Perputaran Bisnis Burung Capai Rp1,7 Triliun, Menkop dan UKM Ajak Kicau Mania Berkoperasi

Sunday, 16 February 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengajak para penggemar burung atau kicau mania untuk berkoperasi mempertimbangkan perputaran uang dalam bisnis burung berkicau mencapai Rp1,7 triliun dalam setahun.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki saat hadir dalam acara Festival dan Kompetisi Burung Berkicau Piala Menkop I di Bogor, Minggu (16/2/2020) mengatakan ia sangat mendukung pembentukan Koperasi Komunitas Kicau Indonesia yang akan mewadahi para penggemar burung kicau di tanah air.

“Saya mendukung pembentukan Koperasi Komunitas Kicau Indonesia agar bisa menjadi landasan pengembangan bisnis kicau mania di Indonesia,” kata Teten.

Pada kesempatan itu, ia sekaligus meresmikan Koperasi Komunitas Kicau Indonesia dan membuka Festival dan Kompetisi Burung Berkicau Piala Menkop I.

Teten Masduki juga menandatangani prasasti yang akan dipasang di Pasar Burung Bogor dan Koperasi Komunitas Kicau Indonesia.

Ratusan penggemar burung berkicau hadir dalam acara kontes burung berkicau tersebut, mereka mengikuti acara kontes burung dari berbagai jenis mulai dari murai batu, anis merah, kacer, cucak hijau, dan lain-lain.

Menurut Teten, kicau mania bukan sekadar hobi melainkan upaya untuk bisa melestarikan burung karena ketika burung itu punya nilai ekonomi maka ia yakin burung-burung tersebut tidak akan punah.

“Karena akan diternakkan, dibreeding tinggal bicara dengan Kementerian LHK enggak boleh takut dengan para kicau mania ini. Ada beberapa jenis burung yang punya nilai ekonomi karena sering masuk di dalam kontes dan itu pasti tidak akan punah karena itu akan diternakkan, akan dibudidayakan,” katanya.

Terlebih, Teten mengutip data pada 2019 di Indonesia ada sekitar 1.794 jenis burung yang harus terus dijaga kelestariannya. Bahkan di negara lain, di India misalnya, para pecinta burung sudah berhasil menernakkan burung merak biru sehingga bisa diperjual belikan secara internasional.

See also  Pertikawan Regional Jawa 2023 Resmi Dibuka

“Di kita belum, ke depan mestinya Kementerian LHK bisa memberikan kepada koperasi hak untuk menernakkan binatang langka supaya tidak punah, paling tidak para hobiis tidak lagi berburu di hutan tapi hasil ternak,” katanya.

Kicau mania juga menurut Teten, merupakan suatu peluang usaha dimana Presiden Jokowi
pernah menyebutkan ada Rp1,7 triliun dari perdagangan atau uang yang beredar di bisnis burung berkicau mulai dari budidaya, ternak, sangkar, pakan burung, sampai ke obat-obatan.

“Jadi ini kegiatan yang sangat besar manfaatnya karena itu sekali lagi kita semarakkan terus dan ini jangan lupa kebanyakan pelaku kicau mania ini sektor informal, jadi ide untuk membuat koperasi kicau Indonesia sangat tepat,” katanya.

Pada kesempatan itu, diperebutkan Piala Menkop I mengingat Teten sendiri merupakan seorang penggemar bahkan peternak burung kicauan berjenis murai. Piala Menkop I diberikan untuk beberapa kategori pemenang kontes burung berkicau.

Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Bonafide Indonesia Community (BIC) Lukmanul Hakim, Dirut LPDB KUMKM Braman Setyo, Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Agus Santoso, dan Asisten Deputi Urusan Perikanan dan Peternakan Kementerian Koperasi dan UKM Budi Mustopo. []

Berita Terkait

TEP ITB Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Papua
Jaga Konektivitas Trans Kalimantan, Kementerian PU Preservasi 2 Jembatan Panjang Sungai Kapuas di Kalteng
Irigasi Cimanuk Cisanggarung Hasil Rehabilitasi Hutama Karya Perkuat Ketahanan Pangan di Jawa Barat
TEP UI-Kementrans Dokumentasikan Lima Sub-Suku Dayak
Perkuat Pasokan Air Irigasi Pertanian, Kementerian PU Siapkan Tujuh Sumur Dalam di KSPEAN Wanam
Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta
Cegah Gagal Panen, Kementerian PU Selamatkan 8.000 Hektare Sawah di Lampung dari Intrusi Air Laut
Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa

Berita Terkait

Monday, 12 October 2026 - 18:50 WIB

TEP ITB Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Papua

Monday, 12 October 2026 - 18:21 WIB

Jaga Konektivitas Trans Kalimantan, Kementerian PU Preservasi 2 Jembatan Panjang Sungai Kapuas di Kalteng

Saturday, 10 October 2026 - 11:07 WIB

TEP UI-Kementrans Dokumentasikan Lima Sub-Suku Dayak

Friday, 9 October 2026 - 20:56 WIB

Perkuat Pasokan Air Irigasi Pertanian, Kementerian PU Siapkan Tujuh Sumur Dalam di KSPEAN Wanam

Friday, 9 October 2026 - 08:05 WIB

Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta

Berita Terbaru

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria / foto ist

Ekonomi - Bisnis

Danantara Siapkan PT Kawasan Industri Indonesia, Kelola 35.000 Hektare

Monday, 12 Oct 2026 - 18:55 WIB

Nasional

TEP ITB Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Papua

Monday, 12 Oct 2026 - 18:50 WIB

Energy

Srikandi PLN: Soft Skill Jadi Kunci Bersaing di Era AI

Monday, 12 Oct 2026 - 18:31 WIB