Polisi Merasa Dipojokkan saat Mall Roxy Ramai Pengunjung: Masjid Ditutup, Tempat Belanja Tidak

Monday, 18 May 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Viral foto di media sosial pusat perbelanjaan Roxy Mall, di Kecamatan Kaliwates, Jember, Jatim yang ramai pengunjung.

Padahal, hingga kini seluruh wilayah di Jatim, termasuk Jember sedang berupaya melawan Covid-19 dengan melakukan physical distancing.

Kapolsek Kaliwates Edy Sudarto mengatakan, peristiwa dalam foto itu terjadi pada Minggu (17/5/2020).

Edy mengaku, sebelum keramaian itu terjadi, pihaknya telah mengundang manajemen sejumlah pusat perbelanjaan membahas antisipasi penumpukan warga menjelang Lebaran.

Dalam pertemuan itu, disepakati bahwa manajemen akan membatasi warga yang hendak berbelanja, menjaga jarak, dan menggunakan masker.

“Di Roxy Mall terjadi penumpukan karena animo masyarakat menengah ke bawah banyak. Roxy memang digemari masyarakat menengah ke bawah, akhirnya petugas kewalahan,” ujar Edy saat dihubungi, Senin (18/5/2020).

Edy menyesalkan sikap masyarakat yang memojokkan petugas kepolisian dan pihak manajemen karena Roxy Mall ramai oleh warga.

Menurut dia, warga juga harus tertib dan tidak keluar rumah demi mencegah penyebaran Covid-19.

“Sampai tetangga saya bilang kenapa masjid ditutup, tempat belanja tidak,” ujar dia.

Padahal pihaknya tidak menutup masjid, tapi membatasi kegiatan berkerumun.

Pihak penjaga mal juga kewalahan ketika langsung diserbu oleh kerumunan masyarakat yang hendak belanja.

Edy menegaskan, keramaian tidak terjadi di semua tempat belanja, tapi hanya di lokasi dengan harga murah.

Masyarakat mulai menyerbu tempat perbelanjaan karena sebagian dari mereka sudah mendapatkan THR atau gaji 13.

Untuk itu pihak kepolisian hari ini akan kembali mengundang manajemen sejumlah pusat perbelanjaan agar kejadian sepreti di Roxy Mall tidak terulang.

“Mereka tidak sadar bahwa sebenarnya uang itu untuk di rumah, untuk kebutuhan sehari-hari,” ucap Edy. (*)

See also  Sri Mulyani: Rp11.000 Triliun Aset Negara Masih Bisa Dioptimalkan

Berita Terkait

TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub
Mendes Yandri Paparkan 5 Isu Termasuk Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa
Investasi FreeNow di Morowali Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat Lokal
Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027
Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan
Mendes Yandri Ajak Keluarga Besar Al-Khairiyah Bangun Desa Lewat Ekonomi
Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan
Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional

Berita Terkait

Monday, 19 October 2026 - 16:28 WIB

TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub

Monday, 19 October 2026 - 16:19 WIB

Mendes Yandri Paparkan 5 Isu Termasuk Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa

Monday, 19 October 2026 - 13:37 WIB

Investasi FreeNow di Morowali Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat Lokal

Sunday, 18 October 2026 - 20:30 WIB

Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027

Sunday, 18 October 2026 - 20:18 WIB

Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan

Berita Terbaru