100 Hari Kerja, Mentan SYL Kenang Mendiang Putranya

Friday, 31 January 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf kini tepat berusia 100 hari. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo turut merayakan 100 hari kerja dengan mengadakan senam pagi bersama staf Kementerian Pertanian (Kementan) dan dilanjutkan dengan Talk Show tentang peta jalan pembangunan pertanian ke depan yang maju, mandiri dan modern di Kantor Pusat Kementan, Jumat (31/1/2020). Rupanya, 100 hari tersebut bertepatan dengan 9 tahun mendiang putranya, Rinra Sujiwa Syahrul Putra yang meninggal pada Senin padi tanggal 31 Januari 2011 di Bandung yang tengah menjalankan studi di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan ini tidak pernah melupakan kejadian 9 tahun lalu. Dalam beberapa momen penting, Syahrul menyebut anak kesayangannya. Bahkan foto Rinra tersenyum nan gagah perkasa abadi di kediamannnya, seabadi di sanubari Syahrul Yasin Limpo dan segenap keluarga. Rinra adalah “putra mahkota”, selain Kemal Redindo, Rinra adalah “pattola palallo”, tapi harapan ini lebih dititikberatkan pada Rinra karena dia pelajar IPDN yang cemerlang.

“Putih biru hitam kelabu dari kehidupan saya selama 9 tahun. Di 100 hari kerja ini sangat mengingat Almarhum sehingga menjadikan motivasi untuk bekerja yang mampu menciptakan perubahan besar dan prestasi besar,” begitu ungkapan Syahrul dalam mengenang 11 tahun meninggal putra tercintanya dalam acara senam padi dan talk show di Kementan.

Selama 100 hari kerja, Mentan Syahrul telah membangun sinergitas antar kementerian/lembaga dan berbagai stakeholer, sebab membangun pertanian adalah tugas negara atau bersama. Kemudian, telah menentukan arah pembangunan pertanian yakni maju, mandiri dan modern. Pertanian yang maju dipastikan menjadikan sektor yang menyediakan pangan menjadi tidak tertinggal, sehingga tidak hanya menyediakan pangan untuk rakyat Indonesia namun mengekspor untuk menghidupi masyarakat dunia.

See also  Ketua PMI Jusuf Kalla Ajak Anak Muda Indonesia Ikut Atasi Perubahan Iklim dengan Gerakan Penghijauan

“Kalau kita tidak maju sebenarnya semua menjadi hampa dan menjadi bayang-bayang. Oleh karena itu maju menjadi pilihan yang nggak boleh ada yang mundur apalagi bersama saya. Bapak Presiden percayakan sama saya harus maju. Itu yang ada dipikiran saya . Maju untuk apa? Maju untuk kita makin kuat, makin bisa berbuat dan makin bisa percaya diri sebagai kekuatan yang ada yang bisa dimiliki,” tegasnya.

Pertanian yang mandiri, lanjut Syahrul, adalah membangun pertanian yang mampu mencukupi kebutuhan dalam negeri dari hasil alam sendiri, sehingga tidak mengandalkan pasokan dari negara lain. Indonesia tidak hanya mampu memproduksi bahan pangan, tetapi juga ke depan harus mengembangkan ragam pangan olahan atau turunan untuk memenuhi segala kebutuhan dalam negeri.

“Mandiri itu lebih baik memberi orang daripada kita jadi peminta minta. Mandiri itu berarti semua bisa disiapkan dengan kekuatan dan kemampuan sendiri. Kalau begitu harus ke depan kita Mandiri , kita tidak boleh tergantung dan dimainkan oleh negara lain dan oleh siapapun termasuk pertanian harus mampu besok intervensi negara. Misal, Jagung kalau makin mandiri, perut sudah oke, persiapan sudah oke, maka dia (jagung, red) bisa dikembangkan menjadi 42 produk turunan, makanan apa saja, pakan ternak, minyak atau oil dan berbagai produk lainnya sehingga tidak perlu impor,” ujarnya.

