Menkes Berharap Virus Corona Tak Masuk Indonesia

Thursday, 23 January 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto / Antara

Foto / Antara

DAELPOS.com – Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto meminta masyarakat dan semua pihak agar lebih bijaksana dalam menyebarluaskan berbagai informasi terkait virus corona yang sedang melanda beberapa negara.

“Bayangkan berita itu, membuat penderitaan keluarga kita. Bukan penyakit yang membuat menderita,” kata dia di Jakarta, Kamis.

Apalagi, ujar dia, sebagai seorang dokter maka tenaga kesehatan harus pintar dan tahu persoalannya sehingga bisa waspada. Karena yang diwaspadai itu adalah kekacauan yang ditimbulkan termasuk berita yang menakuti masyarakat.

Menurutnya, kasus virus corona di China, tepatnya di Kota Wuhan telah menjangkiti 400 orang dan menyebabkan 17 orang meninggal dunia.

Akibat kejadian itu, ujar dia, berdampak terhadap perekonomian dan saham-saham di negara berjuluk “tirai bambu” tersebut mulai turun, sehingga mulai muncul kekacauan sementara perayaan imlek sudah di depan mata.

“Yang merugikan dan membunuh banyak orang bukan penyakitnya tapi kekacauan pada ekonomi dan ketidakpercayaan,” kata dia.

Saat ini di Kota Wuhan, katanya, sekitar tujuh juta hingga 10 juta penduduk tidak bisa masuk dan keluar dari wilayah tersebut akibat virus corona. 

Situasi tersebut juga berimbas pada penyediaan pasokan bahan makanan dalam jumlah besar bagi masyarakat di Kota Wuhan, China. Karena pemerintah harus menyediakan makanan bagi masyarakat yang terisolasi.

“Dan berapa puluh ton bahan makanan yang di drop ke Wuhan, itu baru untuk satu kota, bagaimana kelumpuhan ekonominya,” kata dia.

Ia mengatakan apabila virus corona masuk ke Indonesia, masyarakat diminta untuk tidak panik. Karena petugas kesehatan akan turun tangan menanganinya.

“Kita berdoa jangan masuk lah ke Indonesia, kalau ada yang masuk, kita layani dengan baik,” ujarnya.

Hal itu termasuk pula melakukan isolasi kepada individu yang diduga terpapar virus corona serta pengobatan sesuai dengan mekanisme dan standar prosedur kesehatan.

See also  Gerakkan Partisipasi Pegawai Daur Ulang Sampah, PLN Sediakan Mesin Penampung Botol Plastik dan Baju Bekas di Lingkungan Kantor

Sebelumnya beredar informasi pegawai Huawei yang berkantor di gedung BRI, Jakarta Pusat diduga terjangkit virus corona, namun Menkes memastikan bahwa hal tersebut tidak benar. [Sam/Antara]

Berita Terkait

PNBP Jebol Target, Kementerian ESDM Kembali Sabet Opini WTP
Potensi Ekonomi Biru Diburu, KKP Gandeng Tim Ekspedisi Patriot
Tindak Lanjut UU 3/2026, Kementerian PANRB Dukung Optimalisasi SDM LPSK
Ketua KPK Tekankan Integritas sebagai Fondasi Tim Ekspedisi Patriot 2026
Pesta Rakyat Semarakkan HUT ke-81 RI di Monas
Kampus Bukan Menara Gading: Tim Ekspedisi Patriot 2026 Hadirkan Solusi Nyata bagi Kawasan Transmigrasi
Kejati Jatim dan PGN Perkuat Tata Kelola Infrastruktur Energi Nasional
MRT Jakarta Kebut Pengembangan Stasiun Bundaran HI, Progres 21,41 Persen

Berita Terkait

Thursday, 6 August 2026 - 10:38 WIB

PNBP Jebol Target, Kementerian ESDM Kembali Sabet Opini WTP

Thursday, 6 August 2026 - 10:26 WIB

Potensi Ekonomi Biru Diburu, KKP Gandeng Tim Ekspedisi Patriot

Wednesday, 5 August 2026 - 09:58 WIB

Tindak Lanjut UU 3/2026, Kementerian PANRB Dukung Optimalisasi SDM LPSK

Tuesday, 4 August 2026 - 12:12 WIB

Ketua KPK Tekankan Integritas sebagai Fondasi Tim Ekspedisi Patriot 2026

Monday, 3 August 2026 - 14:33 WIB

Pesta Rakyat Semarakkan HUT ke-81 RI di Monas

Berita Terbaru

Berita Terbaru

PNBP Jebol Target, Kementerian ESDM Kembali Sabet Opini WTP

Thursday, 6 Aug 2026 - 10:38 WIB

Berita Terbaru

Potensi Ekonomi Biru Diburu, KKP Gandeng Tim Ekspedisi Patriot

Thursday, 6 Aug 2026 - 10:26 WIB