Hujan Deras, Pendemo di Depan Istana Bukan Berkurang Justru Bertambah

Thursday, 8 October 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Sejak kemarin aksi penolakan pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja terus bergejolak. Sejak siang hari, sore ini massa yang berasal dari kalangan mahasiswa pun bertambah.

Mahasiswa yang berasal dari Cipayung Plus Bogor datang ke mulut Istana Kepresidenan Bogor. Alhasil situasi pun  semakin panas antara massa dengan aparat yang berjaga.

Sempat adu mulut antara koordinator lapangan dari beberapa organisasi mahasiswa di Bogor dengan aparatur keamanan, karena tidak diizinkan maju ke depan untuk menyuarakan aspirasi tepat depan istana.

Hendri, salah seorang aparat kepolisian mengatakan bahwa tidak mengizinkan para aksi demo untuk menggelar aksi tepat depan pintu Istana Bogor apalagi masuk kedalam Istana.

“Istana Bogor dilindungi undang-undang, tidak diperbolehkan aksi di depan pintu, apalagi sampai masuk,” ucapnya.

Para koordinator massa pun tak ingin kalah, mereka pun membela diri lantaran apa yang dilakukan dijaga undang-undang untuk bebas menyampaikan aspirasi.

“Kita juga dijaga oleh undang-undang untuk kebebasan berpendapat dimana pun,” ujar salah satu korlap aksi.

Akhir dari perdebatan, para korlap aksi memutuskan untuk tidak melewati border yang Polisi dan TNI jaga.

Aksi terus berjalan meskipun hujan besar diiringi suara sahutan antara gemuruh guntur dengan suara ‘revolusi’ l, yang diteriaki para mahasiswa dan disertai kobaran api dari ban yang dibakar membuat masa aksi semakin panas .(*)

See also  Revisi UU Kejaksaan dan KUHAP Harus Mempertegas Pemisahan Fungsi Kewenangan Penegak Hukum

Berita Terkait

Usai Pimpin Upacara di Ende, Menteri Dody Langsung Bertolak ke Nagekeo
Di Tengah Penanganan Gempa, Menteri Dody Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Ende
Prabowo Gerak Cepat, BUMN Pulihkan Layanan Vital Pascagempa NTT
Kesejahteraan Guru dan Dosen Didorong Masuk RAPBN 2027
Menteri PU Menuju NTT Bawa 50.000 Paket Sembako Presiden
BNPB Imbau Warga Jauhi Pantai Pascagempa M7,7 di NTT
Kementerian PU Salurkan 8.000 Liter Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Kekeringan di Pebayuran Bekasi
Hutama Karya Melalui Anak Usaha Hutama Marga Waskita Raih Rekor MURI sebagai Tempat Istirahat dan Pelayanan Jalan Tol Pertama yang Memiliki Galeri Budaya

Berita Terkait

Monday, 17 August 2026 - 16:31 WIB

Usai Pimpin Upacara di Ende, Menteri Dody Langsung Bertolak ke Nagekeo

Monday, 17 August 2026 - 12:54 WIB

Di Tengah Penanganan Gempa, Menteri Dody Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Ende

Sunday, 16 August 2026 - 22:30 WIB

Prabowo Gerak Cepat, BUMN Pulihkan Layanan Vital Pascagempa NTT

Sunday, 16 August 2026 - 18:29 WIB

Kesejahteraan Guru dan Dosen Didorong Masuk RAPBN 2027

Sunday, 16 August 2026 - 12:26 WIB

Menteri PU Menuju NTT Bawa 50.000 Paket Sembako Presiden

Berita Terbaru

Megapolitan

Monas Dipadati Ribuan Warga, Pesta Rakyat HUT Ke-81 RI Meriah

Monday, 17 Aug 2026 - 17:00 WIB