Komisi I Minta Seleksi Dirut TVRI Dihentikan Sementara

Tuesday, 25 February 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid.

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid.

DAELPOS.com – Komisi I DPR RI meminta Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI untuk menghentikan sementara proses seleksi calon Direktur Utama LPP TVRI pengganti antarwaktu periode 2020 – 2022. Demikian menjadi kesimpulan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi I DPR dengan jajaran Dewas TVRI.

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid menginginkan proses seleksi Dirut TVRI harus dilakukan secara tertib anggaran, administrasi dan objektif. “Kita ingin proses seleksi yang dilakukan oleh Dewas itu tertib administrasi, tertib anggarannya dan lain-lain. Untuk proses yang sedang berlangsung saat ini dihentikan sementara,” kata Meutya di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Terkait hal itu, Komisi I DPR RI akan kembali mengagendakan kembali rapat dengan Dewas TVRI untuk membahas alokasi anggaran dan proses seleksi calon Dirut LPP TVRI.

Meutya menambahkan, proses seleksi boleh dilanjutkan kembali setelah ada persetujuan dari DPR RI, khususnya Komisi I DPR RI. Kendati demikian, lanjutnya, Komisi I DPR RI akan tetap mengakomodir nama-nama kandidat Direktur Utama LPP TVRI yang telal lolos dalam seleksi tahap awal.

“Prinsipnya semua yang saat ini sudah ikut serta dalam proses seleksi nanti akan diikutkan lagi, apalagi yang sudah terpilih karena memang kita tidak ada upaya untuk mencegal nama-nama tertentu. Tetapi agar bagaimana supaya ini seleksi ini berlangsung prudent, dari sisi anggaran juga jelas,” kata politisi Fraksi Partai Golkar itu.

Selain itu, Komisi I DPR RI juga akan menjadwalkan rapat dengan Kementerian Keuangan untuk membahas solusi anggaran tunjangan kinerja karyawan LPP TVRI, yang hingga saat ini terkendala karena belum adanya Dirut TVRI definitif pengganti Helmy Yahya.

“Kita akan mencari solusi bagaimana supaya tunjangan kinerja bagi karyawan bisa dilakukan meskipun dirut definitif belum terpilih. Karena, ini terkait dengan kesejahteraan karyawan TVRI yang cukup besar jumlahnya di berbagai daerah di Indonesia,” jelas legislator dapil Sumatera Utara itu.

See also  PLN - Pindad Sinergi Kembangkan Pembangkit Listrik Bersih Untuk Wilayah 3T

“Intinya bagaimana karyawan bisa dapat tunjangan kinerja, itu kita dahulukan sekaligus nanti proses seleksi calon dirut agar bisa kita kawal bersama dan dilakukan dengan tertib anggaran, administrasi dan juga objektif,” tandas Meutya.[]

Berita Terkait

Samator Raih Poin Penuh, Usau Kandaskan Garuda Jaya Tiga Set Langsung
Menteri Dody Tinjau IJD Payakumbuh–Sitangkai, Komitmen Dukung Konektivitas Daerah Sumatera Barat
Prabowo Lantik Anggota Dewan Energi Nasional 2026–2030
Akses Terputus Banjir Bandang, Kementerian PU Turunkan Jembatan Darurat
BPK Mulai Pemeriksaan LK TA 2025, Kementerian PU Tekankan Akuntabilitas
Kementerian PU Mulai Perbaikan Lubang Jalan dan Pembersihan Sedimen Drainase Ruas Banda Aceh-Batas Sumut
Menteri PU Bersama Menko AHY Tinjau SPAM Karang Baru, Perkuat Suplai Air Bersih untuk RSUD Aceh Tamiang
Menteri Dody Dorong Percepatan Huntara di Aceh, Targetkan Nol Warga Tinggal di Tenda Saat Ramadan

Berita Terkait

Friday, 30 January 2026 - 08:57 WIB

Samator Raih Poin Penuh, Usau Kandaskan Garuda Jaya Tiga Set Langsung

Thursday, 29 January 2026 - 06:25 WIB

Menteri Dody Tinjau IJD Payakumbuh–Sitangkai, Komitmen Dukung Konektivitas Daerah Sumatera Barat

Wednesday, 28 January 2026 - 18:43 WIB

Prabowo Lantik Anggota Dewan Energi Nasional 2026–2030

Wednesday, 28 January 2026 - 10:42 WIB

Akses Terputus Banjir Bandang, Kementerian PU Turunkan Jembatan Darurat

Monday, 26 January 2026 - 22:39 WIB

BPK Mulai Pemeriksaan LK TA 2025, Kementerian PU Tekankan Akuntabilitas

Berita Terbaru