Srikandi PLN: Soft Skill Jadi Kunci Bersaing di Era AI

Monday, 12 October 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com— Srikandi PLN membekali mahasiswa Institut Teknologi PLN (ITPLN) dengan keterampilan kepemimpinan, komunikasi, dan ketahanan mental untuk menghadapi tantangan dunia kerja di tengah perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan percepatan transisi energi. Pembekalan tersebut disampaikan melalui program Srikandi Goes to Campus bertema “Electrify Your Potential: Building Soft Skills and Action Plans for Young Energy Talents”.

Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami ekspektasi industri sekaligus mempersiapkan diri memasuki dunia profesional. Selain penguasaan kompetensi teknis, mahasiswa dituntut memiliki kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, berkolaborasi, dan menjaga integritas dalam menghadapi perubahan teknologi.

Rektor ITPLN Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa, M.K., M.T., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kepercayaan kepada ITPLN sebagai tuan rumah merupakan kesempatan penting untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri.

“Ini merupakan kebanggaan bahwa ITPLN menjadi bagian program Srikandi Goes to Campus. Ini bukan sekadar acara biasa, tetapi juga kepercayaan bagi kami sebagai tuan rumah kegiatan ini untuk membekali mahasiswa kami,” ujar Iwa di Kampus ITPLN, Senin, 12 Oktober 2026.

Ia menegaskan, dunia energi terus berubah seiring dengan perkembangan teknologi digital, transisi energi, dan tuntutan keberlanjutan. Kondisi tersebut membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga mampu berkomunikasi, memimpin, bekerja sama, mengambil keputusan, dan menghadapi perubahan.

Iwa berharap mahasiswa memanfaatkan kegiatan tersebut untuk mengenali potensi diri dan menyusun rencana pengembangan kompetensi secara terarah. Persiapan karier, kata dia, perlu dilakukan sejak masih kuliah, bukan setelah mahasiswa menyelesaikan pendidikan.

“Jangan menunggu lulus untuk mempersiapkan masa depan. Persiapkan diri sejak sekarang agar ketika kesempatan datang, saudara benar-benar siap,” pesannya.

See also  Jaga Rantai Pasok Energi Primer, PLN EPI Raih Laba Rp 2,24 Triliun Sepanjang 2024

Sementara itu, General Manager PLN Pusdiklat, Endah Cahyaningrum, mengatakan kegiatan ini dirancang untuk mengajak mahasiswa mengenali potensi diri sekaligus memahami kebutuhan dunia kerja. Ia mendorong mahasiswa ITPLN yang ingin sukses dan menjadi pemimpin agar tidak sekadar menjalankan pekerjaan secara biasa, melainkan berupaya menghasilkan kinerja dan dampak yang lebih baik.

“Melalui tema “Electrify Your Potential”, kami ingin mengajak adik-adik untuk mengenali potensi diri dan mulai menyiapkan bekal memasuki dunia kerja. Bagi yang sudah memiliki rencana setelah lulus, gunakan kesempatan ini untuk memperkuat persiapan. Bagi yang masih mencari arah, tidak apaapa—yang penting terus belajar, mencoba, dan membuka diri terhadap berbagai peluang,” katanya.

Melalui Srikandi Goes to Campus, para profesional perempuan PLN juga hadir sebagai panutan dan mentor bagi mahasiswa. Program ini diarahkan untuk memperkuat kepemimpinan diri, pola pikir bertumbuh (growth mindset), komunikasi asertif, pemikiran kritis, dan ketangguhan menghadapi tekanan.

Mahasiswa juga didorong menyusun Personal Action Plan sebagai peta jalan pengembangan diri. Rencana tersebut mencakup identifikasi kelebihan, kompetensi yang perlu ditingkatkan, sasaran karier, serta langkah konkret untuk mencapai tujuan profesional.

“Program ini sekaligus menegaskan komitmen PLN dalam memperkuat pengarusutamaan gender dan membangun lingkungan kerja yang inklusif, adaptif, serta berdaya saing global. Melalui Srikandi PLN, perusahaan mendorong perempuan berperan aktif dalam kepemimpinan, penguatan budaya korporat, dan transisi energi yang berkeadilan,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, Kolaborasi PLN dan ITPLN diharapkan berlanjut untuk menjembatani kebutuhan akademik dengan praktik industri. Dengan penguatan kompetensi teknis, soft skill, dan integritas, mahasiswa diharapkan siap menjadi talenta energi masa depan yang mampu menjawab tantangan industri ketenagalistrikan Indonesia.

Srikandi PLN Goes To Campus kali ini menghadirkan psikolog profesional sekaligus Manajer Academy Leadership PLN Pusdiklat, Helena Widianingrum serta Development Manager Pengembangan Soft Competency dan Personal Attribute PLN Pusdiklat, Inastuti Ramadhani.

