Akan Terbongkar!, PPATK Telusuri Aliran Dana Kasus Korupsi Jiwasraya

Wednesday, 22 January 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin mengaku aliran dana terkait kasus megaskandal dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) masih dalam tahap proses penyidikan.

“Ini sedang dikembangkan. Sudah ditetapkan tersangka, dan masih dalam pengembangan,” kata Kiagus di Hotel Bidakara Jakarta, Selasa (21/1/2020) seperti melansir CNBCIndonesia.com.

Pemeriksaan itu di antaranya dengan melihat transaksi atau aliran dana dari kelima tersangka yang sudah ditetapkan oleh Kejagung.

Kelima tersangka itu yakni Dirut PT Hanson International Tbk (MYRX) Benny Tjokrosaputro, Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) Heru Hidayat, Direktur Keuangan Jiwasraya periode Januari 2013-2018 Hary Prasetyo, Direktur Utama Jiwasraya periode 2008-2018 Hendrisman Rahim dan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan.

Meski demikian, ada juga transaksi lainnya yang juga diperiksa.

Kiagus juga tidak menolak ketika ditanya adanya transaksi yang mencurigakan dari yang sudah diperiksa.

“Ya tidak hanya lima orang itu ya, jadi kita melihatnya dari keseluruhan baik ke korporasi maupun individunya,” sebut Kiagus.

Kiagus juga mengakui pemeriksaan ini dilakukan hanya setelah kasus ini menyeruak ke publik. Artinya bukan sejak beberapa bulan atau tahun lalu, di mana kasus Jiwasraya ini disebut-sebut mulai mencurigakan dan merugikan nasabahnya.

“Dalam hal ini permintaan itu sudah ada beberapa jadi ada permintaan dari BPK [Badan Pemeriksa Keuangan] untuk melihat kerugian negara dan kami sudah sampaikan kesana. Ada juga permintaan dari kejaksaan yang saat ini sedang berproses. Karena baru kami terima seminggu yang lalu kira-kira,” sebutnya.[]

See also  Ini Kata Pimpinan KPK, Penyerang Novel Baswedan Teriak Pengkhianat

Berita Terkait

Bahlil Dorong Bus Hidrogen, Bakal Dibahas Bersama Pramono
Mendes Yandri Bersama 10 Asosiasi Desa Akan Kawal Terus Program Koperasi Desa Merah Putih
Kementerian PU Optimalkan 10 Ribu Sumur Bor Jangkau Wilayah Rawan Kekeringan
Kementerian PU Dukung Status Siaga Darurat, Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Cimahi
TEP 2026, Wamen Viva Yoga: Hasil Riset Untuk Pengembangan Ekonomi dan Industrialisasi di Kawasan Transmigrasi
Kementerian PU Percepat Penanganan Permanen 47 Jembatan Pascabencana di Sumatra
Dari Senggi hingga Manokwari Selatan: Langkah Generasi Muda Membangun Transmigrasi
Menteri PANRB: Wredatama Teladan Pengabdian

Berita Terkait

Tuesday, 28 July 2026 - 20:05 WIB

Bahlil Dorong Bus Hidrogen, Bakal Dibahas Bersama Pramono

Tuesday, 28 July 2026 - 16:24 WIB

Mendes Yandri Bersama 10 Asosiasi Desa Akan Kawal Terus Program Koperasi Desa Merah Putih

Monday, 27 July 2026 - 22:51 WIB

Kementerian PU Optimalkan 10 Ribu Sumur Bor Jangkau Wilayah Rawan Kekeringan

Monday, 27 July 2026 - 17:53 WIB

Kementerian PU Dukung Status Siaga Darurat, Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Cimahi

Monday, 27 July 2026 - 17:31 WIB

TEP 2026, Wamen Viva Yoga: Hasil Riset Untuk Pengembangan Ekonomi dan Industrialisasi di Kawasan Transmigrasi

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Kementerian PU Terus Perkuat Infrastruktur KSPEAN Wanam Merauke

Wednesday, 29 Jul 2026 - 00:01 WIB

foto ist

Berita Utama

Bahlil Dorong Bus Hidrogen, Bakal Dibahas Bersama Pramono

Tuesday, 28 Jul 2026 - 20:05 WIB