Koperasi Sumbang 1,4 Ton Nanas untuk Tenaga Kesehatan dan Relawan COVID-19 di Wisma Atlet

Sunday, 20 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Koperasi Produsen Singgalang Sari Maju (PSSM), Subang menyumbang 1,4 ton produksi nanas untuk tenaga kesehatan dan para relawan di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran.

Sumbangan tersebut sebagai bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh tenaga medis dan relawan yang bekerja keras dalam merawat pasien Covid-19.

Penyerahan sumbangan dilakukan Asisten Deputi Pertanian dan Perkebunan, Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran, Kementerian Koperasi dan UKM dan Ketua Koperasi Produsen Singgalang Sari Maju, Efrizal, Sabtu (19/09/2020) di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta.

“Nanas sebanyak 1,4 ton berupa nanas segar, keripik nenas dan keripik pisang. Diharapkan bantuan ini dapat membantu menambah ketahanan daya tubuh para tenaga medis dan relawan karena buah nenas yang diketahui mengandung vitamin C, mineral, dan serat larut dan tidak larut, serta bromelain,” kata Efrizal.

Sebelumnya, Koperasi Singgalang Sari Maju juga telah memberikan sumbangan nanas sebanyak 1,2 ton untuk tenaga medis dan relawan kepada tenaga medis dan relawan yang tengah menanggulangi wabah Covid-19. Sumbangan tersebut diberikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta.

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah mengapresiasi bantuan yang diberikan Koperasi Singgalang Sari Maju Subang yang turut melakukan aksi kemanusiaan untuk mendukung seluruh tenaga medis yang berjuang menanggulangi pandemi Covid-19 dan mengharapkan langkah ini fdapat diikuti oleh koperasi-koperasi lainnya.

Koperasi Produsen Singgalang Sari Maju (PSSM) Subang yang baru berdiri sejak Februari 2020 memiliki anggota 50 orang ini memproduksi usaha pertanian buah-buahan tropis dan subtropis. Komoditi unggulannya adalah nanas,
Koperasi binaan Deputi Produksi dan Pemasaran, KemenkopUKM secara ruitn memasok ke Pasar Induk Caringin Bandung sebanyak 6 ton/minggu., ke pedagang di Surabaya sebanyak 2,5 ton/minggu dan Jakarta sebanyak 2 ton/minggu.. Selain itu pada saat PSBB pertama melalui fasilitasi KemenkopUKM berhasil memasarkan nanas segar ke Bogor sebanyak 45 ton dan Depok sebanyak 24 ton.

See also  Mentan Dorong Petani Pangkep 3 Kali Tanam Dalam Semusim

Kedepan, Koperasi ini juga sudah mulai memproduksi olahan nenas berupa keripik nenas yang pemasarannya menggandeng beberapa toko oleh-oleh di subang, bandung dan toko di Jakarta.

Berita Terkait

Kementerian PU Gerak Cepat Pulihkan Konektivitas Aceh – Sumut yang Terdampak Longsor
Dasco Bantah Isu Cawapres, Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Sorotan
Hutama Karya Raih Founders’ Honors Bentley 2026 lewat Inovasi Konstruksi Digital pada Proyek Kompleks Parlemen Nusantara
Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung
Berdayakan Ekonomi Desa, Peternak Ayam Di Parigi Moutong, Sulteng, Dilatih Untuk Lebih Produktif
Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian Listyo Sigit dari KSP
Kementerian PU Kebut Pemulihan Sanitasi Permanen Pascabencana Tapanuli dan Sibolga
Di Tengah Keterbatasan Guru, TEP Unhas Nyalakan Semangat Belajar Anak Parudongka

Berita Terkait

Friday, 6 November 2026 - 09:46 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat Pulihkan Konektivitas Aceh – Sumut yang Terdampak Longsor

Thursday, 5 November 2026 - 19:00 WIB

Dasco Bantah Isu Cawapres, Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Sorotan

Thursday, 5 November 2026 - 17:50 WIB

Hutama Karya Raih Founders’ Honors Bentley 2026 lewat Inovasi Konstruksi Digital pada Proyek Kompleks Parlemen Nusantara

Wednesday, 4 November 2026 - 21:35 WIB

Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung

Wednesday, 4 November 2026 - 21:32 WIB

Berdayakan Ekonomi Desa, Peternak Ayam Di Parigi Moutong, Sulteng, Dilatih Untuk Lebih Produktif

Berita Terbaru

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani.

Ekonomi - Bisnis

Indonesia Gaet Komitmen Investasi Rp6,3 Triliun di IIF 2026 London

Saturday, 7 Nov 2026 - 00:53 WIB