14 Hari Operasi Yustisi, Polri Tindak Pelanggar Protokol Kesehatan 1,8 Juta Kali

Tuesday, 29 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Polri mengatakan tercatat tim gabungan Operasi Yustisi telah melaksanakan penindakan sebanyak 1.866.458 kali di seluruh Indonesia

Data tersebut diperoleh dari pelaksanaan Operasi Yustisi selama 14 hari, terhitung sejak 14 sampai dengan 27 September 2020.

“Selama 14 hari pelaksanaan Operasi Yustisi Tahun 2020 mulai tanggal 14 sampai dengan 27 September 2020 tim gabungan Operasi Yustisi telah melaksanakan penindakan sebanyak 1.866.458 kali,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono, Senin (28/9/2020).

Alwi menuturkan, penindakan berupa teguran lisan dilakukan sebanyak 1.341.027 kali dan penindakan dalam bentuk tertulis sebanyak 296.898 kali.

Selanjutnya, denda administrasi diberikan sebanyak 25.484 kali dengan nilai denda sebesar Rp1.610.994.425, penutupan tempat usaha sebanyak 1.077 kali, kurungan sebanyak satu kasus, dan sanksi lainnya berupa kerja sosial sebanyak 201.971 kali.

Sementara itu, razia atau pemeriksaan yang dilakukan pada 27 September 2020 sebanyak 31.752 kegiatan kegiatan.

“Total sasaran yang dituju sebanyak 299.036 dengan perincian orang yang terjaring razia sebanyak 240.678, dengan tempat sebanyak 29.895 dan 28.463 kegiatan,” kata Awi.

Adapun penindakan yang dilakukan tim gabungan Operasi Yustisi sebanyak 196.083 kali dengan sanksi teguran terdiri dari lisan sebanyak 146.076 kali, tertulis 27.456 kali, denda administrasi sebanyak 1.587 kali dengan nilai denda sebesar Rp107.520.000.

“Penutupan tempat usaha sebanyak 55 kali dan sanksi lainnya berupa kerja sosial sebanyak 20.909 kali,” kata Awi.

Adapun jumlah personel gabungan yang dikerahkan sebanyak 91.608 personel dengan perincian 49.595 personel dari Polri, 15.114 personel dari TNI, 16.461 personel dari Satpol PP, dan 10.438 personel lainnya.

Fokus dalam Operasi Yustisi 2020 adalah mengenai sosialisasi penggunaan masker, jaga jarak, mencuci tangan dan menghindari kerumunan untuk memutus penyebaran penularan COVID-19.

See also  KPK Tetapkan dan Tahan Tersangka Kasus Pengadaan CSRT

Operasi Yustisi ini digelar untuk menindaklanjuti Instruksi Presiden dalam rangka peningkatan disiplin dan penegakkan hukum protokol kesehatan.

Berita Terkait

2,1 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek, Diskon Tol 30% Kembali Berlaku
Genjot Hilirisasi, Pemerintah Kejar Ketahanan Energi Nasional
Program Mudik ke Jakarta Tembus Rp21 Triliun, Pramono Optimistis Terus Naik
Arus Balik Lebaran 2026, Trafik JTTS Tembus 257 Ribu Kendaraan
Warga Padati Istana, Antusias Bertemu Prabowo di Gelar Griya
Hemat Energi, Pemerintah Terapkan WFH Usai Lebaran
Arus Balik Lebaran, Trafik JTTS Naik 50 Persen
Menteri PU Dampingi Presiden Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Pastikan Rumah Hunian Telah Dihuni

Berita Terkait

Thursday, 26 March 2026 - 17:01 WIB

2,1 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek, Diskon Tol 30% Kembali Berlaku

Thursday, 26 March 2026 - 13:33 WIB

Genjot Hilirisasi, Pemerintah Kejar Ketahanan Energi Nasional

Wednesday, 25 March 2026 - 17:38 WIB

Program Mudik ke Jakarta Tembus Rp21 Triliun, Pramono Optimistis Terus Naik

Tuesday, 24 March 2026 - 12:13 WIB

Arus Balik Lebaran 2026, Trafik JTTS Tembus 257 Ribu Kendaraan

Monday, 23 March 2026 - 13:48 WIB

Warga Padati Istana, Antusias Bertemu Prabowo di Gelar Griya

Berita Terbaru

Berita Utama

2,1 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek, Diskon Tol 30% Kembali Berlaku

Thursday, 26 Mar 2026 - 17:01 WIB

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia / foto ist

Berita Utama

Genjot Hilirisasi, Pemerintah Kejar Ketahanan Energi Nasional

Thursday, 26 Mar 2026 - 13:33 WIB