daelpos.com — Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani mengajak pelaku usaha penggilingan padi memperkuat kolaborasi untuk menjaga kualitas beras nasional. Ajakan itu disampaikan saat berdialog dengan pengusaha penggilingan padi se-Bandung Raya di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Menurut Rizal, pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tidak hanya bergantung pada besarnya volume pengadaan, tetapi juga pada kemampuan menjaga mutu beras sejak proses penggilingan, penyimpanan, hingga distribusi kepada masyarakat.
“Kualitas beras adalah tanggung jawab kita bersama. Stok yang besar harus diiringi dengan kualitas yang terjaga. Karena itu, saya mengajak seluruh mitra penggilingan untuk terus meningkatkan standar pengolahan, menjaga konsistensi mutu, dan memperkuat kolaborasi dengan BULOG agar masyarakat menerima beras dengan kualitas terbaik,” kata Rizal dalam keterangan tertulis.
Ia mengungkapkan, stok beras yang saat ini dikelola BULOG telah mencapai sekitar 5,4 juta ton. Karena itu, perusahaan kini tidak hanya berfokus pada penyerapan gabah dan beras, tetapi juga memastikan kualitas komoditas tersebut tetap terjaga selama penyimpanan hingga penyaluran.
Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Jawa Barat, Rizal juga meninjau mitra penggilingan CV Sarana Putra 2 di Kabupaten Sumedang. Peninjauan dilakukan untuk melihat proses produksi secara langsung, mulai dari penerimaan gabah, penggilingan, hingga hasil akhir beras yang diproduksi.
Selain memantau proses produksi, Rizal melakukan inspeksi ke Gudang Filial Kordon guna memastikan kesiapan fasilitas penyimpanan Cadangan Beras Pemerintah. Dalam kunjungan itu, ia memeriksa kondisi fisik beras, kebersihan gudang, sistem penyimpanan, sirkulasi stok, serta kesiapan sarana pendukung agar kualitas beras tetap terjaga.
Rizal mengatakan BULOG juga memperkuat sistem pengamanan gudang melalui kerja sama dengan TNI dan Kepolisian.
“Kami memastikan sistem pengamanan gudang berjalan optimal. Pengamanan gudang-gudang BULOG diperkuat melalui sinergi dengan personel TNI dan Polri guna menjaga keamanan stok Cadangan Beras Pemerintah sehingga proses penyimpanan dan distribusi dapat berlangsung secara aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.
Menurut dia, sinergi antara pemerintah, BULOG, pelaku usaha penggilingan, serta aparat keamanan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasokan pangan nasional. Komunikasi dengan mitra penggilingan, kata Rizal, akan terus diperkuat agar peningkatan kualitas beras dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Melalui dialog tersebut, BULOG menegaskan komitmennya membangun kemitraan dengan pelaku usaha penggilingan padi untuk menjaga kualitas beras nasional, memperkuat pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah, serta mendukung target swasembada dan ketahanan pangan nasional.








