Kemendikbud Gelar Pekan Perpustakaan 2019

Tuesday, 26 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Dalam rangka memperingati berdirinya Perpustakaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang ke-15 tahun, Perpustakaan Kemendikbud menggelar Pekan Perpustakaan Tahun 2019. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 25 s.d. 30 November 2019, di Perpustakaan Kemendikbud, Senayan, Jakarta. Melalui penyelenggaraan Pekan Perpustakaan ini, diharapkan dapat mempromosikan layanan, koleksi, fasilitas, dan kegiatan/komunitas, serta meningkatan kerja sama antara Perpusdikbud dan publik (komunitas).

“Harapan kita kegiatan ini setiap tahun semakin meriah karena kita harapkan perpustakaan Kemendikbud ini makin tahun koleksinya semakin banyak. Semoga ini membawa nilai lebih kepada para pengunjung, para pembaca dan tentu harapan kami bisa dioptimalkan semaksimal mungkin,” demikian disampaikan Sekretaris Jenderal Kemendikbud Didik Suhardi saat membuka Pekan Perpustakaan Kemendikbud 2019 , di Perpustakaan Kemendikbud, Jakarta, Senin (25/11).

Bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional, Didik mengajak para guru dan siswa untuk hadir pada kegiatan ini, mengingat banyak sekali acara yang digelar. “saya kira bisa diundang juga para guru, para storyteller yang mungkin besok bisa mendengarkan dongeng dari Ibu Menteri,” ujar Didik.

Pada Pekan Perpustakaan Kemendikbud 2019, terdapat 24 kegiatan yang digelar, diantaranya, peluncuran Sistem Integrasi Koleksi Perpustakaan Kemendikbud (SIKOPER); seminar/workshop/diskusi/talkshow; mendongeng (storytelling); membacakan cerita (read aloud); diskusi dan pemutaran film; serta pameran komunitas Sahabat Perpusdikbud.

Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh 18 komunitas yang rutin beraktifitas di Perpustakaan Kemendikbud (Sahabat Perpusdikbud), yaitu Academic Arisan; Aksara Institute; Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia (ATPUSI); Ayo Dongeng Indonesia; Britzone; Ditjen Kebudayaan Kemendikbud; English On The Road; HIOE Management; INOVASI; Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi Indonesia (ISIPII); Komunitas Jejak Langkah; Komunitas Rajut Bogor (KRB); Komunitas SLiMS Jakarta; Litt Coffe & Library; LPMP DKI Jakarta; Perkumpulan Profesi Pengelola Rekod Indonesia (P3RI); Reading Bugs; dan The Asia Foundation.

See also  Polri Telusuri Kasus Persekusi Anggota Banser NU

Peluncuran Sistem Integrasi Koleksi Perpustakaan

Pada kesempatan yang sama, Perpustakaan Kemendikbud meluncurkan layanan Sistem Integrasi Koleksi Perpustakaan Kemendikbud (SIKOPER). Sikoper merupakan layanan yang dikembangkan Perpustakaan Kemendikbud berupa kemudahan mengakses seluruh koleksi perpustakaan dan bahan publikasi yang tersebar di seluruh unit utama di lingkungan Kemendikbud. Melalui Sikoper, seluruh koleksi tersebut terintegrasi dengan baik dan dapat diakses dengan mudah oleh seluruh pemustaka.

“Melalui Sikoper, pemustaka di seluruh Indonesia dapat memeroleh informasi mengenai koleksi perpustakaan Kemendikbud,” ujar Ade Erlangga saat ditemui usai pembukaan Pekan Perpustakaan Kemendikbud 2019.

Ia menambahkan, kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memungkinkan pengintegrasian koleksi perpustakaan Kemendikbud yang jumlahnya lebih dari ratusan ribu koleksi. Sikoper terdiri atas kolaborasi koleksi perpustakaan, mulai dari koleksi perpustakaan dalam bentuk.cetak yang terhimpun dalam katalog induk perpustakaan Kemendikbud dengan menggunakan sistem otomasi perpustakaan Slims (Senayan Library Management System), koleksi dalam bentuk digital yang dikelola oleh 120 satuan kerja di dalam repositori institusi Kemendikbud, dan koleksi ribuan artikel di dalam 46 jurnal ilmiah terbitan Kemendikbud yang dikelola menggunakan Open Journal System(OJS).

