Pemerintah Harus Konsenterasi pada Anggaran untuk Atasi Covid-19

Sunday, 22 March 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Badan Angaran DPR RI Mulyadi./ Istimewa

Anggota Badan Angaran DPR RI Mulyadi./ Istimewa

DAELPOS.com – Anggota DPR RI Mulyadi menilai virus Corona (Covid-19) yang merebak akhir-akhir ini berdampak terhadap seluruh sendi kehidupan bangsa. Ia meminta pemerintah bergerak cepat dalam mengatasi penyebaran Covid-19. Jika pemerintah lambat merespon, jumlah masyarakat yang terdampak virus Corona akan semakin meningkat dan tentu saja menganggu perekonomian Indonesia. 

“Saat ini, korban akibat Covid-19 terus bertambah. Bahkan rasio meninggalnya korban sangat besar jika dibandingkan negara lain. Selain itu, nilai tukar rupiah terus melemah, bursa saham terus merosot, hingga harga kebutuhan yang terus meningkat,” ungkapnya melalui rilis yang diterima Parlementaria, Sabtu (21/3/2020). 

Untuk mengatasi hal itu, Mulyadi meminta pemerintah bersinergi dengan DPR RI dalam membuat kebijakan khusus, tidak hanya mengatasi penyebaran virus Corona såja, tetapi juga dampak-dampak buruk yang muncul kemudian. 

“Saatnya pemerintah duduk bersama dengan DPR RI untuk mengatasi situasi ini, terutama dalam membuat legitimasi dan persetujuan anggaran yang perlu dikonsentrasikan untuk mengatasi Covid-19,” kata politisi Fraksi Partai Gerindra itu.

Terkait permasalahan anggaran, Anggota Badan Anggaran (Bangar) DPR RI ini mengusulkan agar alokasi anggaran infrastruktur dan sektor lainnya yang tidak prioritas bisa direalokasikan untuk penanganan Covid-19 serta dampaknya. 

“Pemerintah harus bergerak cepat dengan mendukung anggaran yang maksimal. Pihak eksekutif juga harus segera memperbaiki koordinasi dan mencari solusi untuk keluar dari masalah ini, terutama kesiapan SDM dan peralatan kesahatan,” katanya. 

Selain itu, untuk mengurangi keresahan rakyat. Mulyadi meminta agar informasi terkait virus Corona dibuat satu pintu. “Jangan ada orang di luar kepentingan berbicara tentang Covid-19, sehingga masyarakat jadi bingung dan resah,” ucap politisi dapil Jawa Barat V itu. 

Mulyadi juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik menghadapi situasi ini. “Masyarakat harus tetap menjaga kesehatan dan kebersihan, tetap tenang, berdoa agar musibah ini segera berlalu dan percayakan kepada pemerintah,” tutupnya.

See also  Benchmarking Study di China, Dirjen PKTrans: Panduan Bangun Desa dengan Karakteristik Lokal

Berita Terkait

Kementerian PU Bentuk Balai Pengelolaan Dana Pengembangan Jalan Tol Perkuat Tata Kelola PNBP
Kurangi Risiko Gagal Panen, Kementerian PU Pompa Air ke 5 Hektare Sawah di Muaro Jambi
Dorong Tata Kelola yang Adaptif, HKA Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026
Ajak Mahasiswa UMJ Jadi Pengusaha, Mendes Yandri Siapkan 49 Negara Tujuan Desa Ekspor
Mendale Berbenah, Kawasan Wisata Danau Lut Tawar Kini Makin Nyaman
Tamsil Linrung Sodorkan Solusi Netral Fiskal ke Menkeu
Pemerintah Tetapkan Pemenang Lelang 6 Wilayah Kerja Migas
BGN Perketat Tata Kelola Penerimaan Program MBG.

Berita Terkait

Tuesday, 22 September 2026 - 22:20 WIB

Kementerian PU Bentuk Balai Pengelolaan Dana Pengembangan Jalan Tol Perkuat Tata Kelola PNBP

Tuesday, 22 September 2026 - 22:17 WIB

Kurangi Risiko Gagal Panen, Kementerian PU Pompa Air ke 5 Hektare Sawah di Muaro Jambi

Monday, 21 September 2026 - 14:35 WIB

Dorong Tata Kelola yang Adaptif, HKA Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Monday, 21 September 2026 - 14:05 WIB

Ajak Mahasiswa UMJ Jadi Pengusaha, Mendes Yandri Siapkan 49 Negara Tujuan Desa Ekspor

Sunday, 20 September 2026 - 17:26 WIB

Mendale Berbenah, Kawasan Wisata Danau Lut Tawar Kini Makin Nyaman

Berita Terbaru