Kemenkop dan UKM Gulirkan Gerakan “Ayo, Beli Kebutuhan Pokok di Koperasi”

Wednesday, 20 May 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Setelah sukses dengan gerakan “Ayo Beli Beras di Koperasi”, Kementerian Koperasi dan UKM kembali menggulirkan gerakan strategis bertajuk “Ayo Beli Kebutuhan Pokok di Koperasi”. “Dampak ekonomi yang dirasakan koperasi dan UKM khususnya disebabkan terhambatnya jalur distribusi dan daya beli masyarakat yang menurun, menjadi satu hal yang mendorong kami menginisiasi gerakan tersebut”, kata Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM Victoria Simanungkalit, dalam rilisnya di Jakarta.

Menurut Victoria, gerakan ini secara nyata membantu perluasan akses pemasaran KUKM di masa pandemi ini. Gerakan Ayo Beli Kebutuhan Pokok di Koperasi pertama kali dilaksanakan pada 22 April 2020 dengan total transaksi yang dibukukan sebesar Rp81,3 juta, yang melibatkan beberapa koperasi dengan komoditas berupa beras, telur, sayur mayur, buah-buahan, kopi dan masker non medis.

Sebelumnya, gerakan Ayo Beli Beras di Koperasi, bekerjasama dengan Koperasi Tani Mulus, Indramayu pada 10 April 2020 dan 13 April 2020 menghasilkan total transaksi beras sebanyak 4,4 ton atau Rp48,4 juta.

Tujuan lainnya, lanjut Victoria, dalam rangka membantu ASN memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya, Kedeputian Bidang Produksi dan Pemasaran kembali menggulirkan gerakan itu dengan melibatkan lebih banyak partisipan (KUKM, PLUT) dan komoditas yang ditawarkan.

Terdapat 13 KUKM yang berpartisipasi pada gerakan ini yaitu, KSU Niaga Mukti (Kabupaten Cianjur) dan Koperasi Tani Maju (Kabupaten Banyumas) untuk supplier beras, Koperasi Solok Radjo (Kabupaten Solok) untuk supplier Kopi, dan PLUT KUMKM Kabuoaten Cianjur untuk supplier sayur dan buah-buahan.

Mitra lainnya adalah Koperasi Mina Rizki Abadi, Jakarta Utara, Koperasi Bhakti Mandiri Sejahtera, Muara Gembong Bekasi dan Nelayan Binaan Aruna, untuk supplier makanan laut dan olahan. Terdapat juga Anduang Food UKM Jakarta untuk produk olahan perikanan peternakan, Dapur Bagoes, Edam Cheese Stick, EmenDiah Cookies, Dapur Kue Mama dan Bundiezz food UKM untuk produk makanan dan minuman olahan (kue, jus, dsb).

See also  Mendagri Apresiasi Pemkot Bogor Selesaikan Persoalan GKI Yasmin

Hasilnya, pemesanan beras sejumlah 5,1 ton dengan total transaksi sebesar Rp55 juta. Pemesanan sayur dan buah dengan total transaksi sebesar Rp4,122 juta. Pemesanan kopi dengan total transaksi Rp1.065.000.

Selain itu, ada juga pemesanan makanan laut dengan total transaksi Rp11,456 juta, pemesanan produk olahan perikanan peternakan dengan total transaksi Rp2,045 juta, hingga pemesanan produk makanan dan minuman olahan (kue, jus, dsb) dengan total transaksi Rp2,617 juta.

Kegiatan distribusi (dropping point) sudah dilaksanakan pada 18 Mei 2020 di kantor Kementerian Koperasi dan UKM. “Nantinya, tetap akan memberdayakan pengemudi ojek online untuk pengantaran barang pesanan konsumen yang jaraknya masih terjangkau dari dropping point”, jelas Victoria.

Gerakan ini diharapkan menjadi pioneer untuk gerakan-gerakan serupa bisa dilaksanakan secara masif dan berkelanjutan. “Sehingga, tujuan untuk menjadikan ASN sebagai brand ambassador dari produk KUMKM dapat tercapai”, pungkas Victoria.

Berita Terkait

Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang
Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat
Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat
KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa
Komisi V DPR Dukung Kelanjutan Tol Sumsel Garapan Hutama Karya
Kementerian PU Percepat Pembangunan Fasilitas Publik untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra
Kementerian PU Pompa Air untuk 35 Hektare Sawah Terdampak Kekeringan di Lampung Selatan
Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Pulihkan Jalan Nasional Terdampak Banjir Bandang di Solok

Berita Terkait

Thursday, 24 September 2026 - 14:22 WIB

Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang

Thursday, 24 September 2026 - 13:59 WIB

Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat

Thursday, 24 September 2026 - 07:38 WIB

Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat

Wednesday, 23 September 2026 - 23:53 WIB

KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa

Wednesday, 23 September 2026 - 18:30 WIB

Komisi V DPR Dukung Kelanjutan Tol Sumsel Garapan Hutama Karya

Berita Terbaru

Olahraga

Timnas Voli Putra Bidik Perunggu Asian Games 2026

Thursday, 24 Sep 2026 - 18:33 WIB

Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim  / foto ist

Hukum

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem Makarim Jadi 9 Tahun

Thursday, 24 Sep 2026 - 18:24 WIB

Berita Terbaru

Ombudsman Bongkar Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Thursday, 24 Sep 2026 - 16:36 WIB