Sebanyak 89 Laboratorium Aktif Periksa COVID-19

Thursday, 30 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 memastikan bahwa sebanyak 89 laboratorium telah aktif melakukan pemeriksaan COVID-19 yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Sebanyak 48 diantaranya merupakan laboratorium yang tersebar di rumah sakit-rumah sakit yang ada di seluruh Indonesia,” ujar Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Rabu (29/4).

Selain laboratorium-laboratorium yang ada di sejumlah rumah sakit, sebanyak 15 laboratorium milik perguruan tinggi di seluruh Indonesia juga telah aktif melakukan pemeriksaan sampel terkait COVID-19.

Sedangkan 18 laboratorium adalah jejaring laboratorium yang ada di bawah Kementerian Kesehatan, dan lima laboratorium lainnya adalah jejaring laboratorium kesehatan di daerah.

“Kemudian, tiga laboratorium berada di bawah balai veteriner di bawah Direktorat Peternakan,” tambah Yuri.

Hingga Rabu pukul 12.00 WIB, jumlah spesimen terkait COVID-19 yang diperiksa mencapai 86.985 spesimen yang berasal dari 67.784 orang dengan hasil 9.771 kasus positif dan 58.013 kasus negatif.

Konfirmasi positif COVID-19 yang berhasil sembuh mencapai 1.398 orang, sedangkan yang meninggal mencapai 784 orang.

DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan jumlah kasus positif, sembuh, dan meninggal terbanyak, yaitu 4.092 kasus positif, 440 orang sembuh, dan 370 orang meninggal.

See also  PLN Icon Plus - Diskominfo Jateng Koloborasi Hadirkan Internet untuk Desa Blankspot di 170 Titik di Jawa Tengah

Berita Terkait

TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub
Mendes Yandri Paparkan 5 Isu Termasuk Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa
Investasi FreeNow di Morowali Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat Lokal
Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027
Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan
Mendes Yandri Ajak Keluarga Besar Al-Khairiyah Bangun Desa Lewat Ekonomi
Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan
Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional

Berita Terkait

Monday, 19 October 2026 - 16:28 WIB

TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub

Monday, 19 October 2026 - 16:19 WIB

Mendes Yandri Paparkan 5 Isu Termasuk Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa

Monday, 19 October 2026 - 13:37 WIB

Investasi FreeNow di Morowali Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat Lokal

Sunday, 18 October 2026 - 20:30 WIB

Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027

Sunday, 18 October 2026 - 20:18 WIB

Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan

Berita Terbaru