Atur Strategi Peningkatan PAD

Friday, 6 March 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri (BPP Kemendagri), Agus Fatoni mengatakan, berbagai persoalan masih menjadi kendala dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang bersumber dari Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). Persoalan itu akibat masih rendahnya potensi objek PDRD, rendahnya kesadaran masyarakat, kurangnya sumber daya manusia, sanksi hukum terhadap pajak daerah, serta kurangnya sarana prasarana pendukung peningkatan PDRD. Hal itu dikatakannya saat menjadi pembicara pada Rapat Koordinasi Teknis Pendapatan Daerah Regional I di Semarang, Kamis (5/03/2020).

“Berbagai persoalan itu dapat diatasi dengan menerapkan beberapa strategi. Misalnya, dalam upaya menemukan potensi masing-masing jenis PDRD dapat ditanggulangi dengan pengkajian atau riset. Meski upaya itu juga harus didukung dari berbagai pihak, seperti DPRD dan SKPD. Instansi terkait lainnya juga perlu dilibatkan misalnya Pejabat Penyidik Pegawai Negeri Sipil, Kepolisian, dan Kejaksaan,” tutur Fatoni.

Sementara itu, ihwal masih rendahnya kesadaran masyarakat dapat diatasi dengan meningkatkan sekaligus memastikan, efektivitas sosialisasi dan penyuluhan terkait peraturan daerah. Langkah itu juga perlu dibarengi dengan peningkatkan kualitas pelayanan, memberikan insentif perpajakan, misalnya dengan menggolongkan penetapan tarif.

“Berbagai upaya itu perlu ditunjang dengan penggunaan inovasi sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah. Selain itu, masyarakat juga perlu didorong untuk melaksanakan transaksi non tunai sesuai Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No 900/1866/SJ dan No 900/1866/SJ 17 April 2019,” tambahnya.

Terkait keberadaan SDM yag dinilai kurang maksimal, Fatoni menyebutkan, Kemendagri sudah mengeluarkan Modul Standarisasi Pelayanan PDRD yang dapat menjadi acuan dalam pelayanan PDRD. Upaya lainnya juga dengan menambah jumlah agenda diklat/bimtek terkait dengan praktik pemungutan perpajakan yang baik.

See also  Kementerian PPPA Upaya Penghapusan Kekerasan Terhadap Anak Tidak Bisa Ditunda!

“Menerapkan prinsip the right man on the right place (menempatkan orang yang tepat sesuai bidangnya) dalam organisasi,” ujarnya.

Di sisi lain, untuk membentuk ketertiban perpajakan daerah, maka perlu membangun skema sanksi hukum. Upaya itu, dapat diterapkan dengan membuat standar operasional prosedur yang jelas dalam setiap jenis pelayanan PDRD.

“Perlu pula melakukan pengawasan dan mengefektifkan peran Tim Saber Pungli secara rutin. Langkah penindahkan juga dapat mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan No 207 Tahun 2018 tentang Pedoman Penagihan dan Pemeriksaan Pajak Daerah,” ujarnya.

Selain strategi tadi, dalam meningkatkan PAD juga perlu mendorong penggunaan pendapatan ke arah belanja investasi, bukan lagi yang bersifat konsumtif. Misalnya, belanja itu diprioritaskan pada kegiatan yang menghasikan pelayanan dan pendapatan. Dengan begitu pendapatan akan meningkat dan muaranya menghasilkan kesejahteraan bagi masyarakat. (*)

Berita Terkait

P3TGAI 2026 Dimulai di 12.000 Lokasi, Kementerian PU Rekrut Tenaga Pendamping Masyarakat
Libur Paskah, Trafik JTTS Melonjak Hingga 42,85 Persen
Evaluasi Mudik Lebaran 2026, Kementerian PU Catat Peningkatan Layanan dan Keselamatan
Mendes Yandri Dorong Produk Petani Padang Pariaman Tembus Pasar Global
Melayani Sepenuh Hati, Hutama Karya Siapkan Hunian Layak di Senen
Ketua DPD RI Sultan Raih Gelar Doktor HC dari Kampus Maritim Korea
Mobilitas Tinggi! 707 Ribu Kendaraan Padati Arus Balik di GT Cikampek Utama
Manfaatkan Digitalisasi, Mendes Dorong Bupati Tanggamus Promosikan Produk Lokal ke Pasar Internasional

Berita Terkait

Saturday, 4 April 2026 - 20:27 WIB

P3TGAI 2026 Dimulai di 12.000 Lokasi, Kementerian PU Rekrut Tenaga Pendamping Masyarakat

Saturday, 4 April 2026 - 15:58 WIB

Libur Paskah, Trafik JTTS Melonjak Hingga 42,85 Persen

Friday, 3 April 2026 - 22:09 WIB

Evaluasi Mudik Lebaran 2026, Kementerian PU Catat Peningkatan Layanan dan Keselamatan

Friday, 3 April 2026 - 21:57 WIB

Mendes Yandri Dorong Produk Petani Padang Pariaman Tembus Pasar Global

Friday, 3 April 2026 - 21:53 WIB

Melayani Sepenuh Hati, Hutama Karya Siapkan Hunian Layak di Senen

Berita Terbaru

Nasional

Libur Paskah, Trafik JTTS Melonjak Hingga 42,85 Persen

Saturday, 4 Apr 2026 - 15:58 WIB