DAELPOS.com – Masih dalam rangkaian Hari Kesehatan Nasional ke-55, Kementerian Kesehatan melalui Biro Kepegawaian menggelar acara Peningkatan Kapasitas ASN Kemenkes Sebagai Perekat dan Pemersatu Bangsa, di Balai Kartini, Jakarta pada Senin (18/11/2019).
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putrano yang hadir sekaligus memberikan arahan dalam acara tersebut mengatakan bahwa apapun posisinya ASN Kementerian Kesehatan harus senantiasa melayani dengan setulus hati.
”Kuncinya anda harus melayani, jangan mau dilayani. Jabatan apapun, sebagai apapun harus melayani. Supaya cair, kalau tidak cair kalian tidak bisa merekat. Layani saja, pasti cair suasananya,” kata Menkes.
Ia menyontohkan bahwa melayani bisa dilakukan dengan hal-hal yang sederhana seperti memberikan air putih untuk pasien, memberikan senyum, ramah dan memberikan apa yang dibutuhkan oleh pasien maupun masyarakat.
Menurutnya dengan melayani maka akan berkontribusi positif bagi peningkatan pelayanan di fasilitas kesehatan, tak hanya ditingkat nasional bahkan Internasional.
”Saya yakin Rumah Sakit dengan budaya melayani akan menjadi kunci utama untuk bersaing dengan RS di seluruh dunia, mereka bukan mencari hebatnya dokter, tapi mereka butuh dilayani, disenyumi, betul-betul apa yang dibutuhkan dilayani, maka disitulah sumber kemampuan kita,” kata Menkes.
Lebih lanjut, Menkes pun berharap agar ASN Kementerian Kesehatan senantiasa mengedepankan hubungan vertikal dan horizontal, karena apapun yang dilakukan harus mengandalkan kekuatan Tuhan Yang Maha Kuasa, bukan hanya mengandalkan diri sendiri, karena keduanya merupakan kunci untuk mencapai keberhasilan.
”Kuncinya hanya 2, melayani dan bersyukur. Bersyukur itu hubungan vertikal, melayani itu hubungan horizontal, dan saya percaya apapun agama dan suku, maka kita mampu melayani dengan baik dan menjadi perekat bangsa,” ungkapnya.
Menkes yakin bahwa ASN Kementerian Kesehatan mampu memberikan pelayanan yang prima bagi terwujudnya SDM unggul Indonesia maju.
”Saya percaya ASN Kementerian Kesehatan bisa,” pungkasnya. (RED)






![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)

