Bea Cukai Rekomendasikan Eks Dirut GI Ari Askhara Dalam Kasus Dugaan Penyelundupan Harley Davidson

Sunday, 2 August 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaui Bea dan Cukai sedang melakukan penyidikan terhadap kasus penyelundupan Harley Davidson yang diduga dilakukan oleh bekas Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Askhara. Sampai saat kini, kasus tersebut telah masuk dalam tahap penyidikan.

Lucky Hamonangan sebagai Koordinator Koalisi Indonesia Bersih menyatakan bahwa proses penyidikan harus segera dituntaskan, karena telah memakan waktu terlalu lama.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaui Bea dan Cukai sedang melakukan penyidikan terhadap kasus penyelundupan Harley Davidson yang diduga dilakukan oleh bekas Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Askhara. Sampai saat kini, kasus tersebut telah masuk dalam tahap penyidikan.

Lucky juga menyampaikan bahwa penetapan tersangka terhadap Ari Askhara harus menjadi momentum penegakkan hukum yang tegas kepada bekas pejabat negara yang diduga telah melakukan tindak pidana penyelundupan yang dapat mengakibatkan kerugian negara.

Seperti diketahui, peristiwa yang terjadi tahun lalu ini menggemparkan jagat publik ketika Ari Askhara dicopot dari jabatan Direktur Utama Garuda Indonesia oleh Menteri BUMN Erick Tohir, yang salahsatu alasannya adalah adanya dugaan tindak penyelundupan harley davidson.

“Koalisi Indonesia Bersih sejak awal mengikuti proses terhadap peristiwa ini dan berkesimpulan agar Bea Cukai segera mentersangkakan Ari Askhara. Setidaknya kemudian publik melihat asas keadilan. Kami juga terus memantau beberapa kasus laporan lain terhadap Ari Askhara dan jajaran direksi yang lama di kepolisian dan lain-lain. Tapi setidaknya, penetapan tersangka terhadap Ari Askhara bisa menjadi pintu pembuka bagi laporan-laporan lainnya. Dan dalam waktu dekat, Kami akan melakukan aksi massa ke Kementerian Keuangan untuk mendesak Menteri Keuangan Sri Mulyani segera memerintahkan Ditjen Bea dan Cukai menyelesaikan kasus ini dan mentersangkakan Ari Askhara”, tutup Lucky.

See also  Pupuk Indonesia Tingkatkan Produksi Petani 44% Makin Makmur

Berita Terkait

HUT RI ke-81, KAI Tebar Diskon Tiket 17 Persen dan Tarif Rp8
AUM BNI Private Tumbuh 21%, Wealth Management Makin Solid
Sambut 74 Peserta Magang Nasional, Menteri Rini: Belajarlah Bagaimana Negara Bekerja untuk Masyarakat
KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Iklan Bank BJB, Negara Rugi Rp223,6 Miliar
Dukung DOB Papua Tengah, Kementerian PU Pacu Pembangunan Kantor Gubernur, DPRD, dan MRP
Prabowo Full Support FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah
Butuh Rp8.705 T, Pasar Modal Jadi Andalan Pembiayaan Pembangunan
Danantara-JBS Garap Bisnis Protein, Investasi US$2,5 Miliar

Berita Terkait

Tuesday, 11 August 2026 - 17:42 WIB

HUT RI ke-81, KAI Tebar Diskon Tiket 17 Persen dan Tarif Rp8

Tuesday, 11 August 2026 - 15:12 WIB

AUM BNI Private Tumbuh 21%, Wealth Management Makin Solid

Tuesday, 11 August 2026 - 14:54 WIB

Sambut 74 Peserta Magang Nasional, Menteri Rini: Belajarlah Bagaimana Negara Bekerja untuk Masyarakat

Tuesday, 11 August 2026 - 09:51 WIB

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Iklan Bank BJB, Negara Rugi Rp223,6 Miliar

Monday, 10 August 2026 - 18:36 WIB

Dukung DOB Papua Tengah, Kementerian PU Pacu Pembangunan Kantor Gubernur, DPRD, dan MRP

Berita Terbaru