Kantor DPRD Tangsel Digeruduk, Begini Respon Dewan

Monday, 2 December 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa yang mengatasnamakan Solidaritas Masyarakat Tangerang Selatan (Somats) menggeruduk Kantor DPRD Kota Tangsel | Foto Istimewa

Massa yang mengatasnamakan Solidaritas Masyarakat Tangerang Selatan (Somats) menggeruduk Kantor DPRD Kota Tangsel | Foto Istimewa

 DAELPOS.com – Massa yang mengatasnamakan Solidaritas Masyarakat Tangerang Selatan (Somats) menggeruduk Kantor DPRD Kota Tangsel menyetujui  disahkanya RAPBD 2020.

“Karena ini adalah uang rakyat. Kami mendengar bahwa ada oknum-oknum yang disinyalir menghambat pengesahan tersebut sehingga kami datang kesini (DPRD Kota Tangsel),” kata Koordinator aksi Tomi Kurniawan dalam orasinya, Senin, (2/12/2019).

“Banyak masyarakat yang tidak tahu bahwa RAPBD sudah disahkan pada Sabtu (30/11/2019) lalu. Jadi ada dorongan masyarakat untuk menggelar aksi,” sambung Tomi.

Tomi menuturkan, pihaknya mendengar informasi dari media massa bahwa pengesahan RAPBD 2020 sempat tertunda dengan adanya aksi walkout yang dilakukan oleh anggota DPRD Kota Tangsel.

“Kami masyarakat bingung, resah dengan adanya aksi walkout yang kami anggap menghambat pengesahan RAPBD 2020. Kami juga tidak tahu bahwa RAPBD sudah diketuk pada Sabtu kemarin. Tapi setelah mendengar penjelasan dari pimpinan DPRD, sekarang kami mengerti,” tandasnya.

Para pengunjuk rasa sendiri diterima oleh Ketua DPRD Tangsel Abdul Rosyid dari Partai Golongan Karya (Golkar), Wakil Ketua I Iwan Rahayu dari Partai Demokrasi Indinesia Perjuangan (PDI P), Wakil Ketua DPRD ll Li Claudia Candra dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Wakil Ketua lll diduduki oleh Mustopa dari Partai Keadilan Sejahterah (PKS).

Ketua DPRD Tangsel Abdul Rosyid mengatakan, Paling lama tujuh (7) hari setelah RAPBD di bahas di provinsi saya sebagai wakil rakyat akan bekerja maksimal .

“Kami selaku dewan sangat terbuka setelah ini saya berharap tetap menjaga ketertiban kota tangsel sebagai rumah kita kami dewan tidak akan anti kritik untuk kemajuan masyarakat tangerang selatan,” pungkas Rosyid.

Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra-PAN Ahmad Syawqi menyatakan bahwa, aksi walkout yang dilakukan saat paripurna pengesahan adalah hal yang wajar dalam berdemokrasi.

See also  Mensos Pastikan Semua Korban Banjir Ditangani Dengan Baik

Fraksi Gerindra dan PAN sendiri pada paripurna beberapa waktu lalu menyatakan walk out lantaran anggaran PT PITS yang diajukan oleh Pemprov Tangsel belum diberikan kepada banggar.

“Sah-sah saja (aksi walkout), karena itu saah satu dinamika politik. Aneh emang kota (Tangsel) ini,” ungkap Syawqi.

Berita Terkait

Silaturahmi dan Sahur Bersama Masyarakat Tamiang, Menteri Dody Pastikan Percepatan Hunian dan Layanan Dasar
Tuntaskan Daerah Tertinggal, Mendes Yandri Tegaskan Perlu Kolaborasi
JTT Lanjutkan Perawatan Jalan Tol Jakarta–Cikampek, Layanan Tetap Normal
Menaker Desak Perbaikan K3 PT ASL Tuntas Mei 2026
Wakil Menteri PANRB Tinjau Pemulihan Pelayanan Publik di Sumatra Utara
Mendes Yandri dan World Bank Matangkan Pengelolaan Dukungan Program untuk Desa-desa Indonesia
Silaturahmi ke Ponpes Ustaz Adi Hidayat, AHY dan Iftitah Bahas Penguatan SDM Unggul
Prabowo–Trump Teken Perjanjian Dagang Bersejarah di Washington

Berita Terkait

Wednesday, 25 February 2026 - 20:47 WIB

Silaturahmi dan Sahur Bersama Masyarakat Tamiang, Menteri Dody Pastikan Percepatan Hunian dan Layanan Dasar

Wednesday, 25 February 2026 - 19:50 WIB

Tuntaskan Daerah Tertinggal, Mendes Yandri Tegaskan Perlu Kolaborasi

Wednesday, 25 February 2026 - 19:41 WIB

JTT Lanjutkan Perawatan Jalan Tol Jakarta–Cikampek, Layanan Tetap Normal

Tuesday, 24 February 2026 - 20:05 WIB

Menaker Desak Perbaikan K3 PT ASL Tuntas Mei 2026

Tuesday, 24 February 2026 - 12:40 WIB

Wakil Menteri PANRB Tinjau Pemulihan Pelayanan Publik di Sumatra Utara

Berita Terbaru