Lebih lanjut Syahrul menjelaskan pertanian modern yakni dalam rangka peningkatan produktivitas , penyediaan pasar dan menciptakan nilai tambah produk pertanian sehingga kesejahteraan petani semakin tinggi dan berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Salah satunya membangun pertanian berbasis digital atau teknologi 4.0, di antaranya dengan membangun Agriculture War Room (AWR) untuk memudahkan pemantauan dan penyelesaikan langsung masalah pertanian di lapangan.

See also  Cegah Penyebaran Corona, Menaker Kirim 33 Ribu Masker bagi Pekerja Migran

“Pertanian modern menjadi pilihan tidak ada lagi yang saya tidak bisa dipantau pak, dari tempat ini di manapun yang ada di seluruh, pelosok Indonesia, saya bisa lihat tanah yang ada di situ, potensi pertanian yang ada di situ. Kita bisa lihat langsung dari Agriculture War room yang ada dari pertanian,” jelasnya.

Selain itu, selama 100 hari kerja, Ia pun dengan tegas telah menyatakan untuk memberikan tindakan tanpa kompromi bagi pihak yang melakukan alih fungsi lahan pertanian karena dapat mengancam ketersediaan dan ketahanan pangan dalam negeri. Program unggulan lainnya yakni menciptakan generasi muda pertanian dan pengembangan bisnis pertanian secara online.

“Kita pun terus pacu peningkatan ekspor. Melalui program Gratieks (Gerakan Tiga Kali Ekspor, red) kita yakin angka ekspor pertanian makin meningkat. Dari data BPS, lebih Rp 100 trilium nilai ekspor kita dalam 100 hari saya kerja. Tetapi dari data yang kita miliki, nilai ekspor pangan kita justru sekitar Rp 150 sampai 160 triliun,” tutur Syahrul.

“Pada triwulan pertama nanti, InsyahAllah nanti Bapak Presiden akan Launching totally yang ada. Tapi kami lagi hitung intinya pergerakan ekspor kita melampaui tren yang kami rencanakan untuk 100 hari ini,” sambungnya.(PRY)

Berita Terkait

Banjir Melanda Parigi Moutong, Kementerian PU Gerak Cepat Siagakan Peralatan Penanganan
Di Tengah Tragedi Gaza, Anak TK Bandung Galang Donasi
Kementerian PU Perkuat Pasokan Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan Jateng
Kementerian PU Suplai Air Untuk Tangani Kebakaran Lahan di Kalteng dan Malut
Penanganan Dampak El Nino 2026, Kementerian PU Bantu Pemadaman 141 Titik Api Karhutla
Kunjungi Pulau Palue, Menteri Dody Siapkan Solusi Air Bersih dan Pengamanan Pantai
Atasi Kekeringan di Lahan Pertanian Sarolangun, Kementerian PU Kerahkan Pompa Air
Atasi Penyediaan Air Bersih di Pulau Palue, Kementerian PU Siap Jajaki Teknologi BRIN

Berita Terkait

Thursday, 27 August 2026 - 17:25 WIB

Di Tengah Tragedi Gaza, Anak TK Bandung Galang Donasi

Wednesday, 26 August 2026 - 09:43 WIB

Kementerian PU Perkuat Pasokan Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan Jateng

Tuesday, 25 August 2026 - 14:11 WIB

Kementerian PU Suplai Air Untuk Tangani Kebakaran Lahan di Kalteng dan Malut

Tuesday, 25 August 2026 - 00:06 WIB

Penanganan Dampak El Nino 2026, Kementerian PU Bantu Pemadaman 141 Titik Api Karhutla

Monday, 24 August 2026 - 23:53 WIB

Kunjungi Pulau Palue, Menteri Dody Siapkan Solusi Air Bersih dan Pengamanan Pantai

Berita Terbaru

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, saat menerima audiensi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) atau Relawan Pati di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Foto Istimewa

Berita Utama

Dasco Pastikan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026

Friday, 28 Aug 2026 - 01:27 WIB

foto ist

Berita Terbaru

DP Cuma 1 Persen, 130 Ribu Rumah Dipamerkan di Danantara Expo

Friday, 28 Aug 2026 - 01:22 WIB

foto ist

News

Soal RUU Perampasan Aset, Dasco: Tak Selesai, Kami Mundur

Friday, 28 Aug 2026 - 01:14 WIB