SDR: HBA Ke-60 Evaluasi SDM Menuju Kejaksaan yang Berwibawa dan Dipercaya Rakyat

Wednesday, 22 July 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.cpm – Di tengah badai pandemi yang melanda dunia, Kejaksaan Agung justru menunjukkan anomali. Di saat sektor lain lesu dan aktifitasya menurun, kejaksaan justru terlihat semakin semangat dalam bekerja, teruama dalam penanganan korupsi. Menurut Jaksa Agung, momentum ini sepatutnya memicu tumbuhnya kesadaran bersama untuk membangun karakter manusia yang berguna. Karakter manusia yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan di sekitarnya, walau sekecil apapun itu, dalam rangka membangun kehidupan yang lebih baik.

Direktur Studi Demokrasi Rakyat Hari Purwanto mengatakan sosok Burhanuddin yang dipilih oleh Presiden Joko Widodo menggantikan HM Prasetyo sebagai Jaksa Agung memang sempat ditanggapi skeptis oleh publik. Selama berkarier di kejaksaan sosoknya cenderung low profile. Sikap yang masih terus dibawanya hingga kini. Meskipun dikenal kalem, tetapi sosoknya yang hangat gemar melontarkan candaan ringan pada sejawat dan jajarannya.

Tetapi menurut Harry, sembilan bulan menduduki kursi panas Jaksa Agung, dilantik tanggal 23 Oktober 2019, Burhan mampu mematahkan skeptisme publik dengan serangkaian karya dan prestasi. Hari menyatakan bersyukur bahwa Presiden Joko Widodo memilih Burhan sebagai Jaksa Agung.

Saat Burhanuddin dilantik menjadi Jaksa Agung, kondisi kejaksaan tidak sedang baik baik saja. Kejaksaan menjadi salah satu instusi yang paling tidak dipercaya publik. Maka menjadi tekadnya kemudian untuk  mengembalikan marwah Kejaksaan menjadi suatu institusi yang sangat dipercaya oleh masyarakat. Momentum Hari Bhakti Adhyaksa ke 60 mesti menjadi batu uji keseriusan Jaksa Agung dan jajarannya untuk merebut kepercayaan rakyat.

Isyu yang paling marak dan berpengaruh signifikan adalah jaksa nakal. Isyu ini membuat marwah Kejaksaan suram. Menyikapi ini, Burhan bertindak sigap. Sepanjang Januari-Juni 2020 Kejaksan Agung menerima 427 aduan, dari jumlah tersebut inggal 195 pengaduan yang masih dalam proses. Dalam periode tersebut sebanyak 68 orang telah diberikan hukuman disiplin dengan kriteria ringan 18 orang, sedang 22 orang, dan 28 orang kategori berat.

See also  Kementerian PU Kebut Pembangunan Sabo Dam di Tapanuli Tengah, Rampung Mei 2026

Menurut Hari, saat ini Kejaksaan Agung sudah dalam format yang ideal. Jaksa Agung dengan kapasitas konseptor dan komunikator yang mumpuni serta tidak banyak cakap didukung oleh Wakil Jaksa Agung yang aktif dan operatif serta memiliki jejaring yang luas menjadikan langkah kejaksan menjadi lebih lincah dan cergas. Namun hal tersebut tetap akan tidak efektif jika tidak segera merombak struktur di bawah. Burhanuddin harus berani mengevalauasi jabatan struktural yang ada dengan mengedepankan kompetensi dan kemampuan. “Fakta menunjukkan, tidak sedikit pejabat yang tidak kompeten akibat nepotisme di masa lalu. Jual beli dan nepotisme dalam menujuk pejabat struktural merupakan awal dari rusaknya kejaksaan,” ujar Hari. Jaksa Agung harus bisa mejawab tantangan ini. Jangan biarkan tumor hidup dalam sendi kehidupan kejaksaan yang ingin mengembalikan marwahnya sebagai penegak hukum yang berwibawa dan dipercaya rakyat.

Hari menilai upaya untuk melakukan seleksi untuk posisi kepala kejaksaan tinggi merupakan langkah awal yang menarik untuk memperbaiki merit system di kejaksaan. Lelang jabatan ini merupakan terobosan untuk menjawab adanya isyu jual beli jabatan dan nepotisme. Isu nepotisme dan jual beli ini telah menjadi salah satu penyebab lesunya kinerja kejaksaan, sebab merit system dianggap tidak jalan. Di samping hal tersebut, Jaksa Agung melalui Jaksa Agung Muda Pembinaan sebaiknya terus menata dan memperbaiki jenjang karier yang ada. *

Berita Terkait

Perkuat Rasa Aman Pengguna Jalan, HKA Gelar Simulasi Vertical Rescue di Tol KUTEPAT
Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Selamatkan 141.440 Ha Sawah dan Penuhi Kebutuhan Air Bagi 1,75 Juta Jiwa
Cegah Stunting, TEP UNDIP Ajak Warga Senggi Olah Pangan Lokal
Kementerian PU Bentuk Balai Pengelolaan Dana Pengembangan Jalan Tol Perkuat Tata Kelola PNBP
Kurangi Risiko Gagal Panen, Kementerian PU Pompa Air ke 5 Hektare Sawah di Muaro Jambi
Dorong Tata Kelola yang Adaptif, HKA Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026
Ajak Mahasiswa UMJ Jadi Pengusaha, Mendes Yandri Siapkan 49 Negara Tujuan Desa Ekspor
Mendale Berbenah, Kawasan Wisata Danau Lut Tawar Kini Makin Nyaman

Berita Terkait

Friday, 25 September 2026 - 14:39 WIB

Perkuat Rasa Aman Pengguna Jalan, HKA Gelar Simulasi Vertical Rescue di Tol KUTEPAT

Friday, 25 September 2026 - 13:59 WIB

Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Selamatkan 141.440 Ha Sawah dan Penuhi Kebutuhan Air Bagi 1,75 Juta Jiwa

Friday, 25 September 2026 - 11:49 WIB

Cegah Stunting, TEP UNDIP Ajak Warga Senggi Olah Pangan Lokal

Tuesday, 22 September 2026 - 22:20 WIB

Kementerian PU Bentuk Balai Pengelolaan Dana Pengembangan Jalan Tol Perkuat Tata Kelola PNBP

Tuesday, 22 September 2026 - 22:17 WIB

Kurangi Risiko Gagal Panen, Kementerian PU Pompa Air ke 5 Hektare Sawah di Muaro Jambi

Berita Terbaru

Energy

Raih 11 Medali, PLN Icon Plus Masuk Top 10 TBCCI 2026

Friday, 25 Sep 2026 - 20:34 WIB