Mardani Dorong ASN Produktif ditengah Pandemik Coron Virus

Wednesday, 18 March 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ist

Foto Ist

DAELPOS.com – Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengapresiasi kebijakan cepat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) untuk memperbolehkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bekerja di rumah.

“Kebijakan ini positif dalam sekali! Salute untuk Pak Menteri. Saya berharap ASN tetap produktif bekerja di rumah seperti halnya di kantor,” kata Mardani, Selasa (17/3).

Lebih lanjut, legislator Fraksi PKS DPR RI itu mengatakan bahwa penyebaran Covid-19 sangat cepat dan beresiko di krumunan orang, “Sangat beresiko jika ASN masih tetap bekerja karena pasti di kantor akan bertemu dengan rekan kerja, atasan. Apalagi salah satu Menteri Indonesia maju sudah ada yang positif,” ujar Mardani.

Mardani yang terpilih dari Dapil Jakarta Timur itu mengungkapkan skema Work from Home (WFH) dan Study from home (SWF) menjadi pilihan yang bijak.

Mardani memberikan catatan atas kebijakan WFH dan SWF lebih efektif:

Pertama, Kebijakan WfH dan SfW harus diiringi implementasi yang detail kepada ASN. pelaksanaan bisa menurunkan produktivitas bila terkendala masalah seperti ini mengingat negara kita sedang terus berjuang lepas dari middle income traps.

Kedua, Setiap K/L dan Pemda perlu membuat petunjuk pelaksana untuk memastikan setiap pelayanan tetap berjalan. “Seperti ASN & PPK membuat jalur komunikasi sampai mengumumkan pusat layanan dgn call center yg mudah di akses. Ini penting sebagai kanal pengaduan jika ada ASN atau PPK yang tidak bekerja sesuai standar,” kata Mardani.

Ketiga, Mekanisme pengawasan diperlukan dan penting untuk memastikan setiap orang tidak lepas dari tugasnya sekaligus menjadi ukuran kinerja. Begitu juga degan sistem renumerasi & sanksi yang jelas. “Jangan sampai kewenangan yang turut diberikan ke daerah ini menurunkan produktivitas,” kata Mardani.

See also  Salim Fakhry Ajak Pemuda-Pemudi Sebarkan Pesan-Pesan Positif Di Masyarakat

Keempat, Kebijakan ini kita harapkan tidak menghambat laporan yang datang dari masyarakat. “Contoh, keberadaan masker saat ini terbilang langka, begitu juga dengan beberapa bahan makanan pokok. Hal ini harus tetap dipastikan walaupun petugas sedang tdk berada di kantor/lapangan,” kata Mardani.

oleh karena itu, Mardani mengusulkan dibentuknya Gugus tufas reaksi cepat yang dilengkapi dengan perlengkapan yang memadai. “Gugus tugas ini berfungsi sebagai pemantau kondisi lapangan yg berkoordinasi dgn kepolisian maupun pihak terkait,” kata Mardani.

Terakhir Mardani mengusulkan pemerintah untuk dapat memberikan insentif utk ASN yang memiliki kinerja baik meski bekerja di rumah. “Ini penting untuk membangun mental siap melayani dimanapun berada. tapi sekali lagi harus diiringi dengan SOP, mekanisme, evaluasi & monitoring yang jelas,” pungkasnya

Berita Terkait

Di Komisi V, Mendes Yandri Paparkan BUMDesa dan Desa Ekspor
Paralympic Training Center Siap Cetak Atlet Difabel Kelas Dunia
Dari London hingga Papua, Mereka Datang untuk Membangun Indonesia
Pemerintah dan DPR Sepakat ASN Disesuaikan Kemampuan Fiskal Daerah
Hutama Karya dan Bappenas Perkuat Sinergi Konektivitas Sumatra Barat
Sekolah Berasrama untuk Anak Maluku Utara Disiapkan di Halmahera
Latsarmil Komcad Perkuat Mental dan Integritas ASN
Menag Ajak Pesantren Terus Berbenah Hadapi Tantangan Zaman

Berita Terkait

Thursday, 11 June 2026 - 00:00 WIB

Di Komisi V, Mendes Yandri Paparkan BUMDesa dan Desa Ekspor

Tuesday, 9 June 2026 - 18:06 WIB

Paralympic Training Center Siap Cetak Atlet Difabel Kelas Dunia

Tuesday, 9 June 2026 - 00:31 WIB

Dari London hingga Papua, Mereka Datang untuk Membangun Indonesia

Tuesday, 9 June 2026 - 00:29 WIB

Pemerintah dan DPR Sepakat ASN Disesuaikan Kemampuan Fiskal Daerah

Sunday, 7 June 2026 - 16:15 WIB

Hutama Karya dan Bappenas Perkuat Sinergi Konektivitas Sumatra Barat

Berita Terbaru

Nasional

Program IBM 2027 Sasar 4.127 Titik Sentuh Kebutuhan Warga

Saturday, 13 Jun 2026 - 21:56 WIB

Berita Terbaru

Gunakan Pendekatan Octahelix, Mendes Libatkan UMMI dalam Pembangunan Desa

Saturday, 13 Jun 2026 - 12:14 WIB