Dokter Reisa: Mari Kita Kompak, Bersama-Sama, Kita Pasti Bisa Lawan COVID-19

Wednesday, 22 July 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Tim Pakar Gugus Tugas Nasional mencatat perkembangan zona merah di Indonesia sudah berkurang secara drastis, dari yang sebelumnya berjumlah 108 kabupaten/kota, hingga pada Senin (20/7), tinggal 31 kabupaten/kota. Prestasi lain juga diperoleh dengan jumlah zona hijau atau wilayah yang tidak terdampak lebih dari 100 kabupaten/kota.

Dokter Reisa berpesan kepada orang-orang yang tinggal di zona hijau, untuk tetap taat peraturan dan melaksanakan protokol kesehatan, karena situasi COVID-19 baik di tingkat nasional maupun global masih belum usai.

“Tetap praktekan jaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan dengan sabun,” ujarnya.

Virus SARS-CoV-2 ini tersebar di seluruh dunia serta tidak memilih korban. Penyebaran virus ini juga merupakan salah satu yang paling cepat di dunia, dalam kurun waktu 6 bulan virus ini sudah dapat ditemukan di lebih dari 200 negara dan telah mengakibatkan 500.000 orang kehilangan nyawanya.

“Kita harus kerja lebih giat lagi, seperti yang disampaikan oleh presiden Joko Widodo. Kita harus kerja ekstra keras, kita perlu makin rapatkan barisan, lebih solid lagi bersatu melawan COVID-19,” ucap Dokter Reisa.

Reisa juga menyampaikan bahwa cara terbaik untuk menang melawan COVID-19 bukanlah dengan membandingkan angka-angka yang cepat perubahannya, melainkan sikap optimis, kekompakan serta gotong royong.

“Masyarakat Aceh bisa, masyarakat Bintan bisa, Gorontalo bisa, DI Yogyakarta bisa, Maluku dan Papua pun memberikan contoh mereka bisa. Sebagian saudara kita bisa melindungi diri mereka dan wilayah mereka dengan menjadi kooperatif dan mendukung upaya pemerintah, lalu menerapkan disiplin protokol kesehatan dan kebijakan adaptasi kebiasaan baru,” tambah Dokter Reisa.

See also  Pasien Sembuh COVID-19 Bertambah 231 Orang, Kasus Meninggal 15

Berita Terkait

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan
Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan
Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja
Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi
Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon
Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat
Menteri Dody Sisir Titik Kekeringan, Perjuangkan Air bagi Petani demi Swasembada Pangan

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 12:50 WIB

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan

Monday, 5 October 2026 - 13:04 WIB

Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan

Saturday, 3 October 2026 - 13:53 WIB

Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja

Saturday, 3 October 2026 - 10:54 WIB

Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi

Friday, 2 October 2026 - 12:41 WIB

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Berita Terbaru