“Dengan layanan ini tentu dapat memudahkan bagi mereka yang ingin melakukan riset di bidang pendidikan, kebudayaan, bahasa, atau arkeologi, karena semua jurnal yang diterbitkan Kemendikbud dapat ditemukan di Perpustakaan Kemendikbud,” tutur Ade Erlangga.

Lebih lanjut Ade Erlangga mengungkapkan bahwa perpustakaan masa depan bisa jadi berbeda dari perpustakaan saat ini. Masyarakat akan dimudahkan untuk berselancar dalam mencari koleksi perpustakaan hanya dengan memanfaatkan gawai yang dimiliki. Pola masyarakat dalam mencari koleksi perpustakaan juga sudah mulai dipermudah dengan hanya memasukkan kata kunci yang diinginkan. “Dulu modelnya masih manual, belum ada koding-koding atau semacamnya yang memudahkan dalam pencarian koleksi perpustakaan yang diinginkan. Saat ini pencairan dapat dilakukan dengan sangat mudah,” katanya.

See also  Menteri ESDM: Dua Proyek Jadi Prioritas JETP

Fungsi perpustakaan, tambah Ade Erlangga, juga berkembang. Bukan saja sebagai tempat mencari dan membaca buku yang diinginkan, tetapi juga sebagai tempat hiburan, diskusi, bahkan bisnis. “Keberadaan perpustakaan juga saat ini tidak melulu di perkantoran, tetapi di tempat publik lainnya, seperti rumah makan, stasiun, bandara,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kementerian PU Perkuat Dukungan Air untuk Tangani Karhutla di Kalimantan dan Jambi
Kementerian PU Bangun 375 Infrastruktur Sanitasi di Sumut, Libatkan Pekerja Lokal
Selamatkan 18,6 Hektare Sawah di Sumbawa, Kementerian PU Salurkan 25 Ribu Liter Air Irigasi
Menteri Dody Kejar 3 Sekolah Rakyat Kepri Rampung Juni 2027
Menteri Dody: Bangun Kembali Fasilitas Layanan Publik Flores, Tetap Jaga Kearifan Lokal
Menteri Dody Percepat Pemulihan Dua Jembatan Vital di Flores, Dibangun Lebih Tahan Gempa
Hutama Karya Kerahkan Excavator Bantu Pulihkan Akses Pascagempa di NTT
Banjir Melanda Parigi Moutong, Kementerian PU Gerak Cepat Siagakan Peralatan Penanganan

Berita Terkait

Monday, 31 August 2026 - 00:33 WIB

Kementerian PU Perkuat Dukungan Air untuk Tangani Karhutla di Kalimantan dan Jambi

Monday, 31 August 2026 - 00:30 WIB

Kementerian PU Bangun 375 Infrastruktur Sanitasi di Sumut, Libatkan Pekerja Lokal

Sunday, 30 August 2026 - 00:08 WIB

Menteri Dody Kejar 3 Sekolah Rakyat Kepri Rampung Juni 2027

Friday, 28 August 2026 - 23:33 WIB

Menteri Dody: Bangun Kembali Fasilitas Layanan Publik Flores, Tetap Jaga Kearifan Lokal

Friday, 28 August 2026 - 17:13 WIB

Menteri Dody Percepat Pemulihan Dua Jembatan Vital di Flores, Dibangun Lebih Tahan Gempa

Berita Terbaru

Berita Utama

OJK Perkuat Budaya Menabung Generasi Muda Lewat Program KEJAR

Sunday, 30 Aug 2026 - 18:37 WIB

foto istimewa

Ekonomi - Bisnis

Bank Jakarta Raih KEJAR Award 2026, Dorong Literasi Keuangan Pelajar

Sunday, 30 Aug 2026 - 18:33 WIB