KKP dan World Bank Jajaki Kerja Sama Pemanfaatan Laut Berkelanjutan dan Peningkatan Kesejahteraan Nelayan

Wednesday, 27 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menerima kunjungan World Bank yang diwakili oleh Acting Country Director World Bank untuk Indonesia dan Timor Leste Rolande Pyrce di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Senin (25/11).

Turut mendampingi dalam kesempatan tersebut Sekretaris Jenderal KKP Nilanto Perbowo, Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP Brahmantya Satyamurti, Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan Aryo Hanggono, World Bank Senior Natural Resources Specialist Andre Rodrigues de Aquino, World Bank Program Leader for Sustainable Development and Infrastructure in Indonesia and Timor Leste Alessandra Campanaro, dan World Bank Environment Economist Andhyta Utami.

Dalam kesempatan ini, perwakilan World Bank Andre Rodrigues menyampaikan rencana kerja sama “Ocean for Prosperity Program”. Kerjasama ini menawarkan 3 (tiga) hal untuk mendorong pembangunan sektor kelautan dan perikanan. Pertama, tata kelola perikanan berbasis sains. Kedua, peningkatan kesejahteraan dan akses terhadap kebutuhan pokok nelayan. Ketiga, ketahanan laut dan pesisir.

Merespon hal itu, Menteri Edhy menyatakan terbuka terhadap kerja sama yang sejalan dengan tujuan pemanfaatan laut berkelanjutan dan kesejahteraan nelayan. Sejalan dengan itu, menurutnya poin ketiga yakni kerja sama terkait ketahanan laut dan pesisir yang ditawarkan oleh World Bank memiliki semangat yang sama dengan program kerja yang dijalankan oleh Indonesia saat ini.

Ia mengatakan saat ini KKP fokus pada tiga hal yaitu kawasan perlindungan laut (Marine Protected Areas/MPA), budidaya perikanan dan pencemaran laut. Untuk itu, KKP telah memberlakukan sejumlah kebijakan terkait hal tersebut.

“KKP telah memiliki UU No.27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Kami juga memiliki regulasi lainnya tentang budidaya dan perlindungan sumber daya laut serta terumbu karang yang sejalan dengan semangat ini,” ucapnya.

See also  Hasil Babak Kualifikasi PON XII Gateball, Pergatsi Kirimkan 27 Provinsi Berlaga di PON XII Aceh-Sumut

“Tak kalah penting, KKP juga menaruh perhatian pada isu sampah plastik. Kami telah melakukan koordinasi dengan kementerian lainnya, terutama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi untuk menanggulangi persoalan ini melalui kebijakan yang sejalan,” tambah Menteri Edhy.

Di samping itu, Menteri Edhy juga menyampaikan kondisi kampung nelayan yang dinilai belum optimal saat ini. Untuk memperbaikinya, ia menyatakan telah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk membangun infrastruktur yang lebih memadai di sejumlah kampung nelayan. Menteri Edhy berharap, World Bank dapat turut mendukung upaya untuk mengoptimalkan kampung nelayan.

“Pembangunan kampung nelayan ini juga bisa berkembang menjadi daerah pariwisata kuliner. Ini akan membantu untuk meningkatkan kegiatan ekonomi nelayan-nelayan kita,” ujarnya.

Menutup diskusi, menanggapi Menteri Edhy, Rolande Pyrce mengatakan bahwa program-program KKP tersebut sejalan dengan proyek yang ditawarkan oleh World Bank. Ia menambahkan, pihaknya terbuka terhadap perkembangan yang dapat terjadi dalam prosesnya.

Berita Terkait

Mendes Yandri Minta Pendamping Desa Jadi Agen Perlindungan Sosial
Wujudkan Lingkungan Urban Bebas Sampah, Hutama Karya Perkuat Akselerasi Kampung ProKlim Cibubur dan Gunung Sahari Utara
ITPLN Luncurkan Tiga Buku Ajar untuk Perkuat Kampus Transisi Energi
Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR!
Pertagas Raih 7 Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Awards 2026
Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa untuk Tangani Kekeringan Sawah di Bekasi
Wamendes Ariza Apresiasi Perusahaan yang Berkontribusi Nyata Bangun Desa
Ekspedisi Patriot dan Warga Yuruf Bangun Jembatan Darurat di Perbatasan Keerom

Berita Terkait

Wednesday, 30 September 2026 - 22:54 WIB

Mendes Yandri Minta Pendamping Desa Jadi Agen Perlindungan Sosial

Wednesday, 30 September 2026 - 19:06 WIB

Wujudkan Lingkungan Urban Bebas Sampah, Hutama Karya Perkuat Akselerasi Kampung ProKlim Cibubur dan Gunung Sahari Utara

Wednesday, 30 September 2026 - 12:59 WIB

ITPLN Luncurkan Tiga Buku Ajar untuk Perkuat Kampus Transisi Energi

Wednesday, 30 September 2026 - 12:49 WIB

Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR!

Tuesday, 29 September 2026 - 14:16 WIB

Pertagas Raih 7 Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Awards 2026

Berita Terbaru

Berita Utama

Mendes Yandri Minta Pendamping Desa Jadi Agen Perlindungan Sosial

Wednesday, 30 Sep 2026 - 22:54 WIB

Berita Utama

ITPLN Luncurkan Tiga Buku Ajar untuk Perkuat Kampus Transisi Energi

Wednesday, 30 Sep 2026 - 12:59 WIB