See also  47 PLTS Diresmikan Presiden, 5.383 Rumah Tangga di Wilayah 3T Kini Nikmati Listrik Bersih

Dalam sesi seminar Lead Yourself & Resilience, Helena Widianingrum, mengingatkan mahasiswa ITPLN tentang perubahan lanskap pekerjaan akibat perkembangan AI. Sejumlah pekerjaan administratif dan analisis sederhana berpotensi semakin banyak diotomatisasi sehingga calon lulusan perlu memperkuat keterampilan tambahan di luar kompetensi utama bidang studinya.

Menurut Helena, mahasiswa harus memandang AI sebagai alat untuk meningkatkan produktivitas, bukan sebagai pengganti kemampuan berpikir dan tanggung jawab manusia.

Ia mendorong mahasiswa mempelajari keterampilan memberikan instruksi kepada AI (prompting), sekaligus memeriksa dan menganalisis kembali hasil yang dihasilkan teknologi tersebut. Penggunaan AI tanpa evaluasi dapat menimbulkan kesalahan dan mengurangi keaslian hasil pekerjaan.

“AI ini dua sisi mata uang, menguntungkan tetapi juga bisa membunuh Anda,” ujarnya saat menjelaskan pentingnya penggunaan teknologi secara bijak.

Helena juga menekankan bahwa integritas merupakan modal utama dalam membangun karier. Kecerdasan dan kemampuan teknis tidak akan cukup apabila seseorang mengabaikan kejujuran, termasuk dalam penyusunan tugas akhir dan pemanfaatan AI untuk kepentingan akademik.

Selain itu, ia mengajak mahasiswa memperluas wawasan mengenai industri energi, khususnya energi terbarukan, teknologi baterai, dan sistem penyimpanan energi. Menurut dia, perkembangan transisi energi membuka peluang bagi lulusan yang mau terus belajar dan memperbarui pengetahuan.

Helena juga turut menyoroti pentingnya literasi, kemampuan analitis, komunikasi, dan adaptabilitas. Ia mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya berorientasi pada nilai akademik, tetapi mulai memahami dampak dan nilai tambah yang dapat diberikan melalui pekerjaan mereka.*

Berita Terkait

Bahlil Legalkan Sumur Rakyat, Produksi Minyak Nasional Digenjot
Inovasi Energi Bersih PLN Group Raih Empat Penghargaan ASEAN Energy Awards 2026
ICONMOVE Warnai HUT ke-26 PLN Icon Plus dengan Semangat Hidup Sehat dan Kepedulian Sosial
Siap Jaga Keandalan Listrik Selama Perhelatan MotoGP Mandalika, Direktur Pembangkitan PLN Pantau Langsung Lewat Control Room
Jelajahi 1.400 Kilometer Penuh Cerita, Peserta Pertamina Mandalika Ride Out Ramaikan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
ITPLN Global Pals, Dorong Internasionalisasi Kampus Transisi Energi
PLN EPI Sabet Gold Winner AHI 2026, Komunikasi Program Gasifikasi Diapresiasi
Dirut PLN Resmikan Studio PRIMA PowerBIM, Perkuat Transformasi Digital Engineering PLN Enjiniring

Berita Terkait

Monday, 12 October 2026 - 18:31 WIB

Srikandi PLN: Soft Skill Jadi Kunci Bersaing di Era AI

Monday, 12 October 2026 - 18:26 WIB

Bahlil Legalkan Sumur Rakyat, Produksi Minyak Nasional Digenjot

Monday, 12 October 2026 - 12:37 WIB

Inovasi Energi Bersih PLN Group Raih Empat Penghargaan ASEAN Energy Awards 2026

Sunday, 11 October 2026 - 18:32 WIB

ICONMOVE Warnai HUT ke-26 PLN Icon Plus dengan Semangat Hidup Sehat dan Kepedulian Sosial

Sunday, 11 October 2026 - 18:05 WIB

Siap Jaga Keandalan Listrik Selama Perhelatan MotoGP Mandalika, Direktur Pembangkitan PLN Pantau Langsung Lewat Control Room

Berita Terbaru

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria / foto ist

Ekonomi - Bisnis

Danantara Siapkan PT Kawasan Industri Indonesia, Kelola 35.000 Hektare

Monday, 12 Oct 2026 - 18:55 WIB

Nasional

TEP ITB Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Papua

Monday, 12 Oct 2026 - 18:50 WIB

Energy

Srikandi PLN: Soft Skill Jadi Kunci Bersaing di Era AI

Monday, 12 Oct 2026 - 18:31 WIB