Resmikan Rusun Santri, Menteri Basuki : Kontribusi Pemerintah Cetak SDM Unggul Akhlak Mulia

Saturday, 16 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono mewakili Presiden Joko Widodo meresmikan Rumah Susun (Rusun) di lingkungan Pondok Pesantren Mu‘allimin Muhammadiyah yang berlokasi di Jalan Sadewo Kampung Ketanggungan, Kelurahan Wirobrajan Kabupaten Bantul, Sabtu (16/11/2019).

Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri Basuki didampingi Dirjen Penyediaan Perumahan Khalawi A. Hamid, Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Buya Ahmad Syafii Maarif, Direktur Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta Ali Auliah.

Menteri Basuki dalam sambutannya mengatakan, kemarin (Jum’at 15/11/2019) Saya mendampingi Bapak Presiden Joko Widodo meresmikan tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang- Kayu Agung sepanjang 189 kilometer dan sorenya langsung ke Yogyakarta atas perintah Presiden ,” salam dari Bapak Presiden dan saya diminta untuk hadir disini, ” katanya.

Menurutnya, Pemerintah dalam hal ini Kementerian PUPR senantiasa berkontribusi dalam menyiapkan kawasan pendidikan khususnya pendidikan agama Islam, ” kontribusi ini semoga akan menjadi berkah bagi kami dan keluarga besar Kementerian PUPR, ” ujarnya.

“Untuk menunjang kawasan pendidikan kami (Kementerian PUPR) juga akan membangun danau di kawasan ini yang dilengkapi batu alam, ” tambahnya.

Rusun Pondok Pesantren yang dibangun pada tahun 2017 oleh Satuan Kerja Pengembangan Perumahan Direktorat Rumah Susun tersebut terdiri dari 1 Tower Blok (TB) 3 lantai dengan 12 unit tipe barak, meliputi 6 unit tipe barak besar yang masing-masing dapat menampung 44 santri, dan 6 unit tipe barak kecil yang masing-masing menampung 8 santri, sehingga keseluruhan daya tampung adalah 216 santri. Rusun ini telah dilengkapi dengan meubelair, toilet komunal, area wudhu, dan PSU.

Rusun dengan tipe pondok pesantren diperuntukan bagi santri lajang Pria tersebut dilengkapi dengan meubelair, toilet komunal, area wudhu, serta PSU. Dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT. Mekar Mulia Contraktor dengan anggaran sebesar Rp. 7,7 miliar. Sedangkan untuk meubelairnya dengan anggaran sebesar Rp. 820 juta oleh PT.
Fortona dengan konsultan PT. Ciriajasa City Mandiri.

See also  Mardani: Bentuk TPF Ungkap Teroris Pembantai Laskar FPI

Saat ini Kementerian PUPR sedang melaksanakan pembangunan Rusun kedua yang berlokasi di Jalan Wekudara Kecamatan Wirobrajan, Yogyakarta yang telah dimulai pembangunannya pada 11 September 2019 dan direncanakan selesai pada 31 Desember 2019 dengan progres saat ini mencapai 36,68%. Rusun ini terdiri 1 tower dengan 9 unit tipe barak Panjang dengan biaya Rp 5,7 miliar.

Selain itu Menteri Basuki juga melakukan peletakan batu pertama dimulainya pembangunan Masjid Kampus Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah yang diberi nama Masjid Hajah Yuliana. Masjid yang berada dikawasan Pondok Pesantren Mu‘allimin Muhammadiyah tersebut dibangun atas bantuan seorang saudagar Muhammadiyah Yendra Fahmi dengan dana sebesar Rp. 30 miliar di atas lahan seluas 5 ha yang akan dilengkapi perpustakaan.

Ali asal Cilacap (12 tahun) kelas 2 SMP Madrasah di Pondok Pesantren Mu‘allimin Muhammadiyah merasa senang tinggal di Rusun ini, ” selain merasa nyaman untuk belajar, Rusun ini juga dilengkapi sarana olahraga seperti futsal, “ujarnya. (RED)

Berita Terkait

Selaraskan Risiko Bisnis dan Keberlanjutan, Hutama Karya Petakan Perencanaan TJSL Lintas Anak Perusahaan
Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Gantikan Purbaya
Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth untuk Market B2B ICT di Indonesia
Merangkul Inklusivitas, Kisah Guru yang Mengubah Lagu “Jika Ada Gempa” Jadi Pelajaran Hidup
Senator Mirah: Kasus Keracunan MBG Sudah Terlalu Besar
AI Makin Canggih, Generasi Muda Diingatkan Tetap Berpijak pada Pancasila
Mendes Yandri Berdialog dengan Petani Kopi Desa Megamendung
Atasi Keterbatasan Akses Minyak Tanah, Kompor Biomassa Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Lokal, UMKM, dan Transmigran di Sorong

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 15:01 WIB

Selaraskan Risiko Bisnis dan Keberlanjutan, Hutama Karya Petakan Perencanaan TJSL Lintas Anak Perusahaan

Monday, 14 September 2026 - 21:30 WIB

Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Gantikan Purbaya

Monday, 14 September 2026 - 21:07 WIB

Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth untuk Market B2B ICT di Indonesia

Monday, 14 September 2026 - 20:42 WIB

Merangkul Inklusivitas, Kisah Guru yang Mengubah Lagu “Jika Ada Gempa” Jadi Pelajaran Hidup

Saturday, 12 September 2026 - 10:13 WIB

Senator Mirah: Kasus Keracunan MBG Sudah Terlalu Besar

Berita Terbaru

Energy

PGN Perluas Edukasi Gas Bumi Lewat City Gas Tour 2026

Tuesday, 15 Sep 2026 - 19:44 WIB

Nasional

Perkuat Tata Kelola, Hutama Karya Gandeng Kejati Sumsel

Tuesday, 15 Sep 2026 - 19:33 WIB