Menkop dan UKM Imbau Koperasi Garap Sektor Produksi Unggulan

Saturday, 28 December 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengimbau koperasi terutama yang baru terbentuk untuk terjun dan menggarap sektor produksi.

“Koperasi yang baru harus mulai masuk ke sektor produksi unggulan,” kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam Acara Diskusi dan Pengukuhan Koperasi oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di Dutulanaa Lemboto Provinsi Gorontalo, Sabtu.

Pada kesempatan itu, dikukuhkan pengurus Koperasi Konsumen Kesejahteraan Rakyat Gorontalo (KKRG).

Tak hanya koperasi, kata Teten, UMKM agar tumbuh juga harus masuk ke sektor komoditas termasuk sektor produksi dunia.

“Koperasi yang kuat adalah yang mengurus komoditas, misalnya koperasi susu terbesar di dunia adalah Fontera di New Zealand,” katanya.

Koperasi dan UMKM di tanah air juga diharapkan untuk memberikan kontribusi lebih besar bagi produk ekspor dan barang substitusi impor.

Koperasi misalnya bisa mulai menggarap bahan pangan, budidaya udang, perikanan tangkap, buah tropis, sektor teknik mesin olahan, perkebunan, sektor jasa, ikan laut, dan makanan dengan kuliner halal yang sedang menjadi tren.

Di samping itu, ia menegaskan pentingnya koperasi agar memiliki manajemen yang kuat dan dikelola secara profesional.

Koperasi kata Teten juga harus mulai menerapkan teknologi modern dalam sistem operasinya.

“Koperasi Simpan Pinjam sudah banyak yang menggunakan fintech, ini bagus dan memang tantangan,” katanya.

Teten menyambut baik berdirinya KKRG dan ia optimistis jika suatu daerah perekonomiannya dibangun oleh koperasi maka kesejahteraan bersama akan lebih mudah diraih.

Ke depan, kata Teten, Pemerintah akan mendorong pengembangan koperasi dan UMKM dengan sistem klaster.

“Saya dengan Pak Erick Menteri BUMN berupaya membantu produk UMKM untuk masuk ke supply chain atau global value chain. Sarinah akan menjadi outlet produk UMKM rencananya Juni 2020 akan launching Sarinah sebagai hub komersial UMKM. Silakan dari jika ada produk unggulan dari Gorontalo,” katanya.

See also  Teknologi Modifikasi Cuaca Kementerian PUPR, Tingkatkan Tampungan Air pada 43 Bendungan di Pulau Jawa

Pemerintah juga akan menginisiasi rumah produksi bersama atau factory sharing yang dikelola bersama para pelaku koperasi dan UMKM.

“Kita akan rancang sebuah Pusat Pelayanan Konsultasi UMKM,” katanya.

Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel yang juga Pembina Koperasi Konsumen Kesejahteraan Rakyat Gorontalo (KKRG) turut hadir dalam acara itu.

Rachmat mengatakan pengelolaan ekonomi dalam lima tahun era Pemerintahan Jokowi telah berhasil membangun banyak infrastruktur sebagai dasar pembangunan ekonomi yang berkualitas.

“Bersamaan dengan itu mendorong ekonomi desa jadi semuanya seiring dengan pembangunan infrastruktur,” kata Rachmat.

Mantan Menteri Perdagangan itu mengungkapkan di periode kedua Pemerintahan Jokowi yang disebutkan akan fokus pada pembangunan SDM dinilainya sangat baik karena sukses pembangunan ekonomi akan terjadi jika SDM kuat.

“Kalau SDM ahli maka fondasi ekonomi akan kuat,” katanya.

Sebagai seseorang yang pernah berada dalam lingkup birokrasi, Rachmat mengaku paham betul persoalan yang dihadapi pemerintah di lapangan.

Meski begitu, ia menilai bahwa koperasi bisa menjadi solusi bagi persoalan ekonomi sehingga harus didorong agar tumbuh untuk mengelola produk-produk unggulan daerah.

“Dari produk desa menjadi produk lokal, dari lokal ke nasional, lalu ke global. Gorontalo punya potensi itu, hanya perlu sedikit sentuhan. Keinginan saya supaya ada produk made in Gorontalo bisa di pasar-pasar internasional,” kata Rachmat.

Pada kesempatan tersebut hadir para pengurus koperasi dari Gorontalo dan mereka pun memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog singkat dengan Menteri Koperasi dan UKM.

Berita Terkait

Kementrans Gandeng Perusahaan Ekraf Dukung UMKM Kawasan Transmigrasi
KSP Tinjau Progress Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Palembang-Betung-Tempino-Jambi di Jembatan Musi V Garapan Hutama Karya
Mendes Yandri Puji Desa Tuntang, Berhasil Maksimalkan Potensi Majukan Desa
Hutama Karya Pastikan Layanan Jalan Tol Tetap Berjalan Normal di Tengah Pemadaman Listrik PLN di Pulau Sumatra
Genap Satu Tahun Beroperasi, PLTU Suralaya Perkuat Kelistrikan Nasional Ramah Lingkungan
Dukung Wisata Joglosemar, Jasa Marga Beberkan Kinerja Tol Jateng-DIY Di Hadapan DPR
HK Mengajar “Inspiring Leaders Hadir di Medan, Perkuat Kesiapan Pelajar Menghadapi Dunia Kerja, Digitalisasi Konstruksi, dan Keselamatan Berkendara
Hutama Karya Gelar Program Kepemimpinan Proyek, Cetak 44 Calon Pemimpin Lewat “Road to PIP”

Berita Terkait

Monday, 25 May 2026 - 20:19 WIB

Kementrans Gandeng Perusahaan Ekraf Dukung UMKM Kawasan Transmigrasi

Monday, 25 May 2026 - 14:11 WIB

KSP Tinjau Progress Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Palembang-Betung-Tempino-Jambi di Jembatan Musi V Garapan Hutama Karya

Sunday, 24 May 2026 - 18:47 WIB

Mendes Yandri Puji Desa Tuntang, Berhasil Maksimalkan Potensi Majukan Desa

Saturday, 23 May 2026 - 22:11 WIB

Hutama Karya Pastikan Layanan Jalan Tol Tetap Berjalan Normal di Tengah Pemadaman Listrik PLN di Pulau Sumatra

Saturday, 23 May 2026 - 16:48 WIB

Genap Satu Tahun Beroperasi, PLTU Suralaya Perkuat Kelistrikan Nasional Ramah Lingkungan

Berita Terbaru

Megapolitan

Libur Idul Adha, Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Dua Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 12:33 WIB

Energy

Pertagas Raih Tiga Penghargaan Human Capital Award 2026

Tuesday, 26 May 2026 - 10:42 WIB