Program Kotaku Kementerian PUPR Beri Manfaat 43.593 Jiwa Warga Kabupaten Gorontalo

Monday, 2 March 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen Cipta Karya bersinergi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Kelompok Masyarakat melakukan perbaikan kualitas kawasan permukiman kumuh di perkotaan melalui Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses terhadap layanan infrastruktur dasar di permukiman kumuh kawasan perkotaan dan perdesaan.

Wakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo mengatakan program Kotaku merupakan salah satu program Kementerian PUPR dalam rangka mewujudkan Kota Tanpa Kumuh. Keberhasilan penataan kawasan kumuh melalui Program Kotaku Kementerian PUPR merupakan hasil dari kolaborasi dan peran aktif masyarakat, tokoh masyarakat dan Pemerintah Daerah, serta lembaga terkait lainnya.

“Mudah-mudahan program ini bisa menjadi inspirasi Pemerintah Daerah untuk terus bekerja sama bergandeng tangan dengen Pemerintah Pusat dalam memperluas cakupan dengan melanjutkan mewujudkan kota tanpa kumuh,” kata Wamen Wempi saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Salah satu lokasi Kotaku di Kabupaten Gorontalo yang dikunjungi Wamen adalah di Kelurahan Bongohulawa Kecamatan Limboto. Penataan kawasan yang sebelumnya kumuh dilakukan oleh Ditjen Cipta Karya sejak tahun 2017 tersebar di 23 kelurahan di Kabupaten Gorontalo dengan luas cakupan 186,3 hektar. Pada 2019, anggaran Kotaku di Gorontalo sebesar Rp 8,5 miliar meliputi pekerjaan pembangunan MCK di Kelurahan Tilihuwu dengan penerima manfaat 8 KK dan jembatan gantung sepanjang 40 meter, pembangunan jalan paving blok di 2 lokasi Kelurahan Bolihianhga dengan masing-masing sepanjang 646 meter, jalan paving blok sepanjang 740 meter di Kelurahan Tenilo, jalan rabat beton di Kelurahan Biyonga dan Bongohulawa.

Di sepanjang jalan lingkungan juga telah dilengkapi dengan tanaman, perbaikan drainase dan sejumlah tempat sampah agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Keberhasilan penataan kawasan tersebut juga terlihat dari peningkatan usaha ekonomi warga dengan berdirinya beberapa warung kopi. Setelah dilakukan penataan, selain mengurangi kawasan kumuh, kini masyarakat juga memiliki ruang terbuka hijau baru sebagai tempat berinteraksi warga.

See also  LaNyalla Ingatkan Semua Pegiat Konstitusi untuk Fokus ke Gerakan Kembali ke UUD 45

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengapresiasi Program Kotaku Kementerian PUPR yang telah mengurangi jumlah kelurahan/desa yang masuk kawasan kumuh dari 23 kelurahan menjadi 17 kelurahan atau dari seluas 186,3 hektar menjadi 141,95 hektar.
“Dua tahun terakhir saya menjabat Bupati Program Kota Kementerian PUPR ini sangat luar biasa, bukan hanya memberikan fasilitas yang ada tetapi juga memberikan peluang dan semangat kepada masyarakat untuk menata lingkungannya dengan baik,” ujar Nelson.

Program Kotaku merupakan pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat untuk mendukung program 100-0-100 yaitu 100 persen akses universal air minum, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak. Di Kabupaten Gorontalo selama 2017-2019 telah berhasil memberikan manfaat kepada 43.593 jiwa, sebanyak 17.946 orang merupakan perempuan serta menarik 1.142 tenaga kerja. (PRY)

Berita Terkait

Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027
Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan
Mendes Yandri Ajak Keluarga Besar Al-Khairiyah Bangun Desa Lewat Ekonomi
Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan
Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional
Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu
Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar
Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat

Berita Terkait

Sunday, 18 October 2026 - 20:30 WIB

Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027

Sunday, 18 October 2026 - 20:18 WIB

Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan

Friday, 16 October 2026 - 21:40 WIB

Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan

Thursday, 15 October 2026 - 13:01 WIB

Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional

Thursday, 15 October 2026 - 12:57 WIB

Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu

Berita Terbaru

Nasional

Budaya & Adat Papua Jadi Bahan Ajar Bagi Anak-anak Di Manokwari

Sunday, 18 Oct 2026 - 22:10 WIB