Pertamina Gandeng PII untuk Pengembangan Proyek/Program Sektor Energi dengan Skema KPBU

Thursday, 8 October 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 DAELPOS.com – PT Pertamina (Persero) menggandeng PT Penjamin Infrastruktur Indonesia (PT PII) untuk peningkatan kapasitas pengetahuan dan  pendampingan pengembangan potensi proyek infrastruktur dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) maupun skema Pinjaman Langsung/Direct Lending, dalam rangka menjamin kelancaran dan keberlanjutan proyek.  

Pertamina melalui PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) selaku bisnis grup Refining and Petrochemical Pertamina telah melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT PII pada tanggal 1 Oktober 2020 lalu. 

Direktur Utama PT KPI, Ignatius Tallulembang menjelaskan ruang lingkup kerjasama dengan PT PII meliputi kegiatan capacity building dan knowledge sharing dalam kerangka pengembangan infrastruktur terkait KPI atau Pertamina.

“Di samping itu, PT PII juga akan memberikan pendampingan kegiatan scanning, screening untuk identifikasi potensi proyek dan dukungan (termasuk pemantauan proyek) terhadap proyek infrastruktur dengan KPI atau dengan PT Pertamina melalui KPI,” ungkap Ignatius. 

Menurutnya, saat ini kedua belah pihak sepakat melakukan kolaborasi dalam mendukung penyusunan rencana penyediaan proyek-proyek PT Pertamina (Persero) yang dikelola oleh KPI dan/atau proyek-proyek KPI sesuai dengan mandat yang dimiliki masing-masing berdasarkan ketentuan peraturan perundangan. 

Selain itu, kerjasama ini dilaksanakan guna percepatan dalam seleksi mitra serta pembangunan Proyek Kilang dan Petrokimia Pertamina, serta mendorong keterbukaan investasi swasta pada sektor energi Indonesia.

“Agar pelaksanaan kerjasama berjalan dengan efisien, maka akan dibentuk suatu tim gabungan dengan latar belakang fungsional seperti teknik, operasional, keuangan dan komersil serta fungsi terkait lainnya yang dipandang perlu, “ tutur Ignatius. 

Lebih lanjut, Ignatius Tallulembang menjelaskan setelah penandatanganan MoU, akan dilakukan pembahasan list proyek yang akan diusulkan untuk potensi KPBU. Juga melakukan simulasi rencana tindak lanjut atas usulan potensi KPBU oleh PT KPI beserta referensi timeline proyek KPBU.  

See also  Duha Syariah Gandeng Kowargi Bantu Permodalan Warung Kecil

“Apabila skema KPBU berhasil diterapkan pada list proyek yang diusulkan, terdapat potensi untuk diterapkan pada beberapa proyek lainnya,” ujarnya. 

Selanjutnya sebagai tindak lanjut  kerjasama tersebut, kata Ignatius Tallulembang, dalam kerjasama tersebut akan dilakukan Project Expose untuk proyek-proyek yang diusulkan. “Project Expose ini akan dilaksanakan secara terbuka baik kepada calon investor nasional ataupun internasional yang berkompeten, “ pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT PII M. Wahid Sutopo mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk dukungan PT PII untuk pengembangan potensi proyek/program PT Pertamina (Persero) yang dikelola oleh PT KPI dan proyek PT KPI mengadopsi skema KPBU.

“Dengan adanya Tim Kerja Gabungan sesuai kerja sama PT PII dan PT KPI ini, didukung dengan kegiatan-kegiatan capacity building maupun knowledge sharing yang akan dilaksanakan, diharapkan PT PII dan PT KPI dapat bersinergi dalam mewujudkan percepatan penyediaan proyek/program sektor energi melalui skema KPBU” tutup Sutopo.

Berita Terkait

Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali Mulai Dimanfaatkan untuk Dukung MPLS dan Persiapan Kegiatan Belajar
Prabowo: Digitalisasi Pemerintah Kunci Bansos Tepat Sasaran
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Banjir Akibat Jebolnya Tanggul Aek Sigala-gala di Tapanuli Tengah
Kementerian PU Perkuat Ketahanan Pangan di NTT melalui Jaringan Irigasi Air Tanah, Antisipasi Dampak El Nino
Kementerian PU Pastikan MPLS di SRT 1 Jember Berjalan dan Penuh Kesan
Jembatan Bailey Wih Kanis di Aceh Tengah Difungsikan, Konektivitas Masyarakat Kembali Pulih
Jelang HUT RI, Hutama Karya Kebut Penanganan Darurat Jalan Longsor di Aceh dan Sumatera
Pembangunan LNG Abadi Masela Mulai Jalan, Ekonomi Lokal Diyakini Ikut Ngebut

Berita Terkait

Tuesday, 21 July 2026 - 18:40 WIB

Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali Mulai Dimanfaatkan untuk Dukung MPLS dan Persiapan Kegiatan Belajar

Tuesday, 21 July 2026 - 07:24 WIB

Prabowo: Digitalisasi Pemerintah Kunci Bansos Tepat Sasaran

Sunday, 19 July 2026 - 19:03 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Banjir Akibat Jebolnya Tanggul Aek Sigala-gala di Tapanuli Tengah

Saturday, 18 July 2026 - 23:00 WIB

Kementerian PU Perkuat Ketahanan Pangan di NTT melalui Jaringan Irigasi Air Tanah, Antisipasi Dampak El Nino

Saturday, 18 July 2026 - 18:51 WIB

Kementerian PU Pastikan MPLS di SRT 1 Jember Berjalan dan Penuh Kesan

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Kredit Tumbuh, Laba Bank Mandiri Tembus Rp30,4 Triliun

Thursday, 23 Jul 2026 - 18:17 WIB