Ace: Jaga Citarum Dari Limbah

Sunday, 23 February 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pemerintah terus mengupayakan revitalisasi Sungai Citarum. Komitmen ini ditunjukkan Presiden Jokowi dengan mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum yang ditandatangani pada 14 Maret 2018 lalu.

Untuk merealisasikannya, pemerintah pusat dan daerah meluncurkan program Citarum Harum yang ditargetkan selama tujuh tahun.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily mengatakan bahwa program ini harus memberikan manfaat banyak bagi masyarakat.

“Namun, program ini juga tidak boleh mengorbankan warga masyarakat yang sumber mata pencahariannya dari bercocok tanam. Oleh karena itu, harus ada kombinasi antara tanaman musiman seperti sayur mayur dengan penanaman pohon keras yang memiliki nilai ekonomis bagi warga terus digalakkan seperti kopi, avocad (alpukat), dan lain-lain”, ujar Ace saat meninjau hulu Sungai Citarum, Sabtu (22/2/2020) di Desa Tarumanegara, Kertasari, Kabupaten Bandung bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen (TNI) Doni Monardo.

Dalam kunjungan itu, Ace bersama jajaran pejabat BNPB dan masyarakat melakukan penanaman pohon secara simbolis.

“Saya meninjau beberapa pembibitan tanaman yang memiliki akar yang menahan erosi air seperti vetiver, kopi, sengon, dan lain-lain. Dalam kesempatan itu, saya juga melakukan penanaman secara simbolis bersama masyarakat sekitar agar lahan itu kembali pada fungsi semula”, lanjut Ace.

Untuk mewujudkan Citarum Harum, politisi Partai Golkar ini mengajak seluruh masyarakat menjaga Citarum dari pencemaran limbah industri dan rumah tangga.

“Yang harus terus diupayakan adalah menjaga DAS Citarum agar tetap terjaga dari limbah industri maupun rumah tangga. Selain melakukan rekayasa pengaturan air, melalui normalisasi, sodetan, kolam retensi dan terowongan air, juga perlu penegakan hukum bagi pihak-pihak yang menggunakan Citarum sebagai pembuangan limbah”, pungkas Ace.[]

See also  Buka Pendaftaran Tahap I KJMU, Pemprov DKI Siapkan Kanal Pengaduan dan Konsultasi

Berita Terkait

Kementerian PU Alihkan Alur Sungai Regoyo dan Buka Akses Warga Terdampak Lahar Semeru
Ketua DPD RI Gagas Green Democracy, Perkuat Demokrasi Berkeadilan dan Ketahanan Nasional
Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
Kementerian PU Distribusikan 16.000 Liter Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Banjir Bandang di Gayo Lues
Kementerian PU Tangani Banjir Bandang di Sungai Cikalintu, Siapkan Penanganan Infrastruktur Sungai
Dari Cerpen Kelas Lima SD hingga Novel, SBY: Kembalinya Seniman Setelah Mengembara
Akses Jalan Pining-Lokop Kembali Dapat Dilalui Pascabanjir di Gayo Lues
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp44 Triliun dalam 100 Hari

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 13:19 WIB

Kementerian PU Alihkan Alur Sungai Regoyo dan Buka Akses Warga Terdampak Lahar Semeru

Tuesday, 3 November 2026 - 08:53 WIB

Ketua DPD RI Gagas Green Democracy, Perkuat Demokrasi Berkeadilan dan Ketahanan Nasional

Monday, 2 November 2026 - 18:15 WIB

Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026

Monday, 2 November 2026 - 07:00 WIB

Kementerian PU Distribusikan 16.000 Liter Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Banjir Bandang di Gayo Lues

Sunday, 1 November 2026 - 00:16 WIB

Kementerian PU Tangani Banjir Bandang di Sungai Cikalintu, Siapkan Penanganan Infrastruktur Sungai

Berita Terbaru

Nasional

Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung

Wednesday, 4 Nov 2026 - 21:35 WIB

Megapolitan

Dinas PPAPP Perkuat Pencegahan Kekerasan di 44 Kecamatan

Wednesday, 4 Nov 2026 - 17:15 WIB