Bersama Mendagri dan Sejumlah Menteri, Presiden Hadiri Kenduri Kebangsaan di Aceh

Sunday, 23 February 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Dalam Negeri Prof. H. M. Tito Karnavian bersama sejumlah Menteri dan Pejabat terkait mendampingi Presiden Joko Widodo menghadiri acara Kenduri Kebangsaan. Acara digelar di Kompleks Sekolah Sukma Bangsa, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, Sabtu, (22/02/2020).

Kenduri Kebangsaan diinisiasi untuk ajang silaturahmi masyarakat Aceh, dan mempersatukan elemen masyarakat, politik, serta pemerintah, dalam pembangunan Aceh ke depan.

“Saya datang ke Bireuen menghadiri acara Kenduri Kebangsaan di Sekolah Sukma Bangsa, sebuah kenduri yang digelar untuk membangun semangat ke-Indonesiaan demi memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Presiden.

Dalam sambutannya, Presiden juga menitipkan agar seluruh masyrakat Aceh untuk fokus terhadap pembangunan daerah pasca pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan. Ia juga mengapresiasi semangat masyarakat Aceh dalam mendukung insfrastruktur yang dibangun Pemerintah.

“Pemilu sudah usai, Pilpres juga telah selesai, mari sekarang konsentrasi kita kearah pembangunan. Aceh ini memiliki kekuatan, memiliki potensi kerena ini merupakan daerah modal, modal SDA, modal SDM. Saya kemarin melihat progres perkembangan jalan tol, saya terus terang saja saya sampaikan saya kaget, kecepatan yang luar biasa, baru 14 bulan dikerjakan, pembebasan lahan hampir diatas 90% telah selsai, ini menunjukkan keinginan masyarakat untuk ada infrastrktur ini segera selesai,” ujarnya.

Presiden menjelaskan, dinamika perkembangan global yang menuntut agar negara Indonesia harus memiliki daya saing yang tinggi untuk dapat mengalahkan negara lain. Diantara upaya Pemerintah untuk memenangkan kompetisi itu yakni dengan pembangunan infrastruktur di setiap pelosok negeri.

“Apapun sekarang ini antar negara bersaing, saling kompetisi, dan siapa yang cepat akan mengalahkan yang lambat, dan kita ingin Indonesia lebih cepat dari negara-negara lain. Oleh sebab itu pengerjaan infstruktur betul-betul ingin kita percepat, seluruh tanah air, lebih khusus di Aceh,” jelas Presiden.

See also  Sediakan Hunian Layak, Kementerian PUPR Gelar Penandatanganan Nota Kesepakatan dengan Penerima Bantuan Rusun

Selian Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, turut mendampingi presiden yakni Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Agama Fachrul Razi, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) Siti Nurbaya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, hingga Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate. []

Berita Terkait

Kementerian PU Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi, Hadirkan 871 Kios dan Los untuk Dukung Aktivitas Ekonomi
Gotong Royong Perbaiki Jembatan, Patriot Transmigrasi dan Warga Mamasa Buka Akses Pengeringan Kopi
Kementerian PU Alirkan Air Dengan Pompa Untuk 15 Hektar Sawah di Pinrang
Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap III Tanah Datar Rampung Tahun 2027
Kementerian PU Jaga Pasokan Air Irigasi 2.563 Hektare Sawah di Bantul dan Kulon Progo
Kementerian PU Pulihkan Layanan Air dan Sanitasi di Lima Daerah Sumut
Kementerian PU Siapkan 160 Ribu Meter Kubik Air Jelang Panen Raya di Wanam
Ekspedisi Patriot Bantu Warga Klamono Atasi Krisis Air Kolam

Berita Terkait

Saturday, 3 October 2026 - 16:20 WIB

Gotong Royong Perbaiki Jembatan, Patriot Transmigrasi dan Warga Mamasa Buka Akses Pengeringan Kopi

Friday, 2 October 2026 - 07:53 WIB

Kementerian PU Alirkan Air Dengan Pompa Untuk 15 Hektar Sawah di Pinrang

Thursday, 1 October 2026 - 19:01 WIB

Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap III Tanah Datar Rampung Tahun 2027

Wednesday, 30 September 2026 - 22:44 WIB

Kementerian PU Jaga Pasokan Air Irigasi 2.563 Hektare Sawah di Bantul dan Kulon Progo

Tuesday, 29 September 2026 - 22:57 WIB

Kementerian PU Pulihkan Layanan Air dan Sanitasi di Lima Daerah Sumut

Berita Terbaru

News

Barelang Jadi Ruang Belajar Global Transmigrasi

Sunday, 4 Oct 2026 - 08:22 WIB