Toko-Toko di Pasar Tanah Abang Sudah Mulai Tutup

Tuesday, 24 March 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

DAELPOS.com – Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Jemmy Kartiwa mengatakan, saat ini para pengusaha tekstil mulai merasakan semakin sempitnya penyaluran distribusi ke pasar. Hal itu karena toko-toko sudah mulai tutup, termasuk yang ada di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Padahal pasar Tanah Abang merupakan salah satu saluran distribusi pabrik tekstil di Indonesia. Jika terus seperti itu, gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di industri tekstil tak terelakan.

“Pasat kan kita juga lihat tiap hari tiap minggu berubah terus, jadi kita lihat toko-toko di Pasar Tanah Abang pun saya monitor hari ini, sudah banyak yang tidak operasi. Jadi mungkin ini akan daya serap tekstil dalam negeri menurun dibandingkan minggu lalu,” ujar Jemmy, melalui telekonferensi pers, Jakarta, Senin (23/3).

Jemmy mengatakan, kondisi itu menimbulkan dilema tersendiri di kalangan pengusaha. Sebab, harus tetap berproduksi di tengah kecilnya permintaan pasar akan membuat mereka merugi.

Pengusaha Tekstil Akan Bikin APD Untuk Lawan Corona

Namun, Jemmy menjamin kekhawatiran akan terjadinya PHK itu belum terjadi. Di sisi lain, dia juga tak bisa menjamin apa yang akan terjadi jika penanganan virus corona oleh pemerintah memakan waktu lama.

“Sampai hari ini masih berjalan full (tidak ada PHK), tapi kita tidak tahu juga. kita lihat sepanjang sejauh kemampuan teman-teman. Memang PHK ini sangat dilematis,” kata Jemmy.

“Makanya kita perlu insentif dalam bentuk PLN, kita sebut tadi kalau bisa 50 persennya kita bayar, 50 persennya kita buka giro mundur. Supaya memberi napas yang panjang untuk industri tekstil dan menjaga alur kas,” imbuh dia. (*)

See also  Bogor-Depok Hujan Deras, Banjir Kiriman Ancaman Warga Jakarta

Berita Terkait

Jelang HUT ke-499, Jakarta Kian Nyaman dan Aman
HUT DKI, Pramono Gratiskan Transportasi dan Tempat Wisata
Dolar Tembus Rp18.000, Omzet Warteg Anjlok hingga 50 Persen
DPRD DKI Kawal Ketat SPMB 2026
Sudinhub Jaksel Antisipasi Parkir Liar dan Pungli Saat CFD Rasuna Said
DKI Jadi Percontohan Layanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak
Kejar Tuntas Pengendalian Banjir, Pemprov DKI Targetkan 20 Proyek Rampung pada 2027
Jakarta Gelar Indonesia World Dance Festival 2026

Berita Terkait

Monday, 15 June 2026 - 10:30 WIB

HUT DKI, Pramono Gratiskan Transportasi dan Tempat Wisata

Monday, 8 June 2026 - 16:57 WIB

Dolar Tembus Rp18.000, Omzet Warteg Anjlok hingga 50 Persen

Sunday, 7 June 2026 - 18:27 WIB

DPRD DKI Kawal Ketat SPMB 2026

Friday, 5 June 2026 - 18:38 WIB

Sudinhub Jaksel Antisipasi Parkir Liar dan Pungli Saat CFD Rasuna Said

Thursday, 4 June 2026 - 16:17 WIB

DKI Jadi Percontohan Layanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru

Berita Terbaru

MotoGP Mandalika Jadi Mesin Penggerak Ekonomi NTB

Friday, 19 Jun 2026 - 18:46 WIB