2026 - 17:02 WIB

ilustrasi / foto ist

Megapolitan

Dolar Tembus Rp18.000, Omzet Warteg Anjlok hingga 50 Persen

Monday, 8 Jun 2026 - 16:57 WIB

Berita Terbaru

Kemendes Gandeng KSP Tuntaskan Desa Tertinggal di 30 Kabupaten

Monday, 8 Jun 2026 - 16:43 WIB