Lawan COVID-19: Kemendag Tunda Seleksi Penghargaan Primaniyarta dan Primaduta 2020

Thursday, 16 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ist

Ist

DAELPOS.com – Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional memutuskan menunda penyelenggaraan penghargaan Primaniyarta dan Primaduta 2020. Penundaan kegiatan ini juga terkait penundaan secara resmi penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-35 Tahun 2020 pada 6 April 2020 lalu. Hal itu dilakukan sebagai salah satu langkah mencegah rantai penyebaran wabah COVID-19.

“Kementerian Perdagangan menunda kegiatan penghargaan Primaniyarta dan Primaduta 2020. Saat ini kami fokus pada pencegahan penyebaran, percepatan penanganan dan pemulihan dampak COVID19. Hal itu juga mengingat para pelaku usaha baik di dalam dan luar negeri turut terdampak wabah ini,” ujar Plt. Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kasan.

Menurut Kasan, kegiatan penghargaan Primaniyarta dan Primaduta mulanya akan dilakukan melalui beberapa tahapan seleksi yang dilanjutkan dengan penjurian. Setiap tahap seleksi melibatkan tim evaluasi dan tim juri yang berasal dari praktisi, pakar, akademisi, perwakilan media, dan instansi terkait, antara lain Direktorat Jenderal Amerika dan Eropa serta Direktorat Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Otoritas Jasa Keuangan,

serta lembaga lainnya. Kasan menambahkan, pada 2019 lalu, Primaniyarta dianugerahkan kepada 26 eksportir berprestasi dengan empat kategori penghargaan yaitu eksportir berkinerja, eksportir pembangun merek global, eksportir potensi unggulan, dan eksportir pelopor pasar baru. Sedangkan, penghargaan Primaduta 2019 diberikan kepada 45 buyer dari luar negeri dengan lima kategori penghargaan yaitu pasar utama-produk manufaktur, pasar nontradisional–produk manufaktur, pasar utama–produk usaha kecil dan menengah (UKM), pasar nontradisional–produk UKM, dan challenging market.

“Penghargaan Primaniyarta dan Primaduta merupakan penghargaan tertinggi dari pemerintah untuk mengapresiasi para eksportir berprestasi dan buyer luar negeri yang loyal membeli produk Indonesia,” pungkas Kasan.

See also  MenkopUKM: Bangkitkan Ekonomi Klungkung Bali, Pemberdayaan Koperasi dan UMKM Harus Dilakukan

Berita Terkait

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Kerusakan Jalan Cikopo–Sadang, 21 Titik Diperbaiki
Hadapi Kemarau Panjang 2026, Menteri PU Pastikan Kesiapan Air Irigasi dari Waduk Gajah Mungkur
BP BUMN–Kementerian PKP Percepat Program Rumah Rakyat, Aset BUMN Dioptimalkan
516 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek, Arus Balik Mulai Naik
Libur Paskah, Trafik JTTS Melonjak 35 Persen
MBG Kini Hanya Hari Sekolah, Pemerintah Pangkas Penyaluran Saat Libur
P3TGAI 2026 Dimulai di 12.000 Lokasi, Kementerian PU Rekrut Tenaga Pendamping Masyarakat
Libur Paskah, Trafik JTTS Melonjak Hingga 42,85 Persen

Berita Terkait

Monday, 6 April 2026 - 19:38 WIB

Hadapi Kemarau Panjang 2026, Menteri PU Pastikan Kesiapan Air Irigasi dari Waduk Gajah Mungkur

Sunday, 5 April 2026 - 23:02 WIB

BP BUMN–Kementerian PKP Percepat Program Rumah Rakyat, Aset BUMN Dioptimalkan

Sunday, 5 April 2026 - 16:28 WIB

516 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek, Arus Balik Mulai Naik

Sunday, 5 April 2026 - 15:54 WIB

Libur Paskah, Trafik JTTS Melonjak 35 Persen

Sunday, 5 April 2026 - 00:44 WIB

MBG Kini Hanya Hari Sekolah, Pemerintah Pangkas Penyaluran Saat Libur

Berita Terbaru

ilustrasi / foto ist

News

BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Hingga Akhir 2026

Tuesday, 7 Apr 2026 - 10:39 WIB

Megapolitan

Mobil Dinas Dipakai Liburan, Plat Merah Disulap Jadi Putih

Tuesday, 7 Apr 2026 - 10:18 WIB