UU Cipta Kerja Terobosan Bagi UMKM

Thursday, 15 October 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – UU Cipta Kerja dinilai sebagai terobosan regulasi dan dan insentif bagi perkembangan UMKM di Indonesia. Semangat deregulasi dalam UU Cipta Kerja sangat nyata yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas UMKM.

Hal itu dikemukakan Founder Fokus UMKM dan CEO Lunas, Samsul Hadi menanggapi hadirnya UU Cipta Kerja, Rabu (14/10/2020).

“Kami mengapresiasi kepada pemerintah yang mengakomodasi suara UMKM dalam UU Cipta Kerja. Semangat deregulasi dalam UU ini menjadi insentif yang bagus bagi tumbuh dan berkembangnya UMKM,” kata Samsul Hadi.

Lewat UU Cipta Kerja dilakukan deregulasi yang memberikan kemudahan perizinan hanya lewat pendaftaran bagi Usaha Mikro dan Kecil. Usaha mikro dibebaskan dari biaya perijinan dan usaha kecil diberikan keringan biaya perijinan.

Melalui UU Cipta Kerja mendirikan perseroan bagi UMK juga sangat mudah, cukup hanya satu orang. Biaya pendirian perseroan bagi UMK mendapat keringanan.

Ia mengharapkan pemerintah segera membuat aturan pelaksana UU ini secepatnya sehingga kemudahan berusaha segera dapat dirasakan UMKM.

Selain itu, Samsul mengatakan UU ini juga perlu segera disosialisasikan secara massif kepada masyarakat. Sebab, kata Samsul, banyak sekali regulasi yang rumit implementasinya di lapangan, banyak tumpah tindih dari berbagai elemen.

“Dengan banyak suara yang menolak UU ini cukup mempengaruhi UMKM. Karena itu, perlu sosialisasi segera kepada UMKM manfaat dari UU Cipta Kerja,” kata Samsul.

Samsul juga mengakui kebijakan satu data nasional untuk UMKM dalam UU Cipta Kerja sangat penting. Argumentasi menyusun satu data nasional ini untuk mendapatkan data yang tepat, akurat dan tepat guna sebagai wujud penyelenggaraan basis data tunggal.

Mengingat UU Cipta Kerja sangat mendukung Usaha Mikro dan Kecil, ia menyarankan pemerintah tidak terjebak pada micro trend. “UU ini bisa mendorong berbondong-bondong orang masuk dalam usaha mikro karena mudah dimasuki namun hanya sekadar bertahan hidup,” kata Samsul.

See also  Pacu Nilai Ekspor, RI Kirim Lagi Ayam Beku ke Singapura

Menurutnya, pelaku Usaha Mikro dan Kecil harus didukung dengan kualitas SDM. Dengan demikian kemudahan berusaha dibarengi dengan kualitas SDM.

Dikatakan, ada tiga kualitas SDM unggul yang dibutuhkan untuk masuk dalam dunia usaha, dimulai dari sikap entrepreneurship, yaitu karakter ulet, kerja keras dan inovasi. Kedua, memiliki kreativitas, ini harus dikembangkan dengan akses yang luas dengan sumber-sumber usaha. Ia mencontohkan kerja sama dengan perguruan tinggi ditingkatkan. Hasil penelitian dari perguruan tinggi dapat diakses dan dipakai oleh UMKM dengan mudah, tidak terkendala dengan paten. Ini akan mendorong kreativitas UMKM mencari berbagai jenis inovasi baru. Ketiga, meningkatkan produktivitas.

“Mendapatkan kualitas SDM ini harus diberikan pelatihan khususnya kepada UMK, sehingga orang masuk ke usaha mikro dan kecil tidak hanya untuk coba-coba dan sekedar bertahan hidup, namun untuk berkembang dan dapat naik kelas,” kata Samsul.

Berita Terkait

Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Pulihkan Jalan Nasional Terdampak Banjir Bandang di Solok
Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola
Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman
Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah
Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur
Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta
Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika
Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung

Berita Terkait

Tuesday, 22 September 2026 - 18:11 WIB

Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Pulihkan Jalan Nasional Terdampak Banjir Bandang di Solok

Monday, 21 September 2026 - 20:50 WIB

Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola

Monday, 21 September 2026 - 19:42 WIB

Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman

Monday, 21 September 2026 - 12:53 WIB

Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah

Sunday, 20 September 2026 - 16:52 WIB

Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur

Berita Terbaru

foto istimewa

Olahraga

Indonesia Tekuk Vietnam 3-0, Bidik Posisi Kelima

Monday, 21 Sep 2026 - 19:16 WIB